Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:54 WIB. Inalum - Dirut Inalum yakin divestasi 51% saham Freeport Indonesia bisa selesai sesuai target.
  • 09:54 WIB. Inalum - Dirut Inalum yakin EBITDA Inalum bisa capai US$1,5 miliar¬†tahun ini.
  • 09:51 WIB. Inalum - Menteri BUMN beri target baru bagi PT Inalum untuk selesaikan divestasi saham 51% PTFI pada Juni 2018.
  • 09:49 WIB. PLN - Listrik ITF Sunter dijual ke PLN seharga US$11,88 sen/kWh.
  • 09:48 WIB. Pertamina¬†- Pertamina secara resmi telah alih kelola WK Ogan Komering.
  • 05:33 WIB. Dolar - Dolar naik ke level tertinggi lima bulan karena euro jatuh di tengah kekhawatiran Italia.
  • 05:32 WIB. Minyak - Minyak mentah AS turun 21 sen, menetap di $71,28 per barel.
  • 05:29 WIB. Bosnia - Pemimpin Bosnia puji hubungan ekonomi Turki-Bosnia.
  • 05:28 WIB. Saudi - Arab Saudi bebaskan 1.000 warga Ethiopia dari penjara.
  • 05:27 WIB. Iran - Eropa, China dan Rusia bahas kesepakatan baru untuk Iran.
  • 05:26 WIB. Ekonomi - Prancis tidak akan biarkan AS jadi 'polisi' ekonomi.
  • 05:25 WIB. Anwar Ibrahim - Anwar Ibrahim: jangan pandang bulu berantas korupsi.
  • 05:24 WIB. Myanmar - AS desak Myanmar ambil langkah jamin hak Muslim Rohingya.
  • 05:23 WIB. Bom - Thailand Selatan kembali diguncang serangan bom.
  • 05:21 WIB. Palestina - Dubes Palestina: kepercayaan kepada AS berakhir.

Nilai Investasi NTT Tidak Capai Target

Foto Berita Nilai Investasi NTT Tidak Capai Target
Warta Ekonomi.co.id, Kupang -

Nilai investasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2017 hanya mencapai Rp4,19 triliun dari target yang diberikan pemerintah pusat sebesar Rp8,2 triliun, kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) NTT Samuel Rebo.

"Tahun 2017, target investasi kita yang ditargetkan oleh pemerintah pusat tidak tercapai. Peningkatannya hanya mencapai 30 persen dari yang ditargetkan," katanya, di Kupang, Kamis (8/2/2018).

Menurutnya, target yang diberikan pemerintah pusat dengan nilai investasi mencapai Rp8,2 triliun itu terlalu tinggi sehingga lompatan untuk mencapai target itu sangat sulit. Walaupun target nasional tak tercapai pada 2017, tetapi untuk target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2017 provinsi berbasis kepulauan itu melebih target yang diharapkan, yakni Rp3,15 triliun.

"Memang, kalau untuk nasional tak tercapai. Tetapi, kami bersyukur karena untuk target RPJM tahun kemarin tercapai dari Rp3,15 triliun menjadi Rp4,19 triliun," ujarnya pula.

Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada tahun 2017 justru mengalami peningkatan pada PMDN, sedangkan PMA-nya justru mengalami penurunan.

"Kalau berbicara soal PMA dan PMDN, pada tahun 2017 nilai investasi PMDN mencapai Rp3,24 triliun, sementara untuk nilai investasi PMA hanya mencapai Rp945,6 miliar," ujar dia.

Capaian itu berbanding terbalik dengan nilai investasi PMA dan PMDN pada tahun 2016, dengan nilai investasi PMA mencapai Rp1,8 triliun dan nilai investasi PMDN mencapai Rp1,28 triliun. Kemudian, belum tercapai target investasi Provinsi NTT pada 2017 itu diakibatkan masalah lahan yang selalu menjadi kendala bagi para investor untuk berinvestasi di daerah ini.

Selain itu, juga ada yang berkaitan dengan masalah sosialisasi di lapangan tidak berjalan dengan lancar sehingga terjadi banyak reaksi penolakan dari masyarakat.

"Padahal untuk tahun 2017 itu dari rencana investasi di NTT bisa mencapai Rp10 triliun dari izin yang sudah keluar bagi investor, tapi tidak semuanya merealisasikan rencana investasi di lapangan," katanya pula.

Ia berharap pada 2018 ini masalah lahan di NTT dapat diatasi sehingga investor asing bisa mulai membangun dan berbisnis di NTT.

Tag: investasi, ekonomi daerah

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Kornelis Kaha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.310 -32.610 581
2 Agriculture 1509.924 27.738 19
3 Mining 1886.820 30.537 44
4 Basic Industry and Chemicals 762.354 -4.210 69
5 Miscellanous Industry 1153.067 -29.165 44
6 Consumer Goods 2379.810 -13.317 45
7 Cons., Property & Real Estate 449.733 -5.782 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1000.487 -1.619 64
9 Finance 1018.608 -8.771 92
10 Trade & Service 896.957 -3.868 139
No Code Prev Close Change %
1 DSSA 11,900 14,275 2,375 19.96
2 MTWI 107 127 20 18.69
3 SKYB 400 470 70 17.50
4 MDKI 370 412 42 11.35
5 ESSA 248 276 28 11.29
6 MITI 77 84 7 9.09
7 PGLI 185 200 15 8.11
8 MPOW 175 188 13 7.43
9 ERAA 2,010 2,150 140 6.97
10 META 178 190 12 6.74
No Code Prev Close Change %
1 FORZ 444 334 -110 -24.77
2 KOIN 290 230 -60 -20.69
3 NIPS 430 380 -50 -11.63
4 SKBM 488 432 -56 -11.48
5 INDR 3,890 3,450 -440 -11.31
6 SAFE 278 250 -28 -10.07
7 PUDP 500 450 -50 -10.00
8 DNAR 310 282 -28 -9.03
9 GTBO 260 238 -22 -8.46
10 KICI 210 194 -16 -7.62
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,990 2,940 -50 -1.67
2 ADRO 1,880 1,905 25 1.33
3 BBCA 22,000 21,700 -300 -1.36
4 TAXI 122 127 5 4.10
5 MNCN 1,300 1,290 -10 -0.77
6 PGAS 1,905 1,980 75 3.94
7 TLKM 3,490 3,490 0 0.00
8 ASII 6,725 6,525 -200 -2.97
9 PTBA 3,550 3,690 140 3.94
10 ERAA 2,010 2,150 140 6.97