Portal Berita Ekonomi Selasa, 07 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,04% di akhir sesi II.
  • 13:33 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,09 USD/barel.
  • 13:31 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,56 USD/barel.
  • 13:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1303 USD/EUR.
  • 13:24 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2489 USD/GBP.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Yen pada level 107,56 JPY/USD.
  • 13:18 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.784 USD/troy ounce.

EPOA Dukung Indonesia Soal Diskriminasi Sawit oleh Eropa

EPOA Dukung Indonesia Soal Diskriminasi Sawit oleh Eropa
WE Online, Jakarta -

Aliansi asosiasi industri minyak sawit Eropa (European Palm Oil Alliance/EPOA) mendukung Indonesia menentang diskriminasi terhadap minyak kelapa sawit yang mendapat usulan penolakan oleh parlemen Uni Eropa.

Ketua EPOA Frans Claassen seusai pertemuan dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) di Jakarta, Selasa, menegaskan larangan masuknya produk minyak sawit tidak sesuai prinsip World Trade Organization (WTO), juga berseberangan dengan komitmen Eropa mendukung industri yang berkelanjutan.

"Atas nama industri minyak sawit, kami meminta persaingan yang sehat. Kami menentang diskriminasi terhadap produk minyak nabati tertentu seperti kelapa sawit," katanya.

Claassen memahami peran penting industri minyak kelapa sawit bagi Indonesia sebagai salah satu negara penghasil. Industri tersebut telah berkontribusi begitu besar terhadap perekonomian Tanah Air. Pengembangan industri minyak sawit berkelanjutan juga menjadi salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang dijunjung dunia.

"Larangan impor (minyak sawit) akan jadi langkah mundur dalam pengembangan minyak sawit berkelanjutan," tuturnya.

Dengan kondisi yang mengancam minyak sawit seperti itu, EPOA yang memiliki mitra industri di Eropa dan bermitra dengan produsen minyak sawit akan melakukan upaya lobi agar usulan larangan produk minyak sawit bisa dihentikan.

Claassen menjelaskan hingga saat ini lobi telah dan terus dilakukan lantaran saat ini proses usulan parlemen akan dibahas dengan Komisi Eropa.

Ia menambahkan, dukungan dari negara-negara penghasil minyak sawit seperti Indonesia dan Malaysia juga dibutuhkan dalam upaya tersebut, termasuk dukungan dari industri di Eropa yang masih mendukung minyak sawit.

"Kita masih perlu meningkatkan upaya agar punya strategi yang lebih kuat untuk memberi tahu masyarakat Eropa seperti apa kelapa sawit itu, kenapa kita menggunakannya, karena sebagian besar masyarakat di sana tidak pernah tahu bentuknya dan industrinya seperti apa," katanya.

Direktur Eksekutif Gapki Danang Giriwardana dalam kesempatan yang sama menyambut baik dukungan EPOA terhadap produk minyak sawit Indonesia. Ia menyetujui bahwa larangan impor minyak sawit ke Eropa akan membahayakan sekitar 4,6 juta petani Indonesia.

"Target larangan itu juga akan membuat SDGs di Indonesia dan Malaysia tidak akan tercapai hanya gara-gara kepedulian yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya," katanya.

Padahal, lanjut Danang, keberlanjutan industri minyak sawit sudah akan dapat dicapai dalam beberapa tahun ke depan.

"Kami akan meningkatkan upaya keberlanjutan secara lebih baik dalam waktu cepat," ujarnya.

Baca Juga

Tag: Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), EPOA (European Palm Oil Alliance), Sawit

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Syifa Yulinnnas

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.90 3,834.33
British Pound GBP 1.00 18,157.44 17,975.33
China Yuan CNY 1.00 2,073.04 2,051.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,528.28 14,383.72
Dolar Australia AUD 1.00 10,124.76 10,021.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,874.62 1,855.94
Dolar Singapura SGD 1.00 10,436.98 10,330.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,440.20 16,270.86
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.00 3,365.40
Yen Jepang JPY 100.00 13,533.56 13,395.16
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4988.866 15.072 695
2 Agriculture 1045.460 10.258 22
3 Mining 1286.898 18.399 48
4 Basic Industry and Chemicals 757.405 6.942 80
5 Miscellanous Industry 875.383 0.445 52
6 Consumer Goods 1815.510 0.031 57
7 Cons., Property & Real Estate 319.383 -1.778 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 894.669 -2.909 78
9 Finance 1078.408 5.109 93
10 Trade & Service 606.641 1.044 173
No Code Prev Close Change %
1 UANG Tbk. 125 168 43
2
3
4
5
6
7
8
9
10
No Code Prev Close Change %
1 AMFG Tbk. 2,860 2,660 -200
2
3
4
5
6
7
8
9
10
No Code Prev Close Change %
1 TOWR Tbk. 1,090 1,110 20
2
3
4
5
6
7
8
9
10