Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:50 WIB. Beras - KPPU meminta agar pengaturan tata niaga beras dipangkas untuk memotong rantai distribusi yang panjang.
  • 05:46 WIB. Hotel -¬†Adonara Hotels Group menyiapkan investasi Rp100 miliar untuk membuka cabang hotel baru di Eropa pada 2018.
  • 05:45 WIB. Gula - PTPN X menghentikan sementara operasional giling Pabrik Gula Watoetoelis di Sidoarjo.
  • 23:40 WIB. IKM -¬†Kementerian Perindustrian mendorong pelaku IKM untuk dapat menggunakan marketplace.

Di Hong Kong, Kecelakaan Bus Tewaskan 18 Orang

Foto Berita Di Hong Kong, Kecelakaan Bus Tewaskan 18 Orang
Warta Ekonomi.co.id, Beijing -

Sedikitnya 18 tewas dan lebih dari 60 orang luka-luka saat bus tingkat yang mereka tumpangi terguling di perbukitan Hong Kong, Sabtu (10/2/2018) malam.

Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan bus terburuk di Hong Kong dalam 15 tahun terakhir, demikian tulis media lokal. Pemerintah setempat menggelar operasi kegawatdaruratan dengan mengerahkan puluhan polisi dan petugas penyelamatan untuk menyelamatkan para korban yang masih terperangkap dalam bus tingkat tersebut.

Sebanyak 15 orang pria dan seorang wanita dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sedangkan 61 penumpang lainnya dilarikan ke rumah sakit di penjuru kota itu. Sepuluh penumpang dalam kondisi kritis di rumah sakit, sedangkan 15 lainnya luka berat. Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam Cheng Yuet-ngor bergegas menuju rumah sakit untuk membesuk para korban. Dia juga menginstruksikan dibentuknya komite independen yang diketuai oleh seorang jaksa untuk melakukan penyelidikan kelaikan bus tersebut.

"Tujuannya adalah untuk memastikan keselamatan dan kelaikan sistem transportasi publik, terutama bus penumpang," tutur Lam sebagaimana dikutip South China Morning Post.

Komisaris Polisi Li Chiwai dari Kepolisian Resor New Territories Utara Hong Kong menduga kecelakaan tersebut akibat sopir menambah kecepatan saat bus menuruni lereng perbukitan sehingga kehilangan kontrol yang menyebabkan bus oleng ke kiri.

Menurut dia, petugas akan memeriksa kejiwaan sopir, kecepatan bus, dan faktor mekanik. Dia menambahkan bahwa pengemudi sedang tidak terkena pengaruh alkohol dan tidak mengalami gangguan kesehatan. Kendati penyebab kecelakaan tersebut belum diketahui secara pasti, beberapa saksi mata mengungkapkan bahwa bus rute 872 tersebut selip dalam perjalanan dari Shatin menuju Taipo Centre dengan kecepatan tinggi.

"Dia mengemudikan sangat cepat, cepat sekali, bahkan saat medan jalan menurun," ujar seorang penumpang.

Berdasarkan laporan pihak kepolisian kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 18.00 waktu setempat (17.00 WIB) dan pukul 21.30 mereka mengevakuasi para korban. General Manager Bus KMB So Waikei di lokasi kejadian mengatakan bahwa perusahaannya akan memberikan santunan sebesar 80.000 dolar HK (Rp140 juta) kepada setiap korban luka dan keluarga korban meninggal.

Menurut dia, sopir berusia 40 tahun itu bergabung di perusahaannya sejak 2014 dan bekerja paruh waktu sejak September tahun lalu.

"Tidak ada tanda-tanda dia kelelahan," kata So yang menambahkan bahwa sopir bekerja dalam sif tujuh jam selama empat hari lalu dan pada Sabtu dia baru bekerja satu jam.

So menyatakan bahwa KMB akan melakukan investigasi sendiri yang dipimpin oleh direktur independen perusahaan dan akan melaporkan hasilnya kepada Departemen Perhubungan sebulan setelah kejadian. Kecelakaan bus terburuk terjadi pada 2003 dengan jumlah korban tewas sebanyak 21 orang saat bus tingkat terjun dari jembatan Tuen Mun, Hong Kong, setelah bertabrakan dengan truk kontainer. (HYS/Ant)

Tag: Hong Kong, Kecelakaan, China (Tiongkok)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Bobby Yip

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00