Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:32 WIB. Bulog - Bulog berharap pelepasan cadangan beras pemerintah dicarikan saluran baru.
  • 20:31 WIB. AP Kargo - AP Kargo sedang mengalami penurunan volume kargo kelolaan hingga 20% pada Januari 2019.
  • 20:31 WIB. Pelni - Pelni menyediakan layanan Redpack untuk memudahkan penumpang hingga UMKM.
  • 20:31 WIB. BRI -  BRI mengincar dua perusahaan asuransi umum.
  • 20:30 WIB. ANTM - Antam berharap bisa meraih kuota ekspor bijih nikel kadar rendah hingga 5 juta ton per tahun.
  • 20:28 WIB. RAJA - Rukun Raharja memiliki peluang untuk melanjutkan kontrak dengan PLN di 2019.
  • 20:27 WIB. Pindad - Pindad mencapai laba bersih hingga 3 digit sepanjang 2018.
  • 20:27 WIB. Mandiri - Mandiri mampu menjual ST003 sebanyak Rp773 miliar.
  • 20:26 WIB. BTN - BTN meraup Rp80 miliar dari penjualan ST003 dari target Rp75 miliar.
  • 20:19 WIB. BRI - BRI meminta relaksasi aturan BMPK untuk menyalurkan kredit kepada BUMN.
  • 20:02 WIB. BNI - BNI berharap kelonggaran batas maksimum pemberian kredit khusus untuk kredit infrastruktur.
  • 20:01 WIB. Pelindo II - Pelindo II rencanakan lepas saham Pelabuhan Tanjung Priok ke publik lewat IPO.
  • 19:57 WIB. Pelindo II - Pelindo II catat laba bersih Rp 2,43 triliun pada 2018.
  • 19:55 WIB. Pelindo II - Saat ini seluruh transaksi di Pelindo II sudah cashless.
  • 19:51 WIB. Pelindo II - Pelindo II sedang menyiapkan aplikasi digital.

Bea Cukai dan BNN Amankan 110,84 Kg Sabu dan 18.300 Butir Ekstasi

Foto Berita Bea Cukai dan BNN Amankan 110,84 Kg Sabu dan 18.300 Butir Ekstasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea Cukai) bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar tiga kasus penyelundupan narkotika di Aceh dan Medan. Dari ketiga kasus yang telah diungkap pada Januari 2018, petugas gabungan Bea Cukai dan BNN berhasil mengamankan lebih dari 110,84 kg methamphetamine (sabu) dan 18.300 butir ekstasi.

Jumlah barang bukti tersebut terbilang fantastis mengingat penindakan yang dilakukan oleh petugas gabungan terjadi dalam waktu kurang dari dua minggu.

Hal ini mengindikasikan bahwa tingkat penyelundupan narkotika di Aceh dan Sumatera Utara masih cukup tinggi sehingga membutuhkan pengawasan ekstra dari para aparat penegak hukum. Sinergi antarinstansi juga mutlak diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan kronologi singkat dari ketiga penindakan yang telah dilakukan pada Sabtu (20/1/2018). Petugas gabungan Bea Cukai, BNN Pusat, BNN Provinsi Aceh, dan BNN Kota Langsa berhasil mengungkap peredaran gelap sabu di wilayah Aceh Timur.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi masyarakat dan penyelidikan intelijen bahwa akan adanya penyelundupan narkotika yang dilakukan sindikat narkotika jaringan internasional Aceh Padang, dari Malaysia ke wilayah perairan Aceh dengan menggunakan perahu motor," ujar Menkeu saat konferensi pers bersama BNN di gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Dari penindakan ini, lanjut Menkeu, petugas menangkap pelaku berinisial MI (27) warga Lhokseumawe dan mengamankan tujuh bungkus sabu seberat 7,2 kg dan tiga bungkus ekstasi berjumlah 300 butir yang disimpan di dalam tas milik tersangka saat mengendarai sepeda motor. Dari hasil pengembangan penyelidikan, petugas juga berhasil mengamankan tersangka lain berinisial AF (28) warga Lhokseumawe.

"Hanya berselang tiga hari dari penindakan pertama, pada hari Selasa (23/1/2018) petugas gabungan Bea Cukai dan BNN mendapatkan informasi adanya transaksi narkotika di kawasan Batu Bara, Sumatera Utara," kata Sri Mulyani.

Petugas kemudian menangkap tersangka berinisial B (43) yang kedapatan membawa dua bungkus sabu seberat 1,05 kg dan 1,03 kg di kawasan Perkebunan Sei, Batu Bara, Sumatera Utara. Berdasarkan keterangan tersangka, satu bungkus sabu akan diserahkan kepada seseorang berinisial H.

