Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:32 WIB. OJK - Pembekuan kegiatan usaha PT Asia Multidana telah dicabut oleh OJK.
  • 17:32 WIB. ADMF - Obligasi berkelanjutan II ADMF tahap II tahun 2013 sebesar Rp490 miliar akan jatuh tempo pada 24/10/2018. 
  • 17:09 WIB. Nissan - Nissan tawarkan harga Nissan Terra di Indonesia mulai dari Rp464 juta rupiah. 
  • 17:08 WIB. BSDE - Hermawan: Peningkatan marketing sales BSDE didukung oleh penjualan produk di segmen residensial dan strata title
  • 17:07 WIB. BSDE - Marketing sales BSDE meningkat Rp5,4 triliun atau setara 75% dari target tahun ini.
  • 16:15 WIB. Fadli Zon - Prabowo jemput Habib Rizieq bukan soal elektabilitas.
  • 16:14 WIB. Prabowo - Jangan sampai pembakaran bendera tauhid disuruh kelompok tertentu.
  • 16:07 WIB. BBMD - Bank Mestika selenggarakan edukasi keuangan bagi guru YP Tarbiyatul. 
  • 16:06 WIB. BFIN - APT menuntut BFIN berikan deviden senilai Rp1,2 triliun.
  • 15:56 WIB. Bursa - Obligasi SMFP04ACN2 milik SMF dengan nilai emisi Rp327 miliar jatuh tempo pada 23/10/2018. 
  • 15:56 WIB. Bursa - Efek PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk akan resmi tercatat di BEI pada 31/10/2018 dengan kode emiten CAKK.
  • 15:50 WIB. Bursa - SBSN seri PBS-02O mulai diperdagangkan di BEI hari ini.
  • 15:45 WIB. BDMN - RUPST nyatakan Dadi Budiana telah efektif menjabat sebagai Direktur BDMN.
  • 15:28 WIB. Kadin - Kadin apresiasi kerja sama ekonomi Papua-Madang.
  • 15:27 WIB. Ayam - Harga daging ayam di Jayapura Rp60 ribu/ekor.

Kejati-BKSDA Sumsel Musnahkan Barang Bukti Satwa

Foto Berita Kejati-BKSDA Sumsel Musnahkan Barang Bukti Satwa
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan melakukan pemusnahan barang bukti satwa dilindungi hasil pengungkapan dan penyerahan warga terhitung dua tahun terakhir di halaman kantor BKSDA setempat, Rabu (7/2/2018).

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Sumber Daya Alam Lintas Negara (SDA-LN) Ricardo Sitinjak mengatakan pemusnahan ini menunjukkan bahwa pihaknya bersama jajaran terkait masih tetap eksis dalam penegakan hukum perlindungan Sumber Daya Alam.

Untuk saat ini, habitat satwa semakin langka karena hutan gundul sehingga hewan ini turun gurun karena fungsi hutan berubah menjadi lahan perkebunan dan pemukiman.

"Pemusnahan ini pertama kali di Sumsel sebelumnya kita melalukan di Medan, Padang, Jambi dan Riau. Atas illegal logging ini, negara dirugikan triluanan per tahun. Contoh, cula badak satu gram dihargai Rp20 juta jadi kalo satu cula badak seberat 20 kilorgam bisa seharga Rp8 miliar," kata dia.

Setidaknya, ada 299 spesies satwa yang dilindungi yang menjadi buruan oknum untuk melakukan illegal logging, seperti kulit harimau yang sudah banyak berkurang populasinya di Sumsel karena dijadikan perdagangan dan dikoleksi masyarakat.

"Ingat habitat liar tidak bisa bersama dengan masyarakat. Contohnya, trenggiling, satwa pemakan serangga. Jika itu musnah maka serangga akan semakin banyak. Artinya, di sini satwa liar memiliki fungsi masing masing," kata dia.

Ia mengatakan semua hutan di Sumsel menjadi ancaman karena perubahan fungsi kehutanan dan pemukiman.

"Kami juga mencoba sosialisasi dan identifikasi selain itu juga berpatroli dilapangan.Untuk jenis satwa Harimau dan gajah sekarang populasinya sangat mengkhawatirkan," kata dia.

Bahkan, ia mengatakan untuk harimau hanya ada 7 ekor di Suaka Marga Satwa Dangku Muba berbeda dengan yang ada di Aceh yang masih sangat banyak populasi.

