Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:21 WIB. Grab - Ratusan driver Grab tuntut penghapusan potongan komisi 20% bagi aplikator.
  • 16:17 WIB. Demokrat - Jika masalah Roy dengan Kemenpora selesai, bisa kembali ke Demokrat.
  • 16:17 WIB. Demokrat - Pengunduran diri Roy Suryo hanya sementara.
  • 14:55 WIB. Gubernur NTB - Akan memanggil kepala daerah yang terdampak gempa, tuntaskan persoalan.
  • 14:54 WIB. Gubernur NTB - Bakal koordinasi dengan TGB agar tugasnya terlaksana dengan baik.
  • 14:52 WIB. Jokowi - Gubernur dan Wagub NTB baru, langsung fokus rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa.
  • 14:40 WIB. Anies Baswedan - Pengganti Sandiaga bukan diusul satu partai tapi dua yakni PKS dan Gerindra.
  • 14:32 WIB. Wagub NTB - Mundur dari Partai Demokrat karena mengikuti TGB dan ada hal lain.
  • 14:32 WIB. Wagub NTB - Saya dukung Jokowi dua periode.
  • 14:31 WIB. Wagub NTB - Saya sudah mundur dari Partai Demokrat.
  • 14:06 WIB. Jubir TKN - Prabowo saja tidak mundur dari IPSI dan HKTI.
  • 14:05 WIB. Jubir TKN - Tak ada aturan Ma'ruf harus mundur dari Ketum MUI.
  • 14:02 WIB. PKS - Terpenting ialah nama Koalisi Indonesia Adil Makmur disukai masyarakat dan menang Pilpres.
  • 14:02 WIB. PKS - Penyebutan nama Koalisi Indonesia Adil Makmur sesuai selera.
  • 13:59 WIB. Demokrat - SBY titip salam ke Jokowi, begitupun sebaliknya.

Bank Banten Siap Bantu Permodalan Sektor Berpotensi

Foto Berita Bank Banten Siap Bantu Permodalan Sektor Berpotensi
Warta Ekonomi.co.id, Serang -

Gubernur Banten Wahidin Halim meminta kepada pengelola Bank Banten agar membantu permodalan seluruh sektor berpotensi dalam meningkatkan perekonomian setempat.

"Banyak sekali potensi yang bisa digarap oleh Bank Banten, mulai dari pertanian, perikanan, peternakan dan infrastruktur. Karena potensi tersebut terhampar di seluruh wilayah Provinsi Banten," kata Wahidin Halim di Serang, Minggu (11/2/2018).

Pernyataan serupa juga disampaikan Wahidin pada rapat kerja nasional (Rakernas) Bank Banten Tahun 2018, yang digelar di Tangerang, pada 9-10 Februari, dihadiri Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa, Komisaris Utama Bank Banten Zulkarnain, Gubernur Banten Wahidin Halim yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Banten Ranta Soeharta, serta segenap jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank Banten.

Wahidin meminta kepada Bank Banten untuk melakukan terobosan dengan terus menggali potensi yang ada di Provinsi Banten. Bank Banten diharapkan memberikan dukungan permodalan maupun penyaluran kredit kepada para petani, nelayan dan peternak di wilayah Banten, sehingga dapat menumbuhkan perkembangan ekonomi di Provinsi Banten.

Sementara itu Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa berjanji akan membuktikan bahwa Bank Banten bisa menggarap potensi tersebut dengan langkah nyata. "Kami akan tindaklanjuti dengan membuat program-program sesuai arahan Gubernur, dengan memaksimalkan potensi di sektor pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, dan infrastruktur melalui program kredit serta layanan lainnya guna membantu para nelayan, petani, dan peternak di wilayah Banten," kata Fahmi.

Rakernas yang mengusung tema "Strong Fundamental on Facing The Next Level" ini, menggambarkan tekad dan harapan Bank Banten untuk mewujudkan kinerja yang semakin positif dengan dukungan permodalan yang memadai dalam menunjang pertumbuhan bisnis yang sehat serta menghadapi tantangan dan dinamika yang terjadi. Rakernas Bank Banten Tahun 2018 juga mengusung semangat "Dari Banten, Kami Bangun Indonesia".

