Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:51 WIB. Apple - Apple bakal rilis dua iPad Pro terbaru.
  • 12:32 WIB. Snapdragon -  Qualcomm dan Samsung mengumumkan akan membuat chipset Snapdragon 5G. 
  • 12:19 WIB. Advan - Advan G2 resmi dijual di Shopee dengan harga Rp2.499.000 plus bonus.
  • 11:59 WIB. Snapchat - Tak puas dengan update, pengguna Snapchat protes lewat petisi.
  • 11:56 WIB. Telekomunikasi - Kominfo dan operator terus imbau masyarakat lakukan registrasi kartu prabayar.
  • 11:54 WIB. XL - XL tebar internet 4G ke pelosok Sumatera dan Sulawesi.
  • 11:48 WIB. Xiaomi - Redmi Note 5 Pro ludes dalam hitungan detik.
  • 11:42 WIB. SpaceX - Falcon 9 sukses meluncur boyong satelit pemancar internet.
  • 11:40 WIB. Uber - CEO Uber Dara Khosrowshahi tepis rumor yang sebutkan operasional perusahaannya di Asia Tenggara akan dijual ke Grab.
  • 11:23 WIB. Samsung - Gartner: Samsung masih pertahankan posisi teratas dalam penjualan smartphone ke seluruh dunia.
  • 11:21 WIB. Smartphone - Lembaga riset Gartner catat ada 408 juta smartphone yang terjual sepanjang kuartal terakhir 2017.
  • 10:06 WIB. Politik - Presiden Jokowi hadiri rakernas PDIP di Bali.
  • 10:03 WIB. Nasional - Jokowi sebut program padat karya dongkrak daya beli.
  • 08:40 WIB. Gedung Putih - Dua pejabat tinggi Gedung Putih diwartakan akan segera hengkang karena hubungan yang tidak baik dengan Donald Trump.
  • 08:38 WIB. Nuklir - Otoritas Iran ancam akan keluar dari kesepakatan nuklir.

PPP: Teror di Gereja Sleman Bukan Kebetulan

Foto Berita PPP: Teror di Gereja Sleman Bukan Kebetulan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua Umum PPP M Romahurmuziy menduga penyerangan yang dilakukan oleh seseorang terhadap pastur dan jemaat Gereja Katolik St Lidwina Bedog, Sleman, Yogyakarta, dilakukan secara sistematis karena sebelumnya juga terjadi terhadap seorang ustad di Jawa Barat.

"Melihat kejadian ini begitu berantai, saya menduga ini bukan kebetulan, ini adalah serangkaian kegiatan sistematis yang ditujukan untuk mendestabilisasi situasi dan kondisi," kata Romahurmuziy atau Romi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (12/2/2018).

Dia juga menduga kejadian tersebut merupakan prakondisi atau cipta kondisi untuk mendestabilisasi Pilkada 2018 maupun Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Karena itu, dia mengingatkan kepada seluruh aparat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pemerintah khususnya Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk bisa melakukan pengawasan melekat kepada seluruh komponen komponen.

"Selain itu mereka juga harus bisa mendeteksi kejadian di lapangan sebelum peristiwa itu terjadi," ujarnya.

Romi menilai rentetan kejadian tersebut bukan sekedar fenomena orang gila "beneran" akan tetapi orang gila buatan dan bisa juga ini memang diniatkan untuk melakukan cipta kondisi akan terjadinya destabilitas pemerintahan.

Kalau itu terjadi, menurut dia, masyarakat akan dikondisikan untuk merasakan bahwa "oh ternyata kita butuh pemimpin yang kuat, kita butuh pemimpin dari yang memiliki latar belakang tertentu yang diharapkan bisa mengatasi semua kegaduhan dan instabilitas yang muncul".

"Sebagai pimpinan parpol dugaan itu tentunya didasarkan dari pengalaman sejarah karena jelang Pak Harto jatuh pada tahun 1998, cipta kondisi beraneka rupa, misalnya, operasi hitam untuk mempertahankan rezim yang menjadi korban para ulama sehingga dibutuhkan seorang pemimpin yang memiliki latar belakang kuat, yaitu Soeharto," katanya.

Menurut dia, PPP membentuk tim untuk melakukan investigasi mengenai asal-muasal kejadian itu sekaligus menelusuri apakah ini memang murni alamiah kejadian atau kejadian non alamiah yang dialamiahkan.

Tag: M Romahurmuziy, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Teror Gereja St Lidwina

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6593.060 -50.340 572
2 Agriculture 1662.795 -6.014 19
3 Mining 2016.043 7.729 44
4 Basic Industry and Chemicals 764.403 3.337 69
5 Miscellanous Industry 1342.772 -26.217 43
6 Consumer Goods 2818.345 -19.553 47
7 Cons., Property & Real Estate 536.410 -1.811 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.413 -10.945 62
9 Finance 1204.933 -13.724 90
10 Trade & Service 936.546 -8.265 133
No Code Prev Close Change %
1 BOSS 1,120 1,400 280 25.00
2 WOMF 246 306 60 24.39
3 INRU 975 1,190 215 22.05
4 RODA 150 175 25 16.67
5 ATIC 665 770 105 15.79
6 SKBM 500 570 70 14.00
7 TBMS 1,015 1,150 135 13.30
8 IDPR 905 1,000 95 10.50
9 BIPI 90 99 9 10.00
10 BSSR 2,630 2,890 260 9.89
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 67 55 -12 -17.91
2 BMSR 228 199 -29 -12.72
3 YPAS 775 695 -80 -10.32
4 GOLD 500 454 -46 -9.20
5 BGTG 165 151 -14 -8.48
6 BNBA 294 270 -24 -8.16
7 CITA 650 600 -50 -7.69
8 AHAP 178 165 -13 -7.30
9 RMBA 338 314 -24 -7.10
10 MKNT 322 300 -22 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BIPI 90 99 9 10.00
2 DEWA 65 61 -4 -6.15
3 BUMI 340 330 -10 -2.94
4 MEDC 1,365 1,460 95 6.96
5 ENRG 268 266 -2 -0.75
6 PGAS 2,720 2,660 -60 -2.21
7 TLKM 4,070 4,010 -60 -1.47
8 BBRI 3,800 3,770 -30 -0.79
9 BRMS 90 90 0 0.00
10 UNTR 37,000 35,875 -1,125 -3.04