Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Investasi dan Konsumsi Pemerintah Ikut Kerek Pertumbuhan 5,07%

Foto Berita Investasi dan Konsumsi Pemerintah Ikut Kerek Pertumbuhan 5,07%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV/2017 mencapai 5,19 %. Dengan pencapaian tersebut, sepanjang 2017 realisasi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,07%. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada 2015 dan 2016 dimana masing-masing sebesar 4,88% dan 5,03%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi 2017 ditopang konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 4,97%. Penyebabnya adalah kinerja positif di  kelompok makanan dan minuman yang tumbuh 5,37%. Sementara untuk sandang, alas kaki, dan perawatannya juga tumbuh 3,62%.

"Seluruh kelompok konsumsi tumbuh positif, kecuali kelompok transportasi dan komunikasi," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/2/2018).

Selain itu, menurut Kecuk, sapaan akrabnya, kinerja perekonomian didukung oleh pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi langsung yang tumbuh sebesar 7,27%. Pertumbuhan PMTB ini didorong oleh investasi berupa bangunan, mesin, peralatan lainnya, dan cultivated biological resources.

"Seluruh jenis barang modal mengalami peningkatan, kecuali produk kekayaan intelektual. Sementara realisasi belanja modal pemeirntah dan non-pemerintah tumbuh signifikan sebesar 39,7%," tambahnya.

Ia menambahkan kinerja perekonomian juga didukung konsumsi pemerintah. Pada triwulan IV/2017 konsumsi pemerintah tumbuh 3,81%, naik bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami kontraksi -4,03%.

"Kenaikan belanja pegawai terutama didorong oleh belanja gaji dan tunjangan pada pengeluaran konsumsi individu, yaitu pada tunjuangan profesi guru dan tenaga pendidik," ujarnya.

Secara umum dia mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun lalu juga tidak dapat dilepaskan dari kondisi perekonomian global. Khususnya, pengaruh negara-negara mitra dagang utama Indonesia seperti Amerika Serikat dan Cina. Ekonomi AS, lanjutnya, membaik dari 2,3 % menjadi 2,5%, sedangkan pertumbuhan ekonomi Cina stagnan pada posisi 6,8%.

Tag: Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhariyanto

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46