Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:12 WIB. Mandiri - Mandiri memantau permohonan PKPU yang diajukan kepada PT Tirta Amarta Bottling Company.
  • 06:10 WIB. Pertamina - Kualitas kredit Pertamina bisa mendukung belanja modal yang lebih tinggi.
  • 06:09 WIB. BNI - Sampai kuartal III-2018 BNI berhasil mencatat realisasi pertumbuhan kredit sebesar 15,6% secara yoy.
  • 06:07 WIB. Len - Len Industri telah membangun 383 unit perangkat BTS tenaga surya melalui anak perusahaannya, Sei.
  • 06:05 WIB. Len - Len Industri raih penghargaan Solar Power Portal Award 2018.
  • 05:57 WIB. Mandiri - Prospek bisnis Mandiri hingga akhir tahun diprediksi terus meningkat.
  • 05:55 WIB. Sucofindo - Sucofindo menjalin kerja sama dengan empat BUMN untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

Lagi, Jonan Cabut 22 Aturan yang Hambat Investasi

Foto Berita Lagi, Jonan Cabut 22 Aturan yang Hambat Investasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali mencabut sejumlah aturan yang dinilai bisa menghambat investasi. Pekan lalu, Kementerian ESDM mencabut 32 aturan. Sekarang, 22 regulasi dihilangkan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, pencabutan sejumlah aturan tersebut untuk mendorong investasi di sektor migas dan mineral yang tahun ini ditargetkan mencapai USD50 miliar. Target ini naik dua kali lipat dibanding realisasi tahun 2017 sebesar USD26 miliar.

"Kami kembali melakukan pengurangan atau pencabutan banyak peraturan. Total yang dicabut 22 (peraturan). Kita mencabut lagi peraturan-peraturan, baik peraturan menteri, keputusan menteri maupun juklak-juklak, aturan perizinan dan peraturan kerja, baik di direktorat jenderal maupun di SKK Migas, itu sekarang kita cabut," ujar Jonan di Jakarta, Senin (12/2/2018)

Lebih rinci Jonan menjelaskan di sektor minyak dan gas (migas) ESDM menyederhanakan dari 10 menjadi 7 peraturan, juga dari 2 aturan yang mengatur bidang ketenagalistrikan dipangkas menjadi 1.

Di bidang mineral dan batu bara dari 6 menjadi 1, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dari 6 menjadi 2, serta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dari 27 menjadi 18 regulasi.

"Minggu depan akan kita review lagi, nanti bertahap akan ada yang dicabut lagi," ujarnya. Melalui proses penyederhanaan peraturan, kata Jonan, target investasi bisa terpenuhi. 

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan regulasi tentang penyaluran BBM dan elpiji, misalnya, yang sebelumnya diatur terpisah dalam Permen ESDM 16/2011 dan Permen ESDM 26/2009, kemudian digabung dalam Rancangan Permen ESDM tentang Kegiatan Penyaluran Bahan Bakar Minyak, Bahan Bakar Gas, dan Liquified Petroleum Gas.

"Contoh, mau jadi penyalur Pertamina, kemarin ribet (merepotkan). Mesti ngelamar dulu ke Pertamina, kemudian Pertamina bikin kerja sama, diseleksi baru kirim ke Ditjen Migas. Ditjen Migas bisa proses 14 hari setuju atau tidak. Sekarang, penyalur tidak perlu," kata Ego.

Ia menjelaskan pengajuan izin SPBU atau penyalur BBM dan elpiji kini tidak perlu melewati persetujuan Ditjen Migas, tetapi langsung ke Pertamina. Sebelumnya, perusahaan yang hendak mengajukan izin SPBU atau menjadi penyalur Pertamina juga harus memiliki 31 sertifikat perizinan. Akan tetapi, dalam rancangan Permen ESDM yang baru ini hanya membutuhkan satu persetujuan layak operasi.

Tag: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, Ego Syahrial

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/Widodo S Jusuf

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,069.51 4,028.57
British Pound GBP 1.00 19,946.12 19,746.03
China Yuan CNY 1.00 2,205.21 2,183.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,268.00 15,116.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,849.44 10,739.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,947.25 1,927.84
Dolar Singapura SGD 1.00 11,081.43 10,967.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,573.47 17,397.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,672.84 3,632.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,569.14 13,432.86

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5840.435 3.144 610
2 Agriculture 1570.332 -4.068 20
3 Mining 1918.413 8.447 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.577 0.126 70
5 Miscellanous Industry 1252.288 -2.704 45
6 Consumer Goods 2470.043 -1.914 49
7 Cons., Property & Real Estate 411.035 1.920 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1064.616 17.661 70
9 Finance 1050.751 -3.316 91
10 Trade & Service 788.480 -4.485 147
No Code Prev Close Change %
1 MINA 472 585 113 23.94
2 MPRO 254 314 60 23.62
3 IBFN 324 400 76 23.46
4 BCAP 135 159 24 17.78
5 DART 250 294 44 17.60
6 UNIC 3,400 3,930 530 15.59
7 SKYB 138 159 21 15.22
8 LPGI 3,550 4,050 500 14.08
9 SHIP 950 1,065 115 12.11
10 MYTX 126 138 12 9.52
No Code Prev Close Change %
1 NICK 159 140 -19 -11.95
2 MAYA 8,150 7,275 -875 -10.74
3 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
4 PBSA 770 690 -80 -10.39
5 INCF 125 114 -11 -8.80
6 JKON 505 466 -39 -7.72
7 BMAS 368 340 -28 -7.61
8 MMLP 530 490 -40 -7.55
9 INCI 610 565 -45 -7.38
10 VINS 96 89 -7 -7.29
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 362 18 5.23
2 LPPF 5,625 5,025 -600 -10.67
3 KPIG 135 138 3 2.22
4 PGAS 2,270 2,340 70 3.08
5 ISAT 2,680 2,840 160 5.97
6 PTBA 4,540 4,610 70 1.54
7 PNLF 286 288 2 0.70
8 FREN 99 105 6 6.06
9 BBCA 23,375 23,150 -225 -0.96
10 WSKT 1,540 1,600 60 3.90