Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:43 WIB. WTON - Wijaya Karya Beton membidik pertumbuhan laba tahun berjalan sebesar 36,56% pada 2018.
  • 06:42 WIB. BPJS - BPJS Ketenagakerjaan meraih hasil investasi senilai Rp4 triliun pada Januari 2018.
  • 06:41 WIB. BNII - Bank Maybank membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp1,8 triliun pada 2017.
  • 06:39 WIB. AP I -  AP I bakal menggelar seleksi calon mitra untuk proyek pengembangan Lombok International Airport.
  • 06:12 WIB. IHSG - Binaartha Sekuritas memprediksi IHSG akan kembali terkoreksi pada hari ini.
  • 06:11 WIB. IHSG - Indosurya Sekuritas memproyeksi IHSG kembali melanjutkan penguatan pada hari ini.
  • 20:32 WIB. Iran - Donald Trump menyatakan sikap Rusia dan Iran soal krisis Suriah memalukan.
  • 20:31 WIB. Suriah - AS ragukan Suriah akan patuhi resolusi DK PBB soal gencatan senjata.
  • 20:30 WIB. Yerusalem - AS diwartakan akan pindahkan kedubes di Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei 2018.
  • 20:29 WIB. Ghouta - Rusia tuding AS berperan dalam tingkatkan krisis di Ghouta, Suriah.
  • 20:27 WIB. Olimpiade - Ivanka Trump hadiri penutupan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan.
  • 20:22 WIB. Amerika Serikat - Turki: AS bersikeras rusak proses perdamaian di Timur Tengah.
  • 20:23 WIB. Netanyahu - Benjamin Netanyahu kembali diinterogasi oleh polisi Israel atas dugaan tindak korupsi.
  • 20:24 WIB. Ghouta - Lebih dari 500 warga tewas di Ghouta Timur dalam sepekan.
  • 20:25 WIB. Korea Utara - Kedatangan pejabat tinggi Korea Utara ke Korsel disambut dengan aksi unjuk rasa.

Saham Dunia Anjlok, Sri Mulyani Perintahkan Begini...

Foto Berita Saham Dunia Anjlok, Sri Mulyani Perintahkan Begini...
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan terus memantau perkembangan bursa saham dunia yang mengalami perlemahan, pada penutupan Selasa, yang dipicu potensi membaiknya kondisi perekonomian di Amerika Serikat.

"Kita terus memantau perkembangan dari bursa-bursa di luar negeri, yang di-'trigger' oleh perkembangan yang ada di AS. Tentu berbagai macam sentimen muncul, menular kepada bursa-bursa di kawasan Eropa dan Asia," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa.

Sri Mulyani mengatakan pemerintah dalam menghadapi kondisi perlemahan pasar modal ini akan memperkuat koordinasi dengan otoritas moneter untuk menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

"Kita juga akan bekerja sama dengan OJK dan LPS untuk menjaga terus terutama sektor keuangan," tambah mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Selain itu, berbagai upaya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi 2017 yang tercatat mencapai 5,07 persen akan terus dilakukan terutama pada sektor investasi maupun ekspor yang telah tumbuh positif. "Kita akan menjaga mesin pertumbuhan dari investasi agar bisa tumbuh lebih tinggi lagi sehingga diharapkan bisa di atas tujuh persen tumbuhnya. Ekspor juga tetap terjaga di atas delapan persen," ujar Sri Mulyani.

Ia menambahkan pemerintah maupun otoritas moneter akan memberikan keyakinan kepada sektor swasta agar bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan dengan menjaga fundamental ekonomi makro.

"Dari sisi moneter yaitu inflasi dan nilai tukar bisa memberikan keyakinan bahwa perekonomian Indonesia memiliki cukup fleksibilitas sehingga kita bisa menjaga stabilitas pada saat kita fokus meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ungkap Sri Mulyani.

Sejumlah bursa saham dunia tercatat mengalami perlemahan dan ditutup lebih rendah sebagai reaksi para pelaku pasar terhadap perbaikan data perekonomian di Amerika Serikat. Tidak hanya itu, kondisi ini menyebabkan terjadinya depresiasi sejumlah mata uang global terhadap dolar AS, termasuk rupiah yang bergerak melemah hingga ditutup pada Rp13.560 pada Selasa sore.

Secara keseluruhan, perbaikan data perekonomian Amerika Serikat khususnya data ketenagakerjaan telah menyebabkan kenaikan ekspektasi inflasi, naiknya imbal hasil obligasi Amerika Serikat, dan pelemahan di pasar saham. Meski demikian, kondisi ini diperkirakan hanya bersifat jangka pendek, karena tidak ada perubahan signifikan yang bisa mengganggu fundamental ekonomi makro secara global. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah 111,13 poin atau 1,68 persen menjadi 6.478,54.

Tag: Sri Mulyani Indrawati, Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00