Portal Berita Ekonomi Rabu, 15 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:56 WIB. PLN - PLN segera mengoptimalkan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan.
  • 06:55 WIB. Wall Street - Wall Street naik pada optimisme penghasilan, lira 'rebound'.
  • 06:53 WIB. Lira - Turki sedang menyelidiki ratusan akun media sosial yang menjelek-jelekkan lira.
  • 06:43 WIB. BTN - Bank BTN menggandeng SMF untuk menyalurkan kredit bersubsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan.
  • 06:41 WIB. Perum Jamkrindo - Perum Jamkrindo dan BUMN menyelenggarakan program bedah rumah bagi para mantan pejuang integrasi Timor Timur di Kupang.
  • 06:39 WIB. Pertamina - Peralihan pengelolaan Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina akan menambah pendapatan negara senilai US$748 juta.
  • 06:36 WIB. BRI - BRI memberikan ancang-ancang kenaikan suku bunga kredit konsumer sekitar 25 bps—50 bps.
  • 06:35 WIB. PLN - PLN segera menuntasakan proses akuisisi sedikitnya dua perusahaan tambang batu bara hingga akhir 2018.
  • 06:34 WIB. Pertamina - Kinerja keuangan Pertamina sepanjang semester I/2018 bergerak positif ditopang oleh pertumbuhan produksi minyak dan gas bumi.
  • 06:29 WIB. SMN - Program BHUN-SMN membawa siswa untuk memperkaya pengetahuan dan wawasan mengenal nusantara.
  • 06:13 WIB. Menkeu - Menteri Sri Mulyani menyebut PLN dan Pertamina merupakan dua BUMN yang memiliki komponen impor barang modal yang sangat besar.
  • 06:10 WIB. PLN - Menteri Luhut mengatakan sebagai upaya tegas mengendalikan impor maka pembangkit listrik PLN yang tidak memenuhi TKDN akan ditunda.
  • 22:48 WIB. Transportasi - TransJakarta siapkan dua rute gratis khusus Asian Games.
  • 22:47 WIB. Asian Games - 12 arena Asian Games 2018 di Jakarta habiskan Rp101 miliar.
  • 22:47 WIB. Daerah - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku kerepotan usai ditinggal Sandi.

Indonesia Ekspor Bawang Merah ke 6 Negara

Foto Berita Indonesia Ekspor Bawang Merah ke 6 Negara
Warta Ekonomi.co.id, Banjarmasin -

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia kini mampu mengekspor bawang merah dari berbagai daerah di Indonesia ke enam negara.

Usai pelantikan pengurus DPP HKTI Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Sabtu (10/2/2018), Menteri mengatakan ekspor bawang merah tersebut merupakan sesuatu yang membanggakan, mengingat sebelumnya Indonesia selalu mengimpor bawang merah dari berbagai negara.

"Dulu kita mengimpor bawang merah hingga 72 ribu ton. Kini kita telah mampu mengekspor hingga 6.500 ton. Ini tentu keberhasilan yang harus terus ditingkatkan," katanya.

Beberapa negara importir bawang merah tersebut antara lain, Thailand, Srilangka, dan beberapa negara lainnya.

Selain bawang merah, kata dia, kini petani juga telah mampu mengekspor jagung dan secara berkala ekspor tersebut terus berlanjut. "Dulu impor jagung mencapai 3,6 juta ton, dan sekarang nol, bahkan kita bisa mengekspor," katanya.

Pada Kamis (15/2/2018), kata dia, petani dari Gorontalo akan kembali mengirim jagung hasil panennya ke berbagai negara antara lain ke Filipina.

Selain mengekspor, tambah dia, kini pemerintah telah mampu menekan harga kebutuhan pangan di berbagai daerah perbatasan, yang biasanya harga kebutuhan pokok melambung.

Seperti di daerah perbatasan Papua sebelumnya di daerah tersebut harga beras mencapai Rp20 ribu per liter. Tetapi, dengan produksi beras nasional yang cukup tinggi kini beras di daerah tersebut menjadi Rp8 ribu per kilogram.

Pada tahun-tahun mendatang, kata dia, pihaknya menargetkan, seluruh negara tetangga akan memiliki ketergantungan pangan dengan Indonesia sehingga seluruh kebutuhan pangan negara-negara tersebut, termasuk beras akan dikirim dari Indonesia salah satunya dari Kalimantan Selatan.

Hal itu, tambah dia, hanya bisa terwujud bila seluruh pihak terkait bekerja keras dan saling bahu-membahu untuk mendorong dan meningkatkan produksi.

Kementerian, tambah dia, akan terus meningkatkan bantuan dan subsidi, baik itu untuk teknologi, pupuk maupun bibit pertanian. Mentan juga mengaku telah menghadap Presiden untuk diberikan kebijakan khusus, yaitu proyek-proyek pengadaan tanpa harus lelang, tetapi penunjukan langsung.

Hal itu penting dilakukan karena kalau menunggu lelang, masa tanam dan lainnya harus mundur sehingga akan menyulitkan bagi petani, yang berujung target tidak tercapai.

"Kalau harus lelang, prosedurnya panjang dan petani harus menunggu mendapatkan bantuan sementara tikus dan banjir tidak mau menunggu," katanya disambut tepuk tangan dan gelak tawa para anggota HKTI.

Usai acara, Mentan mengunjungi seluruh stan pameran produk pertanian dari 13 kabupaten dan kota di Kalsel. (FNH/Ant)

Tag: Bawang Merah, Ekspor, Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Amran Sulaiman

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Rahmad

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5769.873 -91.373 598
2 Agriculture 1504.044 10.622 19
3 Mining 1973.743 -15.372 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.065 -19.886 70
5 Miscellanous Industry 1184.524 -40.044 45
6 Consumer Goods 2305.685 -67.033 46
7 Cons., Property & Real Estate 438.876 -4.935 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 998.907 -8.880 70
9 Finance 1049.919 -7.372 91
10 Trade & Service 831.939 -13.103 144
No Code Prev Close Change %
1 FILM 760 935 175 23.03
2 SQMI 224 274 50 22.32
3 GOLD 452 535 83 18.36
4 BYAN 16,500 19,000 2,500 15.15
5 AIMS 222 250 28 12.61
6 LMSH 555 620 65 11.71
7 DYAN 82 91 9 10.98
8 MAYA 3,510 3,890 380 10.83
9 NUSA 185 204 19 10.27
10 RODA 460 500 40 8.70
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 177 141 -36 -20.34
2 GLOB 220 180 -40 -18.18
3 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
4 KPAL 635 550 -85 -13.39
5 MAPA 4,160 3,700 -460 -11.06
6 LPIN 1,095 980 -115 -10.50
7 NIPS 410 370 -40 -9.76
8 OKAS 232 210 -22 -9.48
9 DMAS 147 134 -13 -8.84
10 MIKA 1,960 1,790 -170 -8.67
No Code Prev Close Change %
1 PTBA 4,850 4,160 -690 -14.23
2 BBRI 3,140 3,130 -10 -0.32
3 TLKM 3,370 3,350 -20 -0.59
4 FILM 760 935 175 23.03
5 IMAS 2,600 2,530 -70 -2.69
6 UNVR 42,600 41,000 -1,600 -3.76
7 PGAS 1,805 1,815 10 0.55
8 BMRI 6,925 6,725 -200 -2.89
9 TARA 900 905 5 0.56
10 BBTN 2,630 2,530 -100 -3.80