Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:01 WIB. Grab - Grab bermitra dengan Maybank luncurkan 'mobile wallet' di Malaysia.
  • 15:59 WIB. Kuba - Kuba identifikasi 110 korban insiden jatuhnya pesawat.
  • 15:57 WIB. China - Jelajahi sisi gelap bulan, China kirim satelit relay Chang'e-4.
  • 15:54 WIB. Trump - Departemen Kehakiman AS selidiki upaya infiltrasi FBI ke kampanye Trump di Pilpres AS 2016.
  • 15:52 WIB. Palestina - Dirawat di rumah sakit, kondisi Presiden Palestina stabil.
  • 15:51 WIB. Kilauea - Kabut lava Gunung Kilauea jadi ancaman baru penduduk Hawaii.
  • 15:50 WIB. Venezuela - AS enggan akui hasil pemilu Venezuela.
  • 15:49 WIB. Suriah - Israel serang Hizbullah di Suriah Selatan.
  • 15:47 WIB. Afghanistan - Taliban klaim tewaskan 34 personel keamanan Afghanistan.
  • 15:47 WIB. Vivo - Vivo X21 World Cup edition bakal dibanderol sekitar US$572 atau setara dengan Rp7,6 juta.
  • 15:46 WIB. 1MDB - Malaysia bentuk satgas khusus untuk selidiki kasus 1MDB.
  • 15:44 WIB. Vivo - Vivo hadirkan ponsel edisi khusus Piala Dunia.
  • 15:42 WIB. Meghan Markle - Setelah menikah, Meghan Markle dilarang selfie dan main medsos.
  • 15:41 WIB. Korea Utara - Korea Utara pakai Google Play untuk pantau pembelot.
  • 15:41 WIB. Microsoft - Microsoft akuisisi Machine Semantik untuk memperkuat teknologi AI.

Fadli Zon: Pers Harus Netral!!!

Foto Berita Fadli Zon: Pers Harus Netral!!!
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kalangan pers nasional harus selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam memberitakan sehingga bukan untuk kepentingan para pemilik modal, kata Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

"Dulu, misalnya, Mohammad Hatta mendirikan Majalah Daulat Ra'jat, atau Soekarno memimpin Fikiran Ra'jat dan Soeloeh Indonesia Moeda. Media-media itu digunakan sebagai alat perjuangan, untuk membela kepentingan rakyat banyak, bukan kepentingan para pemilik modal," kata Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

Menurut Fadli Zon, pada masa pergerakan nasional, pers memang erat bersinggungan dengan politik, tapi politiknya adalah politik kebangsaan, bukan politik partisan.

Untuk itu, politisi Gerindra itu mengingatkan pers di Indonesia tidak kembali lagi kepada zaman pers kolonial yang sepenuhnya dikendalikan para pemilik modal.

Fadli mencontohkan, surat kabar AID de Preanger Bode pada awal abad ke-20 adalah juru bicaranya para pemodal yang menguasai perkebunan teh, karet, dan kina.

Selain itu, ujar dia, media Soerabajaasch Handelsblad, adalah corongnya para pemodal yang menguasai industri gula, sehingga banyak media merupakan juru bicara dari para pemilik modal.

"Tentu kita tak ingin mengulang lagi semua itu. Di hari pers ini, saya ingin mengajak insan pers Indonesia untuk mengingat kembali khittahnya," katanya.

Ia mengajak para jurnalis harus kembali ke barak dan menjaga diri terhadap hegemoni kekuasaan, serta harus menjaga kehormatan penanya.

Hal tersebut, lanjutnya, karena sesungguhnya pena jurnalis jauh lebih tajam dari sebilah pedang.

"Selamat Hari Pers Nasional, semoga di tahun politik, pers menjadi oase yang mengawal demokrasi dengan profesional dan independen," ucap Fadli.

Menurut dia, pers di tengah iklim demokrasi memiliki tantangan yang jauh berbeda dengan tantangan zaman otoritarian.

Salah satu tantangan tersebut adalah rangkap posisi antara pemilik media dan politisi yang dinilai kerap menyulitkan posisi pers sehingga pers kemudian tidak mudah lagi mempertahankan independensinya.

Padahal, lanjutnya, bila jurnalis tidak lagi independen, maka pers tentu akan kehilangan kredibilitasnya sebagai juru terang masyarakat.

Tag: Fadli Zon, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.310 -32.610 581
2 Agriculture 1509.924 27.738 19
3 Mining 1886.820 30.537 44
4 Basic Industry and Chemicals 762.354 -4.210 69
5 Miscellanous Industry 1153.067 -29.165 44
6 Consumer Goods 2379.810 -13.317 45
7 Cons., Property & Real Estate 449.733 -5.782 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1000.487 -1.619 64
9 Finance 1018.608 -8.771 92
10 Trade & Service 896.957 -3.868 139
No Code Prev Close Change %
1 DSSA 11,900 14,275 2,375 19.96
2 MTWI 107 127 20 18.69
3 SKYB 400 470 70 17.50
4 MDKI 370 412 42 11.35
5 ESSA 248 276 28 11.29
6 MITI 77 84 7 9.09
7 PGLI 185 200 15 8.11
8 MPOW 175 188 13 7.43
9 ERAA 2,010 2,150 140 6.97
10 META 178 190 12 6.74
No Code Prev Close Change %
1 FORZ 444 334 -110 -24.77
2 KOIN 290 230 -60 -20.69
3 NIPS 430 380 -50 -11.63
4 SKBM 488 432 -56 -11.48
5 INDR 3,890 3,450 -440 -11.31
6 SAFE 278 250 -28 -10.07
7 PUDP 500 450 -50 -10.00
8 DNAR 310 282 -28 -9.03
9 GTBO 260 238 -22 -8.46
10 KICI 210 194 -16 -7.62
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,990 2,940 -50 -1.67
2 ADRO 1,880 1,905 25 1.33
3 BBCA 22,000 21,700 -300 -1.36
4 TAXI 122 127 5 4.10
5 MNCN 1,300 1,290 -10 -0.77
6 PGAS 1,905 1,980 75 3.94
7 TLKM 3,490 3,490 0 0.00
8 ASII 6,725 6,525 -200 -2.97
9 PTBA 3,550 3,690 140 3.94
10 ERAA 2,010 2,150 140 6.97