Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 04:41 WIB. New York - The dollar was last up 0.56 percent at 106.80 yen on Monday (21/5).
  • 04:40 WIB. New York - U.S. crude futures were up 91 cents at $72.19 after touching $72.33 on Monday (21/5).
  • 04:39 WIB. London - Brent crude futures gained 55 cents to trade at $79.06 by 2:19 p.m. on Monday (21/5).
  • 04:37 WIB. New York - The Nasdaq gained 39.70 points (0.54 per cent) to hit 7,394.04 on Monday (21/5).
  • 04:17 WIB. New York - The broader S&P 500 rose 20.04 points (0.74 per cent) to 2,733.01 on Monday (21/5).
  • 04:12 WIB. New York - The benchmark Dow Jones Industrial Average finished up 298.20 points, adding 1.21 per cent to close at 25,013.29 on Monday (21/5).
  • 21:46 WIB. Politik - SBY sebut reformasi bisa terjadi lagi di masa depan.
  • 21:46 WIB. Politik - Moeldoko klaim Jokowi akan tetap jalankan agenda reformasi.
  • 21:45 WIB. Nasional - Jokowi kembali tegaskan dirinya bukan kader PKI.
  • 21:44 WIB. Politik - Pansus sebut Densus 88 belum sepakat soal definisi terorisme.
  • 21:21 WIB. MBAP - Mitrabara Adiperdana menyetujui untuk membagikan dividen final sebesar Rp404,99 miliar.
  • 21:21 WIB. CPIN - Charoen Pokphand mencatat laba operasional tumbuh 64% menjadi Rp1,4 triliun per Maret 2018.
  • 21:15 WIB. Pegadaian - Sejumlah Pegadaian di Bekasi belum menunjukkan peningkatan permintaan pembiayaan pada awal Ramadan ini.
  • 21:14 WIB. CPIN - Charoen Pokphand mencatat laba kotor naik sebesar 41% menjadi Rp1,99 triliun per Maret 2018.
  • 21:14 WIB. Nasional Re - PT Reasuransi Nasional Indonesia bidik pertumbuhan premi dan laba bersih di kisaran 15% sepanjang 2018.

Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Sulsel Meningkat 1,11 Persen

Foto Berita Industri Manufaktur Besar dan Sedang di Sulsel Meningkat 1,11 Persen
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Kinerja industri manufaktur besar dan sedang di Sulsel memperlihatkan tren positif pada triwulan IV-2017. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya pertumbuhan hingga 1,11 persen bila dibandingkan periode triwulan III-2017. Yang cukup membanggakan, torehan Sulsel kali ini berada di atas angka nasional yang mengalami pelemahan. 
 
"Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan IV-2017 mengalami kenaikan 1,11 persen jika dibandingkan triwulan sebelumnya. Sulsel berada di atas angka pertumbuhan nasional yang turun sebesar 0,59 persen," kata Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, Selasa, (13/2/2018).
 
Menurut Nursam, industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan IV-2017 bahkan mengalami kenaikan 7,65 persen bila dibandingkan triwulan yang sama pada tahun lalu. Lagi-lagi, sambung dia, capaian Sulsel tersebut berada di atas angka pertumbuhan nasional sebesar 5,15 persen pada periode yang sama. 
 
"Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada 2017 dibandingkan 2016, baik Sulsel maupun nasional, mengalami kenaikan masing-masing sebesar 5,69 persen dan 4,74 persen," kata Nursam. 
 
Pertumbuhan positif dari industri manufaktur besar dan sedang tidak diikuti skala mikro dan kecil. Pada triwulan IV-2017, produksi industri manufaktur mikro dan kecil mengalami penurunan sebesar 1,03 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Capaian Sulsel masih berada di bawah pertumbuhan secara nasional yang turun sebesar 0,21 persen. 
 
Terlepas dari penurunan secara triwulanan, industri manufaktur mikro dan kecil masih mengalami kenaikan sebesar 2,51 persen secara tahunan. Itu bila capaian pada triwulan IV 2017 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Sayangnya, kenaikan yang tidak signifikan itu menempatkan Sulsel masih di bawah angka nasional sebesar 4,59 persen.  
 
"Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil pada 2017 dibandingkan 2016, Sulsel mengalami penurunan sebesar 0,01 persen," pungkasnya.

Tag: industri manufaktur, Badan Pusat Statistik (BPS), Nursam Salam

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/M Agung Rajasa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5733.854 -49.456 581
2 Agriculture 1544.033 34.109 19
3 Mining 1908.397 21.577 44
4 Basic Industry and Chemicals 757.643 -4.711 69
5 Miscellanous Industry 1155.231 2.164 44
6 Consumer Goods 2362.984 -16.826 45
7 Cons., Property & Real Estate 447.090 -2.643 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 985.528 -14.959 64
9 Finance 999.500 -19.108 92
10 Trade & Service 894.918 -2.039 139
No Code Prev Close Change %
1 FORZ 334 416 82 24.55
2 MITI 84 101 17 20.24
3 WOOD 462 545 83 17.97
4 GOLD 412 486 74 17.96
5 DEFI 940 1,100 160 17.02
6 TRIL 77 89 12 15.58
7 BUKK 1,550 1,700 150 9.68
8 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
9 BIMA 76 83 7 9.21
10 ALMI 292 318 26 8.90
No Code Prev Close Change %
1 KONI 308 252 -56 -18.18
2 ETWA 88 74 -14 -15.91
3 UNIT 320 270 -50 -15.62
4 IKAI 505 446 -59 -11.68
5 LPIN 1,015 910 -105 -10.34
6 ESSA 276 250 -26 -9.42
7 GOLL 82 76 -6 -7.32
8 APLI 107 100 -7 -6.54
9 BPFI 535 500 -35 -6.54
10 TOBA 2,330 2,180 -150 -6.44
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,940 2,760 -180 -6.12
2 WOOD 462 545 83 17.97
3 BMTR 540 540 0 0.00
4 ERAA 2,150 2,350 200 9.30
5 ADRO 1,905 1,950 45 2.36
6 KREN 660 655 -5 -0.76
7 PTBA 3,690 3,830 140 3.79
8 BMRI 6,800 6,675 -125 -1.84
9 PGAS 1,980 1,935 -45 -2.27
10 TLKM 3,490 3,420 -70 -2.01