Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:12 WIB. Mandiri - Mandiri memantau permohonan PKPU yang diajukan kepada PT Tirta Amarta Bottling Company.
  • 06:10 WIB. Pertamina - Kualitas kredit Pertamina bisa mendukung belanja modal yang lebih tinggi.
  • 06:09 WIB. BNI - Sampai kuartal III-2018 BNI berhasil mencatat realisasi pertumbuhan kredit sebesar 15,6% secara yoy.
  • 06:07 WIB. Len - Len Industri telah membangun 383 unit perangkat BTS tenaga surya melalui anak perusahaannya, Sei.
  • 06:05 WIB. Len - Len Industri raih penghargaan Solar Power Portal Award 2018.
  • 05:57 WIB. Mandiri - Prospek bisnis Mandiri hingga akhir tahun diprediksi terus meningkat.
  • 05:55 WIB. Sucofindo - Sucofindo menjalin kerja sama dengan empat BUMN untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
  • 19:53 WIB. Kemenkominfo - Kemenkominfo siapkan aturan untuk jerat medsos penyebar hoaks.
  • 19:53 WIB. Axis - Axis hadirkan paket bundling smartphone bernama Hyphone.

BPH Migas Masih Sempurnakan Aturan Transmisi Gas

Foto Berita BPH Migas Masih Sempurnakan Aturan Transmisi Gas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH) Migas masih menyempurnakan Peraturan Menteri ESDM No.4 Tahun 2018 tentang Pengusahaan di Kegiatan Hilir Migas, kKhususnya Melalui Pipa Gas, Transmisi Maupun Wilayah dan Distribusi.

"Aturan ini masih akan disempurnakan untuk menyesuaikan kondisi serta situasi lapangan," kata Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa di Jakarta, Selasa.

"Untuk kepastian adanya induk jaringan gas, transmisi dan distribusi dan untuk WJD (Wilayah Jaringan Distribusi) nanti akan ada penyempurnaan untuk revisi," lanjut Fanshurullah.

Selain itu, ia juga meminta pasokan jumlah gas harus dipastikan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Diterbitkannya Permen ESDM Nomor 4 Tahun 2018, BPH Migas menyatakan bahwa akan menjadi implementasi dari UU Migas No. 12 Tahun 2001 khususnya pasal 46 poin F tentang pengusahaan gas transmisi dan distribusi nasional.

Nantinya, BPH Migas juga akan melelang ruas transmisi ataupun wilayah serta distribusi. Selanjutnya, BPH Migas diberikan waktu selama 18 bulan untuk revisi Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasional.

Dalam beberapa waktu ke depan akan ada WJD di Kabupaten ataupun kota di Indonesia segera dilelang, sehingga dengan kebijakan tersebut tidak ada lagi izin dedicated hilir yang akan diterbitkan.

Berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melihat hasil lelang ruas transmisi guna memantau kelayakan dan keekonomiannya.

Selain itu, wilayah administratif juga akan disesuaikan apakah wilayah dari Kabupaten, atau gabungan dari beberapa kabupaten dan juga bahkan wilayah kota tertentu

Tag: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90