Sementara itu, Kepala BKSDA Sumsel Genman Hasibuan, pemusnahan ini merupakan upaya pemerintah dalam pemberantasan terhadap perdagangan satwa dilindungi di Sumsel. Hal tersebut termasuk memastikan akan dilakukannya penindakan tegas terhadap pelaku penjarahan satwa bersama penegak hukum dalam melestarikan alam.

"Total keseluruhan yang kita musnahkan hari ini adalah hasil sitaan BKSDA dan serahan dari masyarakat. Ada berbagai macam jenis, mulai dari kulit Harimau Sumatera, burung cendrawasih hingga kulit trenggiling," kata dia.

Ia mengatakan melalui kerja sama dengan penegak hukum, pihaknya memastikan akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku perburuan satwa liar, tumbuhan dan bagian lainnya. Bahkan, pihaknya tidak akan menolerir setiap pelanggaran hukum di bidang kehutanan, terutama jual beli satwa secara illegal.

Adapun satwa yang dimusnahkan dari hasil serahan masyarakat antara lain, 1 ekor kulit harimau sumatra, 1 ekor macan tutul jawa, 6 ekor kepala rusa sambar, 9 ekor tanduk rusa sambar, dan 1 ekor burung cendrawasih. Selain itu, ada pula 2 buah caling gajah, 1 ekor kambing hutan, satu ekor burung kuau, 4 ekor penyu sisik, 1 ekor bulu ekor enggang, dan 6 ekor kepala kambing hutan.

Sementara dari hasil sitaan antara lain ada 1 ekor kucing hutan, 7 ekor kepala kambing hutan, 2 ekor tenggiling mati tanpa sisik, 1 ekor kulit rusa, 1 ekor daging labi-labi, 2 ekor sisik trenggiling, 1 ekor ketam tapak kuda berikut 3 ekor kulit dan tulang harimau yang sudah diawetkan.

Untuk perdagangan gelap ini, Genman mengaku sudah lama terjadi, khususnya di Sumatra Selatan. Tingginya harga satwa dilindungi yang menjadi incaran pelaku perburuan dan perdagangan gelap ini dinilai telah merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Tag: Kejaksaan Tinggi (Kejati), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Feny Selly

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,074.00 4,032.94
British Pound GBP 1.00 19,818.76 19,620.15
China Yuan CNY 1.00 2,204.27 2,182.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,284.00 15,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,804.26 10,693.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,949.96 1,930.55
Dolar Singapura SGD 1.00 11,068.95 10,958.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,521.58 17,341.27
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,674.92 3,634.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,578.54 13,439.91

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5797.891 -42.544 610
2 Agriculture 1554.747 -15.585 20
3 Mining 1891.500 -26.913 47
4 Basic Industry and Chemicals 751.139 -6.438 70
5 Miscellanous Industry 1262.855 10.567 45
6 Consumer Goods 2461.265 -8.778 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.289 -1.746 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.222 -21.394 70
9 Finance 1042.692 -8.059 91
10 Trade & Service 784.869 -3.611 147
No Code Prev Close Change %
1 MPRO 314 392 78 24.84
2 MLPT 745 900 155 20.81
3 MFMI 700 840 140 20.00
4 SKYB 159 190 31 19.50
5 KPAL 402 478 76 18.91
6 RELI 228 258 30 13.16
7 PBSA 690 760 70 10.14
8 NOBU 950 1,040 90 9.47
9 BAYU 2,470 2,700 230 9.31
10 GJTL 635 690 55 8.66
No Code Prev Close Change %
1 IBFN 400 300 -100 -25.00
2 AMAG 358 270 -88 -24.58
3 TRIO 226 184 -42 -18.58
4 SKRN 1,225 1,030 -195 -15.92
5 YPAS 725 610 -115 -15.86
6 MINA 585 520 -65 -11.11
7 DUCK 1,590 1,440 -150 -9.43
8 DART 294 268 -26 -8.84
9 TFCO 600 550 -50 -8.33
10 HDFA 128 118 -10 -7.81
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 362 356 -6 -1.66
2 BMTR 334 334 0 0.00
3 PGAS 2,340 2,350 10 0.43
4 BHIT 79 79 0 0.00
5 LPPF 5,025 4,990 -35 -0.70
6 MNCN 775 780 5 0.65
7 PTBA 4,610 4,510 -100 -2.17
8 BBCA 23,150 22,950 -200 -0.86
9 GJTL 635 690 55 8.66
10 KPIG 138 139 1 0.72