Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Evakuasi Korban Longsor Bogor Berlanjut Kembali

Foto Berita Evakuasi Korban Longsor Bogor Berlanjut Kembali
Warta Ekonomi.co.id, Bogor -

Evakuasi terhadap korban longsor di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali dilanjutkan pada Rabu (7/2/2018), yang sudah memasuki hari ketiga pencarian. Pencarian korban longsor berlangsung di dua lokasi terpisah, yakni di Riung Gunung, Puncak serta di Kampung Maseng, Kecamatan Cijeruk.

Korban longsor di Riung Gunung masih dugaan karena berdasarkan informasi warga, ada tiga pengendara motor yang terseret longsor hingga jatuh ke jurang.

"Saksi mata itu mendengar ketika melintas turun dari Puncak saat longsor terjadi Senin," kata Kapolres Bogor Kabupaten AKBP A. M. Dicky.

Pencarian masih akan dilanjutkan, bahkan kemarin dua anjing pelacak khusus bencana dari Jakarta Rescue diturunkan untuk mengendus keberadaan dugaan korban.

Sementara itu, korban longsor di wilayah Cijeruk berjumlah lima korban yang tertimbun longsor. Selasa (6/2) kemarin, empat dari lima korban berhasil ditemukan dan telah dievakuasi. Kondisi keempatnya ditemukan sudah meninggal dunia.

Keempat korban adalah Nani (34), Aurel (1,5), Alan (17) dan Aldi (8). Satu korban atas nama Adit (10) tahun masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

"Lokasi longsor Cijeruk ada lima orang yang kemarin hilang, sudah ditemukan empat, tinggal satu orang lagi masih dalam pencarian," kata Dicky.

Menurut Dicky upaya pencarian terhadap korban longsor mengalami kendala salah satunya cauca yang masih turun hujan. Upaya pencarian sempat terhenti ketika hujan agak lebat turun. Kemudian, dilanjutkan kembali ketika hujan mulai mereda.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei saat meninjau lokasi longsor di Bogor, Selasa kemarin mengatakan upaya pencarian dan evakuasi korban tanah longsor tidak mudah memerlukan waktu, harus menggunakan pompa air, dan harus digali pelan-pelan.

Menurutnya, cuaca menjadi salah satu kendala dalam upaya pencarian dan evakuasi korban longsor. Jika hujan turun, tidak bisa dilakukan pencarian untuk menghindari adanya korban dari pihak SAR.

"Kita juga harus memperhatikan keselamatan bagi orang yang melakukan pencarian dan evakuasi," katanya.

Tingginya curah hujan yang diprediksi terjadi dalam kurun waktu dua minggu ini, Willem mengharapkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan supaya tidak jatuh korban lagi.

Ia mengatakan intensitas bencana meningkat, BNPB akan memperkuat sistem peringatan dini, dan orang yang selamat dari bencana sebesar 95 persen adalah karena kapasitas dirinya, sisanya karena pertolongan dari orang lain.

"Masyarakat perlu mengenali lingkungan sekitarnya, mengenal potensi bencana, dan mampu mengantisipasinya," kata Willem.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan kondisi cuaca di kawasan Puncak masih diselimuti mendung tipis. Begitu juga wilayah Bogor. Upaya pencarian diduga korban longsor di Puncak, telah dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

Tag: Longsor, Tanah Longsor, Puncak, Bogor

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21