Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:07 WIB. Piala Dunia - Pelatih Swedia geram dengan selebrasi kemenangan Jerman.
  • 21:06 WIB. Piala Dunia - Argentina terpuruk, Maradona bela Lionel Messi dan salahkan federasi bola Argentina.
  • 21:05 WIB. Piala Dunia - Bicara kasar ke rekan satu tim, Neymar dikritik.
  • 21:03 WIB. Makedonia - Ribuan rakyat Makedonia protes perubahan nama negara.
  • 21:01 WIB. Migran - AS berupaya kembalikan 2.053 anak imigran kepada keluarganya.
  • 21:00 WIB. Piala Dunia - VAR jadi penyebab banyaknya penalti di Piala Dunia 2018.
  • 20:59 WIB. Piala Dunia - 11 warga Meksiko ditembak mati saat menonton Piala Dunia.
  • 20:57 WIB. Turki - Menteri Kehakiman Turki: Pemungutan suara berlangsung lancar.
  • 20:57 WIB. Afrika - Indonesia incar pasar Afrika Utara.
  • 20:56 WIB. Jurnalis - Lebih dari 600 jurnalis internasional liput Pemilu di Turki.
  • 20:01 WIB. Askrindo - Askrindo siap jamin pembiayaan kredit tiga perusahaan fintech.
  • 20:00 WIB. BRI - BRI sebut relaksasi LTV baik untuk debitur rumah pertama.
  • 19:55 WIB. BTN - BTN sebut undisburshed loan lebih disebabkan oleh industri properti yang masih lesu. 
  • 19:51 WIB. BTN - BTN catat undisburshed loan sebesar Rp18,54 triliun.
  • 19:50 WIB. BNI - Merespons kebijakan relaksasi LTV, BNI akan kaji revisi target KPR.

ESDM: Ratusan Ribu Panel Listrik akan Terangi Papua

Foto Berita ESDM: Ratusan Ribu Panel Listrik akan Terangi Papua
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menggelontor ratusan ribu panel listrik surya pada 2018 untuk warga Papua yang selama ini belum memiliki penerangan listrik dari PT PLN.

"Tahun ini, kita adakan 170 ribu set panel listrik. Sebanyak 90 persen untuk Papua, sedangkan sisanya untuk daerah lain," kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Rida Mulyana di Kota Makassar, Kamis (8/2/2018).

Usai menyerahkan 698 unit aset senilai Rp359,98 miliar, termasuk puluhan pembangkit listrik tenaga surya dan mikro hidro kepada 30 pemerintah daerah yang dipusatkan di Kota Makassar, Rida Mulyana menjamin bahwa panel listrik itu akan menerangi selama tiga tahun.

"Kita tidak membeli barang, tapi mengadakan penerangan selama tiga tahun penuh. Kita beli terangnya listrik dan bukan semata beli barangnya saja. Ini beda, lho. Kita beli terangnya lampu dan bukan beli alat lampu," katanya.

Dia mengatakan jika dalam tiga tahun alat rusak atau tidak bisa menerangi rumah maka rekanan harus mengganti barang agar rumah bisa terang kembali. Rekanan pengadaan lampu itu harus membuka kantor di daerah-daerah terpencil agar bisa menjaga panel surya terus menerangi rumah selama tiga tahun, katanya.

"Satu rumah akan diberi empat lampu. Dan tiap lampu ada kodenya sehingga jika rusak akan ketahuan siapa rekanan yang memasang lampu," katanya.

Dia menegaskan warga penerima lampu itu bisa menikmati listrik secara gratis sampai tiga tahun atau hingga PT PLN masuk ke wilayah itu.

"Kalau nanti PLN tiba-tiba masuk, ya, lampu surya akan digeser ke tempat lain," katanya.

Dia berharap melalui listrik tenaga surya itu, pada 2019 seluruh Indonesia sudah menikmati listrik. Rida berharap pada kepala daerah di Papua bisa memberikan data yang valid soal rumah yang belum memiliki listrik untuk memudahkan distribusi.

"Data rumah memang jadi kendala. Di sana kan sering warga pindah-pindah. Sudah didata, tapi kemudian pindah," katanya. 

Tag: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), energi listrik, Papua

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83