"Petugas gabungan kemudian melakukan controlled delivery dan berhasil mengamankan H (33) di kantor Pos Batu Bara serta mengamankan sabu seberat 1,03 kg. Petugas juga berhasil mengamankan seorang tersangka lain berinisial S (31) dan barang bukti sabu seberat 2,06 kg di daerah Tanjung Tiram, Sumatera Utara," jelas Sri Mulyani.

Dari penindakan yang dilakukan di wilayah Sumatera Utara, petugas gabungan juga berhasil menangkap tersangka DS (47) yang kedapatan membawa 20 bungkus sabu seberat 21,22 kg pada Sabtu (27/1/2018).

Dua hari kemudian, pada Senin (29/1/2018), petugas mengamankan M (49) dan A (26) sesaat setelah melakukan transaksi Narkoba di daerah KM 12 Jalan Medan Binjai, Sumatera Utara, dengan barang bukti sabu seberat 31,21 kg dan ekstasi sebanyak 18.000 butir.

Dari keterangan A, ada satu karung lagi berisi sabu yang akan diserahkan kepada B (39). Berdasarkan informasi tersebut, petugas mengamankan B di pinggir Jalan Ujung Tol Balmera Medan, Sumatera Utara. Dari hasil pengembangan, petugas juga mengamankan J (41) di Kawasan Yos Sudarso, Medan, Sumatera Utara.

Kemudian, pengungkapan kasus penyelundupan narkotika kembali dilakukan pada Selasa (30/1/2018) di daerah Aceh Utara. Petugas gabungan Bea Cukai dan BNN berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial SA dan MA beserta barang bukti berupa sabu seberat 15,9 kg.

"Petugas gabungan berhasil mengamankan tersangka berkat informasi yang diperoleh dari masyarakat. Petugas mengikuti kedua tersangka yang disinyalir akan mengambil sabu dari seseorang di daerah Lhok Sukon, Aceh," ucap Sri Mulyani.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan satu buah karung berisi 15 bungkus teh Cina berisi sabu yang dikubur oleh tersangka SA.

Adapun barang bukti dan para tersangka telah diamankan oleh BNN untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum. Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1). Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Tag: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sri Mulyani Indrawati, Badan Narkotika Nasional (BNN), Narkoba, Ekstasi

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,766.77 3,728.54
British Pound GBP 1.00 18,468.44 18,283.99
China Yuan CNY 1.00 2,090.80 2,070.07
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,125.00 13,985.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,136.10 10,034.24
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,799.66 1,781.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,456.77 10,349.29
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,040.35 15,877.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,474.78 3,436.12
Yen Jepang JPY 100.00 12,744.74 12,615.01

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6512.784 18.117 627
2 Agriculture 1601.214 -11.059 21
3 Mining 1907.000 12.070 47
4 Basic Industry and Chemicals 893.650 14.153 71
5 Miscellanous Industry 1359.890 0.132 46
6 Consumer Goods 2660.281 3.855 51
7 Cons., Property & Real Estate 458.747 4.624 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1206.870 -9.689 71
9 Finance 1236.721 2.980 91
10 Trade & Service 825.628 2.708 155
No Code Prev Close Change %
1 LEAD 75 92 17 22.67
2 PSDN 222 260 38 17.12
3 MPPA 306 356 50 16.34
4 CSAP 520 600 80 15.38
5 NATO 515 590 75 14.56
6 AKSI 352 390 38 10.80
7 TALF 300 332 32 10.67
8 ARTA 890 980 90 10.11
9 INTP 18,000 19,500 1,500 8.33
10 SIPD 955 1,030 75 7.85
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 2,510 1,900 -610 -24.30
2 PUDP 442 356 -86 -19.46
3 SIMA 300 250 -50 -16.67
4 YULE 208 175 -33 -15.87
5 TRIO 250 214 -36 -14.40
6 RELI 236 206 -30 -12.71
7 KONI 438 386 -52 -11.87
8 INCF 360 322 -38 -10.56
9 SMDM 188 170 -18 -9.57
10 CLAY 1,700 1,540 -160 -9.41
No Code Prev Close Change %
1 BMRI 7,200 7,100 -100 -1.39
2 FREN 288 284 -4 -1.39
3 JPFA 2,440 2,310 -130 -5.33
4 ANTM 1,025 1,060 35 3.41
5 BBCA 26,900 27,500 600 2.23
6 LEAD 75 92 17 22.67
7 TLKM 3,920 3,870 -50 -1.28
8 ADRO 1,295 1,345 50 3.86
9 GIAA 474 482 8 1.69
10 BBRI 3,910 3,890 -20 -0.51