Portal Berita Ekonomi Rabu, 22 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:15 WIB. Qatar - Bahrain berhenti keluarkan visa bagi warga Qatar.
  • 00:00 WIB. Turki - Erdogan sapa para prajurit di tenggara Turki saat Idul Adha.
  • 23:59 WIB. Iran - Perusahaan minyak Perancis 'Total' mundur dari proyek gas Iran.
  • 23:59 WIB. Rusia - Inggris Serukan Eropa Tingkatkan Sanksi ke Rusia.
  • 23:59 WIB. Gempa Lombok - BNPB catat kerugian gempa Lombok Rp7,7 triliun.
  • 23:58 WIB. Afghanistan - Afghanistan: Serangan roket hantam zona diplomatik di Kabul.
  • 21:57 WIB. Satelit Merah Putih - Satelit Merah Putih milik Telkom tengah menjalani tes di orbit 108 derajat Bujur Timur.
  • 21:45 WIB. PGN - PGN membukukan pendapatan sebesar US$1,62 miliar, naik 14,98% dari tahun sebelumnya.
  • 19:26 WIB. BRI - Bank BRI yakin menyalurkan dana Rp22,68 triliun (tumbuh 14% sampai dengan 15% y-o-y).
  • 19:21 WIB. BNI - BNI mengejar target pendirian agen "laku pandai" mencapai 325 unit.
  • 19:20 WIB. BNI - Bank BNI menyasar UKM di perdesaan menjadi agen laku pandai (agen46).
  • 19:17 WIB. Rumah Kreatif BUMN - Rumah Kreatif BUMN (RKB) di Payakumbuh, Sumbar, membina sebanyak 3.900 UMKM.
  • 19:15 WIB. PELNI - PELNI telah mengangkut 12.000 wisatawan ke Karimunjawa sejak 2017 - Juli 2018.
  • 19:07 WIB. Pertamina - Pertamina menambah pasokan elpiji 3kg di Bali sebanyak 585 metrik ton saat Hari Raya Idul Adha.
  • 18:35 WIB. Jusuf Kalla - Masyarakat jangan sengaja merusak rumahnya dengan tujuan menambah bantuan yang diterima.

Sharp Incar Market Leader TV, Ini Strateginya

Foto Berita Sharp Incar Market Leader TV, Ini Strateginya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sharp Electronics Indonesia mencoba menggeliat kembali untuk penjulan disegmen LED TV. Tahun lalu (2017)  bedasakan hasil risert GfK (lembaga riset dunia) Sharp mampu meraih pangsa pasar TV di Indonesia sebesar 20,5%, untuk mendongkrak penjualan di tahun 2018 ini Sharp kembali melancarkan jurus andalanya, mengeluarkan jajaran produk televisi (TV) berteknologi 4K, Easy Smart dengan ukuran dan fitur yang telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Sejalan dengan tingginya penetrasi internet di dalam negeri, Sharp pun siap dengan strategi merambah pasar TV Android dan Smart TV. “Meski pasar untuk smarat TV ini masih terbilang kecil, namun kami telah melihat perubahan prilaku penggunaan internet yang begitu pesat. Perubahan ini sangat potensial untuk didukung dengan produk televisi yang sesuai dari Sharp,” ujar Andry Adi Utomo, Nasional Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Kamis (8/2).

Menurut Andry, produk baru unggulan Sharp kali ini diantaranya Sharp Aquos 4K with Android TV yang mampu menghasilkan gambar dengan warna seperti aslinya berkat gabungan teknologi 4K dan High Dynamic Range (HDR). Selalin itu sistem Android 7.0  akan memudahkan konsumen mengunduh aplikasi dan konten melalui Google Play. Selain itu ada juga teknologi Chromecast Built-in yang bisa memadukan TV dengan smaratphone. untuk memanjakan telinga seri TV ini pun telah dibenamkan teknologi tatasuara Eilex PRISM yang menghasilkan suara dengan efek 3D.

Nah untuk harga, menurut Andry, Sharp akan menawarkan  Aquos 4K  with Android TV dalam tiga ukuran, yakni 45 inchi, 50 inchi dan 60 inchi dengan rentang haraga Rp 11,9 juta hingga 21,9 juta.

Sementara untuk katagori 4K Easy Smart tersedia ukuran 45 inchi, 50 inchi dan 60 inchi dengan rentang harga Rp8,9 juta hingga 17,9 juta. sedang untuk segmen basic Full HD Sharp menawarkan mulai dari ukuran 24 inchi hingga 60 inchi dengan rentang harga Rp2 juta hingga 15,9 juta.

Untuk tahun 2018 ini Sharp pun telah mengambil ancang-ancang untuk meluncurkan LED TV dengan teknologi 8K  yang dipercaya akan membawa perubahan bagi ekosistem karena dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang seperti kesehatan, keamanan dan infrastruktur hingga penyiaran.

Tag: PT Sharp Electronics Indonesia, elektronik, bisnis hiburan

Penulis/Editor: Sufri Yuliardi

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5944.301 52.109 599
2 Agriculture 1614.738 25.794 20
3 Mining 1998.786 -15.550 46
4 Basic Industry and Chemicals 823.432 20.382 70
5 Miscellanous Industry 1273.081 9.488 45
6 Consumer Goods 2419.918 56.708 46
7 Cons., Property & Real Estate 443.209 3.925 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.366 -1.421 70
9 Finance 1061.408 1.105 91
10 Trade & Service 853.400 6.553 144
No Code Prev Close Change %
1 ANDI 424 530 106 25.00
2 PGLI 199 248 49 24.62
3 FILM 1,360 1,545 185 13.60
4 PSDN 256 290 34 13.28
5 APLI 91 103 12 13.19
6 IPCM 392 440 48 12.24
7 ERAA 2,590 2,890 300 11.58
8 HERO 905 1,000 95 10.50
9 RELI 260 286 26 10.00
10 NICK 130 143 13 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 103 87 -16 -15.53
2 LPIN 1,085 965 -120 -11.06
3 INCF 212 190 -22 -10.38
4 PYFA 189 170 -19 -10.05
5 PALM 398 360 -38 -9.55
6 GLOB 170 154 -16 -9.41
7 LMSH 655 600 -55 -8.40
8 TGKA 2,720 2,500 -220 -8.09
9 SIMA 139 128 -11 -7.91
10 PBSA 615 575 -40 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,390 3,350 -40 -1.18
2 BBRI 3,180 3,150 -30 -0.94
3 FILM 1,360 1,545 185 13.60
4 PTBA 4,260 4,120 -140 -3.29
5 PGAS 1,860 1,930 70 3.76
6 TRAM 224 220 -4 -1.79
7 ERAA 2,590 2,890 300 11.58
8 TKIM 14,125 15,150 1,025 7.26
9 LPPS 108 106 -2 -1.85
10 ENRG 130 138 8 6.15