Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Hukum - Sidang perdana PK Ahok digelar, Senin (26/2).
  • 09:07 WIB. Daerah - Polisi Jabar siap jaga para Ulama.
  • 09:07 WIB. Nasional - Ketua NU Jabar berharapĀ lahirkan pemimpin pembawa perubahan.
  • 09:06 WIB. Pilgub Jabar - Ridwan Kamil gencar lawan politik uang.
  • 20:32 WIB. Iran - Donald Trump menyatakan sikap Rusia dan Iran soal krisis Suriah memalukan.
  • 20:31 WIB. Suriah - AS ragukan Suriah akan patuhi resolusi DK PBB soal gencatan senjata.
  • 20:30 WIB. Yerusalem - AS diwartakan akan pindahkan kedubes di Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei 2018.
  • 20:29 WIB. Ghouta - Rusia tuding AS berperan dalam tingkatkan krisis di Ghouta, Suriah.
  • 20:27 WIB. OlimpiadeĀ - Ivanka Trump hadiri penutupan Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan.
  • 20:22 WIB. Amerika Serikat - Turki: AS bersikeras rusak proses perdamaian di Timur Tengah.
  • 20:23 WIB. Netanyahu - Benjamin Netanyahu kembali diinterogasi oleh polisi Israel atas dugaan tindak korupsi.
  • 20:24 WIB. Ghouta - Lebih dari 500 warga tewas di Ghouta Timur dalam sepekan.
  • 20:25 WIB. Korea Utara - Kedatangan pejabat tinggi Korea Utara ke Korsel disambut dengan aksi unjuk rasa.
  • 20:26 WIB. China - Otoritas China desak AS batalkan sanksi baru yang ditujukan kepada Korea Utara.

Java Preanger Gunung Tilu, Kopi Nusantara Bercita Rasa Ekspor

Foto Berita Java Preanger Gunung Tilu, Kopi Nusantara Bercita Rasa Ekspor
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kopi Sigarar Untang, Java Preanger Gunung Tilu, Pangalengan, Kabupaten Bandung telah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda, dimana proses penanamannya merupakan bagian dari Tanam Paksa. Secara tidak langsung, kopi itu menjadi bagian dari sejarah Indonesia yang tidak diketahui oleh banyak orang. Biji kopi hasil panen para petani di kala itu diekspor ke seluruh dunia oleh Belanda dan sempat mendapat julukan A Cup of Java.

Jenis kopi inilah yang dihasilkan Koperasi Produsen Kopi Margamulya di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dengan demikian, Pangalengan bukan hanya teh, tetapi juga pusat perkembangan kopi penting dalam sejarah yakni kopi Java Preanger yang kini kembali mendunia.

Ketua Koperasi Produsen Kopi Margamulya Mochamad Aleh Setiapermana mengatakan, pihaknya bersama 200 anggota petani kopi bisa menghasilkan 100 ton biji kopi setiap musim panennya yang dimulai ketika musim kemarau.

"Dalam satu hari, buah ceri merah kopi yang diolah oleh Koperasi Produsen Kopi Margamulya mencapai 5 ton per hari," kata Pak Aleh saat di temui di lokasi Koperasi Produsen Kopi Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).

Dengan hasil tersebut, kini Pak Aleh menjadi supplier kopi untuk berbagai kafe terkemuka di Indonesia, termasuk di antaranya Filosofi Kopi. Salah satu sudut pabrik pengolahan kopi di Koperasi Produsen Kopi Margamulya juga dijadikan lokasi shooting film yang sempat hit itu.

"Excelso kita ngirim juga ke sana, terus ke Filosofi Kopi, kang Rio Dewanto sering juga ke sini, home base-nya kan di sini. Kalau ke Bandung, mulai Bengras kopi, Armor kopi, MJ kopi, Serasi kopi, Aroma Kopi ya ngambil juga di sini," ucapnya.

Tidak hanya di dalam negeri, Kopi Sigarar Untang ini sudah dapat dinikmati oleh orang asing sejak Aleh mengekspor biji kopinya ke Jepang. Ekspor dilakukan melalui Perusahaan Mitsubishi Corporation. Dalam waktu dekat, biji kopinya juga akan diekspor ke Amerika Serikat sehingga prospek penjualan ke depannya akan semakin cemerlang.

"Dari total 100 ton, sebanyak 80 ton diekspor ke luar negeri. Sisanya, 20 ton untuk kebutuhan domestik. Untuk ekspor dihargai Rp135 ribu per kilogramnya, sedangkan untuk domestik setengahnya dari harga itu," ucapnya.

Ketenaran dan prospek penjualan tentunya tidak lepas dari cita rasa yang membuat kangen lidah penikmatnya. Berdasarkan hasil kompetisi dan hasil uji cita rasa di Puslitkoka Jember, kopi hasil olah biji kopi produksi di daerah Pangalengan memiliki rasa spicy khas rempah-rempah terselip di dalam setiap seruputnya bila tidak dicampur gula.

"Ada rasa pedas di ujung lidah bisa dirasakan, tapi jangan pakai gula dulu. Kita menyarankan untuk kesehatan kopi asli lah (tanpa gula)," tandas Pak Aleh.

Kini berkat keberhasilannya, Koperasi Produsen Kopi Margamulya menjadi naungan dan tempat bergantung warga sekitar untuk tetap produktif di kampung halamannya. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi pindah ke pusat kota untuk mencari pekerjaan atau tak perlu lagi bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Hal ini lantaran Koperasi Produsen Kopi Margamulya memiliki omzet sebesar Rp500 juta setiap bulannya.

Tag: Java Preanger Gunung Tilu, Koperasi Produsen Kopi Margamulya, Mochamad Aleh Setiapermana, Entrepreneur

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00