Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:51 WIB. Mandiri - Sekitar 600 investor dan pelaku bisnis dari dalam dan luar negeri akan menghadiri MIF 2019.
  • 21:48 WIB. Holding BUMN - Pembentukan holding masih menunggu inisiatif Kementerian BUMN.
  • 19:46 WIB. BNI - BNI mengelola dana wealth management sebesar Rp128,5 triliun di tahun 2018.
  • 19:45 WIB. BNI - Komposisi transaksi melalui e-channel BNI sudah mencapai sekitar 92%.
  • 19:35 WIB. WIKA - WIKA akan melakukan penawaran IPO melalui WIKA Realty dengan target proceeds sekitar Rp2 trliun.
  • 19:23 WIB. WIKA - WIKA menganggarkan capex Rp715 miliar untuk pengembangan kawasan dan TOD 2019.
  • 19:21 WIB. PTPP - Total investasi untuk proyek TOD PT PP sekitar Rp550 miliar.
  • 19:19 WIB. PTPP - PT PP menyiapkan investasi sekitar Rp250 miliar untuk pengembangan proyek TOD pada 2019.
  • 19:18 WIB. NYIA - Menhub berencana membuat kereta api jarak jauh berhenti di stasiun kereta Bandara NYIA.
  • 19:16 WIB. Waskita - Waskita akan melakukan kajian bersama dengan KAI untuk rencana pengembangan TOD.
  • 19:14 WIB. BNI - BPK meminta BNI untuk membantu distribusi KIP kepada penerimanya.
  • 19:14 WIB. PGN - Jumlah pelanggan yang akan dikelola PGN pada 2019 direncanakan mencapai 244.043 pelanggan.
  • 19:13 WIB. PGN - Dari segmen usaha transmisi gas, PGN menargetkan 2.156 MMSCFD sepanjang 2019.
  • 19:13 WIB. PGN - PGN Group mematok target mampu menggarap lini niaga gas bumi hingga 935 BBTUD.
  • 19:13 WIB. Pertamina - Selain gugatan pidana, Pertamina akan digugat juga secara perdata oleh KLHK.

Cagub PDIP: Peternak Sapi Harus Berkolaborasi

Foto Berita Cagub PDIP:  Peternak Sapi Harus Berkolaborasi
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Peternak sapi mempunyai peranan penting dalam memproduksi asupan makanan sehat bagi masyarakat, sehingga perlu ada campur tangan pemerintah dalam membantu pengembangan usahanya salah satunya melalui koperasi.

Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanuddin mengaku siap membantu usaha peternak sapi yang ada di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, agar berkembang lebih luas dan mampu memproduksi susu yang lebih besar. 

"Kita harus memperhatikan dari awal para peternaknya, seperti permodalan, Kesejahteraan para peternak, salah satunya melalui koperasi," ungkapnya saat melakukan kunjungan ke Kantor Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (12/2/2018).

Kang Hasan sapaan Cagub PDIP Jabar mengungkapkan, selain susu, aspek lain juga bisa dimanfaatkan seperti kotoran sapi yang dijadikan sebagai energi biogas. Sehingga akan memberikan manfaat yang lebih banyak bagi para peternak.

"Limbah kotoran sapi juga kan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain seperti biogas, dan apa yang bisa dibantu saya akan bantu" ungkap Hasan.

Dia menginginkan agar koperasi semacam itu, harus terus dihidupkan bukan hanya untuk peternak, tetapi juga bagi petani, buruh dan lainnya. Sehinga masyarakat yang ada dikalangan bawah mampu meningkatkan taraf perekonomiannya. 

"Harus ada tangan pemerintah untuk mengangkat harkat martabat rakyat dan Meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah," ujar Hasan.

Adapun, Ketua KPSBU Lembang Dedi Setiadi menyambut baik kebijakan Cagub PDIP tersebut yang siap membantu mengembangkan koperasi di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bandung Barat. Ia menilai, dengan kepedulianya terhadap masyarakat bawah, merupakan pemimpin yang dibutuhkan oleh Jawa Barat.

"Jawa Barat membutuhkan pemimpin yang tegas, cerdas dan mempunyai kepedulian terhadap masyarakat bawah seperti Kang Hasan, insya Allah berkah dan sukses," pungkasnya.

Tag: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Jawa Barat (Jabar), Tubagus Hasanuddin

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6450.834 2.678 627
2 Agriculture 1642.122 58.830 21
3 Mining 1896.174 15.254 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.201 0.505 71
5 Miscellanous Industry 1423.572 -19.807 46
6 Consumer Goods 2599.505 -7.787 51
7 Cons., Property & Real Estate 465.509 -6.115 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.795 5.554 71
9 Finance 1239.207 4.959 91
10 Trade & Service 794.825 -2.264 155
No Code Prev Close Change %
1 NATO 175 236 61 34.86
2 CLAY 306 382 76 24.84
3 SQMI 382 476 94 24.61
4 YPAS 575 710 135 23.48
5 HEXA 2,920 3,600 680 23.29
6 BNLI 705 855 150 21.28
7 VOKS 250 300 50 20.00
8 INRU 785 910 125 15.92
9 KMTR 334 382 48 14.37
10 DSSA 15,600 17,825 2,225 14.26
No Code Prev Close Change %
1 MTSM 206 157 -49 -23.79
2 AGRS 490 402 -88 -17.96
3 PADI 1,090 920 -170 -15.60
4 CANI 248 210 -38 -15.32
5 NAGA 280 240 -40 -14.29
6 SKYB 160 142 -18 -11.25
7 AKSI 394 350 -44 -11.17
8 PLIN 3,400 3,040 -360 -10.59
9 KIOS 2,000 1,790 -210 -10.50
10 MYTX 105 94 -11 -10.48
No Code Prev Close Change %
1 HOME 150 144 -6 -4.00
2 BUMI 174 174 0 0.00
3 ERAA 2,310 2,240 -70 -3.03
4 BNLI 705 855 150 21.28
5 PNLF 296 296 0 0.00
6 ASII 8,475 8,325 -150 -1.77
7 BHIT 69 68 -1 -1.45
8 BBRI 3,820 3,800 -20 -0.52
9 SSMS 1,205 1,210 5 0.41
10 INDY 2,180 2,130 -50 -2.29