Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:26 WIB. BRI - Bank BRI yakin menyalurkan dana Rp22,68 triliun (tumbuh 14% sampai dengan 15% y-o-y).
  • 19:21 WIB. BNI - BNI mengejar target pendirian agen "laku pandai" mencapai 325 unit.
  • 19:20 WIB. BNI - Bank BNI menyasar UKM di perdesaan menjadi agen laku pandai (agen46).
  • 19:17 WIB. Rumah Kreatif BUMN - Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Payakumbuh, Sumbar, membina sebanyak 3.900 UMKM.
  • 19:15 WIB. PELNI - PELNI telah mengangkut 12.000 wisatawan ke Karimunjawa sejak 2017 - Juli 2018.
  • 19:07 WIB. Pertamina - Pertamina menambah pasokan elpiji 3kg di Bali sebanyak 585 metrik ton saat Hari Raya Idul Adha.
  • 18:35 WIB. Jusuf Kalla - Masyarakat jangan sengaja merusak rumahnya dengan tujuan menambah bantuan yang diterima.
  • 18:35 WIB. Jusuf Kalla - Besaran bantuan, rusak berat Rp50 juta, sedang Rp25 juta, dan ringan Rp10 juta.
  • 18:34 WIB. Jusuf Kalla - Bantuan dana untuk rumah korban gempa diberikan melalui Pemprov NTB.
  • 18:34 WIB. Jusuf Kalla - Warga bakal bangun rumah sendiri dengan petunjuk KemPU-PR dengan bantuan anggaran pusat.
  • 18:33 WIB. Jusuf Kalla - Rumah koban gempa di Lombok  bakal diganti dengan bangunan (rumah) tahan gempa.
  • 18:18 WIB. Asian Games - Pemprov DKI tiadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor pada 26 Agustus 2018.
  • 18:17 WIB. Nasional - BNPT ajak masyarakat aktif tangkal narasi radikalisme.
  • 18:16 WIB. Asian Games -  DPR ajak masyarakat lihat positif Asian Games.
  • 18:15 WIB. Daerah - Puluhan siswa disabilitas Solo ikut lukis payung raksasa.

CIPS: Data Beras Pemerintah Tidak Akurat

Foto Berita CIPS: Data Beras Pemerintah Tidak Akurat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Target swasembada beras yang dicanangkan pemerintah semakin tidak realistis. Salah satu alasannya adalah tidak adanya data produksi beras yang akurat. Permasalahan data pangan yang berbeda antara satu instansi dengan instansi lainnya sudah sering terjadi dan hal ini menyebabkan pengambilan kebijakan terkait pangan menjadi tidak tepat.

Kepala Bagian Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Hizki Respatiadi mengatakan, pemerintah harus melakukan pembenahan data pangan nasional. Selain itu, pengambilan kebijakan pangan juga jangan hanya didasarkan pada data pangan. Pemerintah harus bisa melihat solusi yang lebih menyeluruh terhadap masalah pangan di Tanah Air.

"Berbagai hal yang terjadi seharusnya sudah membuat pemerintah mengkaji ulang target swasembada beras. Banyak hal yang menjadi alasan kenapa target ini tidak lagi relevan untuk dicapai. Salah satunya adalah Indonesia memiliki tingkat efisiensi yang rendah pada proses pasca panennya," kata Hizki di Jakarta, Senin (5/2/2018).

Terkait data produksi pangan, Kementerian Pertanian mengklaim data produksi beras dan stok beras dalam keadaan aman. Hal ini dilatarbelakangi oleh hasil panen selama Januari hingga Maret diperkirakan akan menghasilkan 750 ribu ton gabah. Padahal, jika melihat ke pasar, hal ini tidak sesuai dengan kenyataan.

Berdasarkan data yang diambil dari foodstation.co.id, jumlah cadangan beras di Pasar Induk Beras Cipinng tidak sampai 25.000 ton. Padahal, angka aman stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang minimal 25.000 ton. Berdasarkan data 4 Februari 2018, stok awal adalag 22.707 ton. Lalu ada pemasukan sebesar 1.633 ton dan pengeluaran sebesar 331 ton. Jumlah stok akhir adalah 24.009 ton.

"Melihat kenyataan ini seharusnya pemerintah bersikap lebih realistis untuk mencegah melambungnya harga beras karena ketidakcukupan stok. Masyarakat berhak mengakses beras berkualitas dengan harga terjangkau, terutama mereka yang termasuk dalam masyarakat miskin," jelasnya.

Salah satu upaya untuk mengatasi ketergantungan masyarakat terhadap beras adalah dengan menlakukan diversifikasi pangan. Diversifikasi pangan bisa menjadi pilihan daripada hanya fokus pada satu jenis komoditas pangan saja. Diversifikasi pangan dapat dilakukan dengan memaksimalkan hasil panen komoditas yang bisa dijadikan sebagai pengganti makanan pokok.

Tag: Swasembada Beras, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Hizkia Respatiadi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Oky Lukmansyah

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5944.301 52.109 599
2 Agriculture 1614.738 25.794 20
3 Mining 1998.786 -15.550 46
4 Basic Industry and Chemicals 823.432 20.382 70
5 Miscellanous Industry 1273.081 9.488 45
6 Consumer Goods 2419.918 56.708 46
7 Cons., Property & Real Estate 443.209 3.925 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.366 -1.421 70
9 Finance 1061.408 1.105 91
10 Trade & Service 853.400 6.553 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 424 530 106 25.00
2 PGLI 199 248 49 24.62
3 FILM 1,360 1,545 185 13.60
4 PSDN 256 290 34 13.28
5 APLI 91 103 12 13.19
6 IPCM 392 440 48 12.24
7 ERAA 2,590 2,890 300 11.58
8 HERO 905 1,000 95 10.50
9 RELI 260 286 26 10.00
10 NICK 130 143 13 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 103 87 -16 -15.53
2 LPIN 1,085 965 -120 -11.06
3 INCF 212 190 -22 -10.38
4 PYFA 189 170 -19 -10.05
5 PALM 398 360 -38 -9.55
6 GLOB 170 154 -16 -9.41
7 LMSH 655 600 -55 -8.40
8 TGKA 2,720 2,500 -220 -8.09
9 SIMA 139 128 -11 -7.91
10 PBSA 615 575 -40 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,390 3,350 -40 -1.18
2 BBRI 3,180 3,150 -30 -0.94
3 FILM 1,360 1,545 185 13.60
4 PTBA 4,260 4,120 -140 -3.29
5 PGAS 1,860 1,930 70 3.76
6 TRAM 224 220 -4 -1.79
7 ERAA 2,590 2,890 300 11.58
8 TKIM 14,125 15,150 1,025 7.26
9 LPPS 108 106 -2 -1.85
10 ENRG 130 138 8 6.15

Recommended Reading

Selasa, 21/08/2018 18:42 WIB

5 Negara dengan Daya Saing Terbaik

Selasa, 21/08/2018 16:09 WIB

Korban Meninggal Gempa Lombok Capai 515 Jiwa

Selasa, 21/08/2018 15:00 WIB

Tips Sukses Ala Co-Founder Instagram

Selasa, 21/08/2018 11:03 WIB

Ekspor Jagung Dinilai Kurang Tepat