Tujuan diselenggarakannya Rakernas Bank Banten Tahun 2018 adalah meningkatkan kualitas pertumbuhan Bank Banten guna mewujudkan harapan bersama untuk menjadi bank terbaik dan mitra terpercaya. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan arahan pada seluruh insan Bank Banten terkait dengan pencapaian target tahun 2018. "Kami juga ingin menunjukan bahwa saat ini Bank Banten betul-betul kompak, solid, dan loyal, serta memastikan bahwa arahan, rencana bisnis, dan strategi perusahaan tersampaikan dengan efektif dan optimal," katanya.

Bank Banten juga mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tujuan ingin mengetahui hambatan yang dihadapi di seluruh Kantor Wilayah, dan Kantor Cabang Bank Banten se-Indonesia. Sehingga dari sisi bisnis dan unit pendukung dapat saling memberi masukan untuk menemukan solusi guna peningkatan kinerja secara keseluruhan.

Ada pun pembahasan dari FGD yang dilakukan pada Rakernas tahun 2018 ini diantaranya adalah program Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Selain itu, jaringan ATM serta fitur layanan.

Bank Banten akan ditingkatkan khususnya di wilayah Banten untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Pertumbuhan dan kinerja Bank Banten di Tahun 2017 menunjukkan grafik yang positif. Kredit yang disalurkan, meningkat 56 persen year on year dari Rp3,2 triliun di Tahun 2016 menjadi Rp5,1 triliun di Tahun 2017. Sementara itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga, meningkat 43 persen dari Rp3,8 triliun di tahun 2016 menjadi Rp5,5 triliun di 2017, yang diikuti perbaikan komposisi peningkatan dana murah. Serta Pertumbuhan Aset yang meningkat sebesar 46 persen dari Rp5,2 triliun di tahun 2016 menjadi Rp7,6 triliun di tahun 2017.

Tag: Wahidin Halim, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Asep Fathulrahman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,991.68 3,951.90
British Pound GBP 1.00 19,685.55 19,482.04
China Yuan CNY 1.00 2,183.20 2,161.62
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,970.00 14,822.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,820.32 10,705.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,908.05 1,889.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,924.62 10,814.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.51 17,283.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.20 3,575.87
Yen Jepang JPY 100.00 13,327.99 13,192.70

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5811.790 -12.467 602
2 Agriculture 1591.302 -14.202 20
3 Mining 1906.982 13.144 46
4 Basic Industry and Chemicals 779.933 -0.140 71
5 Miscellanous Industry 1202.124 8.921 45
6 Consumer Goods 2412.224 -29.669 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.063 -6.294 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.766 15.682 69
9 Finance 1049.012 -2.325 91
10 Trade & Service 813.453 -3.458 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 200 340 140 70.00
2 PANI 108 183 75 69.44
3 SRSN 63 85 22 34.92
4 ABBA 145 195 50 34.48
5 TRIL 57 70 13 22.81
6 VIVA 139 163 24 17.27
7 MGNA 50 57 7 14.00
8 PNSE 765 850 85 11.11
9 MAMI 65 72 7 10.77
10 ALMI 320 350 30 9.38
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 252 189 -63 -25.00
2 COWL 630 515 -115 -18.25
3 GOLD 570 478 -92 -16.14
4 LCGP 140 119 -21 -15.00
5 PKPK 194 169 -25 -12.89
6 MOLI 1,265 1,105 -160 -12.65
7 CANI 204 180 -24 -11.76
8 KIOS 3,170 2,800 -370 -11.67
9 ERTX 140 124 -16 -11.43
10 FAST 1,745 1,555 -190 -10.89
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 216 226 10 4.63
2 ABBA 145 195 50 34.48
3 BBRI 2,970 2,940 -30 -1.01
4 TLKM 3,470 3,570 100 2.88
5 KPIG 740 715 -25 -3.38
6 PTBA 3,930 4,130 200 5.09
7 BBCA 23,925 24,000 75 0.31
8 NUSA 252 189 -63 -25.00
9 PGAS 1,995 2,060 65 3.26
10 BMRI 6,450 6,375 -75 -1.16