Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:43 WIB. Paramount - Paramount Land menargetkan marketing sales sebesar Rp2,5 triliun pada 2018.
  • 06:42 WIB. PTIS - Indo Straits mendapatkan kontrak kerja baru senilai Rp121 miliar untuk masa tiga tahun.
  • 06:39 WIB. Paramount - Paramount Land mencatatkan marketing sales hampir Rp1 triliun sepanjang periode Januari-Mei 2018.
  • 06:33 WIB. MDKA - Merdeka Copper Gold mengatakan akan menggunakan sejumlah dana hasil rights issue untuk melunasi utang.
  • 06:32 WIB. MDKA - Merdeka Copper Gold berencana melakukan rights issue dengan menawarkan 594.931.190 saham.
  • 21:00 WIB. Google - Messages, aplikasi pesan instan milik Google, bakal bisa diakses pengguna lewat web.
  • 20:59 WIB. Samsung - Samsung kembangkan GPU untuk ponsel murah.
  • 20:59 WIB. Vivo - Usung RAM 6 GB, Vivo V9 terbaru dibanderol Rp 4.299.000.
  • 20:57 WIB. Google - Tingkatkan keamanan data pengguna, Google perbarui privasi.
  • 20:56 WIB. Mark ZuckerbergCEO Facebook, Mark Zuckerberg, diketahui memiliki kekayaan setara Warren Buffet senilai US$81,6 miliar. 
  • 18:29 WIB. Mandiri - Bank Mandiri kian mantap untuk pidanakan SNP Finance karena dugaan penyalahgunaan kredit senilai Rp1,4 triliun.
  • 18:28 WIB. Pertamina - Pertamina sebut ada 4 perusahaan multinasional yang tertarik jadi mitranya di Blok Mahakam.
  • 18:27 WIB. BTN - Ekonom BTN katakan target pertumbuhan kredit perbankan Indonesia 10%-12% tak perlu direvisi.
  • 18:27 WIB. BUMN - Hutama Karya kucurkan Rp564,3 miliar untuk proses konstruksi 6 sesi proyek Tol Pekanbaru-Dumai.
  • 18:27 WIB. KAI - PT KAI siagakan KA tambahan dalam rangka arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 hingga 26 Juni 2018.

Pendiri Startup Ini Akui Tak Miliki Mental Jadi Karyawan

Foto Berita Pendiri Startup Ini Akui Tak Miliki Mental Jadi Karyawan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Terlahir dan tumbuh di keluarga dengan latar belakang pebisnis, Reynold Wijaya, salah satu pendiri startup bidang financial technology (fintech) bernama Modalku, mengaku tidak memiliki mental untuk menjadi seorang karyawan. Sejak kecil, ia sudah dilatih untuk menjadi seorang pebisnis oleh orang tuanya sehingga jiwa entrepreneur pun tertanam kuat di dalam sosok seorang Reynold. Meski sempat bergabung dengan perusahaan keluarga yaitu Unifam (United Family) Group, Reynold bertekad untuk membuat bisnis sendiri.

Dalam ceritanya, Reynold mengungkapkan perjalanan bisnis fintech yang ia gagas bersama temannya Kelvin Theo ketika sedang melanjutkan studi di Harvard University. Sejak awal memutuskan untuk melanjutkan studi, Reynold ternyata memiliki tujuan untuk membuat family business. Ia tidak pernah berpikir untuk mengambil jurusan teknologi.

Namun, di sana ia sadar bahwa teknologi adalah masa depan, dan bahwa ke depan dirinya harus mahir berteknologi. Terkadang, ia ingin menjadi bagian dari revolusi meski dirinya pun belum tahu bisnis apa yang akan dibangun. Bersama Kelvin, ia pun menyetujui beberapa kriteria yang mereka buat, yaitu pertama, bisnis harus ada di negara masing-masing sehingga bisnis kami ada di Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Kelvin adalah orang Singapura-Malaysia. Reynold mengaku tidak ingin membuat bisnis di Amerika karena menurutnya pasti kurang menarik.

Kedua, harus wording. Misalnya membuat e-wording dan tidak perlu membuat fintech. Tujuan Reynold berbisnis tidaklah semata hanya mengejar keuntungan. "Saya tidak berorientasi pada uang. Kalau berorientasi pada uang, saya bisa saja fokus untuk memperluas bisnis saja. jadi, saya ingin melakukan sesuatu yang benar-benar memberikan impact," tuturnya kepada Warta Ekonomi beberapa waktu lalu di Jakarta.

 Ketiga, harus make sense pada finansial juga. Menurut Reynold, jika ingin membuat usaha, haruslah membuat bisnis yang baik. Dengan fintech Modalku, ia meyakini kalau dilakukan dengan baik, sebuah bisnis bisa menjadi besar.

Reynold dan Kelvin pun mengecek dan menemukan bahwa bisnis peer-to-peer lending mampu menyelesaikan masalah yang sangat kronis dan dinikmati banyak orang. Seperti misinya dalam berbisnis, Reynold ingin memiliki bisnis yang mampu memberikan impact besar untuk bangsa dan negara.

Terlahir dari keluarga pengusaha, ternyata tidak membuatnya hyper mengejar profit. Dengan fintech Modalku, Reynold berkomitmen untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan para UKM di Indonesia. Dengan begitu, siklus ekonomi Indonesia pun bisa bergerak teratur dan tidak tergerus oleh kemajuan negara-negara yang sudah berkembang atau bahkan negara maju.

"I want to be an entrepreneur. Kalau bisa sekaligus do social things on the side, ya bagus," ucap Reynold.

Akhirnya, pada 2016 lalu, Reynold dan Kelvin pun memutuskan menjalani bisnis fintech di Singapura. Dengan nama Funding Society, mereka meluncurkan bisnis fintech-nya untuk yang pertama kali. Sampai akhirnya, Modalku pun diluncurkan di Indonesia.

Tag: Modalku, Reynold Wijaya, Startup Fintech

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83