Portal Berita Ekonomi Sabtu, 18 Agustus 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:18 WIB. Qatar - Qatar menuding Arab Saudi telah melarang warga negaranya melakukan ibadah haji pada tahun ini.
  • 21:17 WIB. Pramuka - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, mengharapkan Pramuka lebih berperan dalam mendidik generasi milenial.
  • 21:16 WIB. Asian Games - Kontingen China menjadi kontingen terbesar selain kontingen Indonesia dalam Asian Games 2018.
  • 21:13 WIB. CAD - DPR menginginkan pembangunan infrastruktur jangan sampai membuat defisit transaksi berjalan semakin membengkak.
  • 21:13 WIB. Kurban - Pemkab Kulon Progo mengimbau pantia pemotongan hewan kurban tidak mencuci jeroan di sungai.
  • 21:11 WIB. Asian Games - Manajer tim menembak Indonesia Sarozawato Zai meminta atlet menjauhi medsos saat hari perlombaan Asian Games 2018.
  • 21:10 WIB. BRI - BRI Cabang Serang membekali 23 siswa peserta SMN dari Kalimantan Selatan mengenai kewirausahaan dan e-commerce.
  • 21:09 WIB. TKI - Dua TKI asal NTT yang bekerja di Malaysia dipulangkan karena menderita sakit parah.
  • 21:07 WIB. Impor - DPR meminta agar pemerintah jangan lagi melakukan kebijakan impor beras.
  • 20:34 WIB. Bali - Pemerintah Bali menanti direct flight Denpasar-London setelah pembukaan kantor Konsulat Jenderal Inggris di Bali.
  • 20:33 WIB. CSR - Pos Indonesia menghentikan program pengiriman bantuan secara gratis kepada korban bencana gempa bumi Lombok.
  • 16:11 WIB. ANDI - Andira Agro menganggarkan capital expenditure sebesar Rp15 miliar sampai Rp20 miliar pada tahun ini.
  • 16:10 WIB. ANDI - Andira Agro mencatat laba bersih sebesar Rp7,07 miliar per Maret 2018.
  • 16:09 WIB. ANDI - Andira Agro mencatat penjualan bersih sebesar Rp72,43 miliar per Maret 2018.
  • 16:08 WIB. ANDI - Andira Agro membidik penjualan dapat mencapai Rp500 miliar pada 2018.

Ini Alasan Kim Jong Un Undang Presiden Korsel ke Pyongyang

Foto Berita Ini Alasan Kim Jong Un Undang Presiden Korsel ke Pyongyang
Warta Ekonomi.co.id, Seoul -

Kim Jong Un selaku Supreme Leader Korea Utara mengundang Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk mengadakan pembicaraan di Pyongyang, para pejabat Korsel mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (10/2/2018).

Pertemuan tersebut akan menjadi pertemuan pertama dan bersejarah jika kedua pemimpin Korea setuju bertemu setelah lebih dari 10 tahun.

Moon yang naik ke tampuk kekuasaan tahun lalu dan membawa kebijakan akan menyertakan lebih banyak Korut telah mendorong solusi diplomatik atas kebuntuan terkait program nuklir dan peluru kendali Korut. Undangan pribadi dari Kim disampaikan secara lisan oleh adik perempuannya Kim Yo Jong, dalam pembicaraan dan jamuan makan siang dengan Moon sebagai tuan rumah di Wisma Biru di Seoul.

Kim Jong Un ingin bertemu dengan Moon "dalam waktu dekat" dan menginginkannya berkunjung ke Korut "kapan saja sesuai kesediaannya", ungkap adiknya kepada Moon, yang mengatakan "mari ciptakan suasana untuk hal tersebut bisa terjadi," ungkap Kim Eui-kyeom selaku juru bicara Wisma Biru dalam briefing dengan wartawan.

Juru bicara kepresidenan mengatakan Moon "menerima secara praktis" undangan tersebut.

"Kami ingin melihat Anda pada waktunya nanti berada di Pyongyang", tutur Kim Yo Jong kepada Moon dalam jamuan itu, dan juga menyampaikan surat pribadi Kim Jong Un yang menyatakan "keinginan untuk memperbaiki hubungan antar-Korea," pungkas jubir Wisma Biru.

Namun, prospek pembicaraan dua pihak antara Korsel dan Korut, mungkin tidak disambut baik oleh Amerika Serikat. Washington telah menerapkan strategi menekan Pyongyang melalui sanksi-sanksi keras serta retorika pedasnya, dengan terus menuntut Korea Utara agar tidak mengembangkan senjata nuklir terlebih dulu untuk mengadakan dialog. (HYS/Ant)

Tag: Korea Utara (Korut), Korea Selatan (Korsel), Krisis Semenanjung Korea, The Democratic People's Republic of Korea, Kim Jong Un, Moon Jae-in, Amerika Serikat (AS), Donald Trump

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Aug
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading