Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:33 WIB. KAEF - Kimia Farma tahun 2018 mengalokasikan capex hingga Rp3,5 triliun.
  • 07:30 WIB. KRAS - Krakatau Steel meminta revisi aturan Permendag 22/2018.
  • 07:26 WIB. AP II - AP II berhasil meraih tiga penghargaan pada ajang Stevie Awards 2018.
  • 07:25 WIB. Himbara - Hingga kuartal III/2018 bank-bank persero mencatatkan pertumbuhan positif.
  • 07:22 WIB. Pelindo III - Pelindo III & IV akan bersinergi mengelola pelabuhan guna mengoptimalkan pelayanan kepada penguna jasa kedua BUMN tersebut.
  • 07:18 WIB. WIKA - WIKA membidik kontrak baru sebesar Rp4,50 triliun pada 2019 dari pekerjaan konstruksi di luar negeri.
  • 05:43 WIB. WEGE - Wika Gedung mengincar tiga proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp1,4 triliun pada kuartal IV/2018.
  • 05:42 WIB. BUMN Karya - BUMN Karya optimistis bisa mencapai target kontrak baru pada tahun ini.
  • 05:41 WIB. Askrindo Syariah -  Askrindo Syariah mengincar potensi kafalah dari Bank NTB Syariah senilai Rp5 triliun.
  • 05:26 WIB. Selandia Baru - Imbas kematian Khashoggi, Selandia Baru tidak akan menghadiri KTT investasi Saudi.
  • 05:24 WIB. FCA - Fiat Chrysler setuju untuk menjual Magneti Marelli ke Calsonic Kansei.
  • 05:23 WIB. Saudi - Menteri Luar Negeri Arab Saudi meminta maaf atas kematian Khashoggi.
  • 05:22 WIB. Emas - Emas membukukan kenaikan mingguan ketiga karena saham merosot.
  • 05:19 WIB. Amerika Latin - Brasil dan Chili akan menandatangani kesepakatan perdagangan bebas pada akhir tahun.
  • 05:18 WIB. Iran - Menkeu AS, Steve Mnuchin, mengatakan akan lebih sulit bagi importir minyak Iran untuk mendapatkan keringanan

Pesawat N219 Diyakini Mampu Tarik Minat Pasar Dalam & Luar Negeri

Foto Berita Pesawat N219 Diyakini Mampu Tarik Minat Pasar Dalam & Luar Negeri
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan pujiian kepada PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang telah melakukan promosi penjualan pesawat produksinya yakni N219 untuk pasar luar negeri. 

Menhub mencatat terdapat beberapa keunggulan pesawat produksi dari PT Dirgantara Indonesia. Untuk itu, Menhub berharap selain dipasarkan ke luar negeri, pesawat yang saat ini masih dalam tahap sertifikasi oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan juga dipasarkan ke dalam negeri.

"Setelah bisa pasarkan di luar negeri, kita harus pakai ini. Kita tahu di Papua, Kalimantan Utara, Aceh butuh pesawat kapasitas 14 orang, satu kemampuan yang bisa mendarat di landasan pendek dan bahan bakar efisien ini menjadi catatan keunggulan N219," ujar Menhub Budi Karya dalam keterangannya, kemarin (6/2/2018).

Dirinya menambahkan, dalam berbagai kesempatan pihaknya selalu memperkenalkan pesawat N219 tidak hanya ke negara-negara luar, tetapi juga mempromosikan ke pemerintah daerah di Indonesia. "Gubernur kalau datang saya tawarkan untuk membeli sehingga nantinya mereka tidak bergantung lagi," ucapnya.

Akan tetapi, Menhub tetap menetapkan syarat jika ada pemerintah daerah yang akan membeli N219. "Jadi, mungkin kita kumpulkan 5 kabupaten punya 5 pesawat dikelola oleh 1 company itu lebih baik daripada 1 kabupaten punya 1 pesawat sehingga pengoperasian, maintenance menjadi lebih efisien," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro mengatakan, perseroan yang dipimpinnya menargetkan 100 pesawat N219 di tahun ini dapat dipesan.

Menurutnya, saat ini sudah banyak negara yang memesan pesawat N219 Nurtanio seperti Turki, Malaysia, Vietnam, Cina, dan beberapa negara lainnya. Untuk dalam negeri sendiri beberapa yang sudah memesan N219 di antaranya BUMN Pelita, maskapai Trigana, Pemda Aceh, Pemda Kaltara, dan Pemda Papua.

"Target minimal 100 unit pesawat N219 (dipesan) tahun ini agar bisa produksi yang lebih efisien. Kita targetkan dalam 1 bulan 4 (pesawat diproduksi) untuk target 3 tahun depan," ucapnya.

Tag: PT Dirgantara Indonesia (PTDI), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Karya Sumadi, Pesawat Nurtanio, Elfien Goentoro

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: PT Dirgantara Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46