Portal Berita Ekonomi Minggu, 18 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 02:47 WIB. Pelindo I - Pelindo I launching E-Berthing di Tanjung Pinang.
  • 02:45 WIB. PLN - PLN akan pasok listrik ke 16 kecamatan di Sumut melalui PLTP Sorik Merapi.
  • 02:44 WIB. PLN - PT PLN putus jaringan listrik ke WTP akibat BLUD SPAM Nagekeo menunggak rekening listrik selama dua bulan.
  • 23:43 WIB. Citilink - Citilink jadi LCC Asia pertama raih 4-Star Airline dari Skytrax.
  • 23:42 WIB. Citilink - Citilink Indonesia perluas jaringan teknologi digital.
  • 23:41 WIB. KA - Kemenhub akan menutup 292 lintasan sebidang kereta liar hingga akhir Februari 2018.
  • 23:40 WIB. KA - Lonjakan penumpang tak terlihat di Stasiun Kereta Api Cilacap pada libur Imlek.
  • 23:37 WIB. KA - Jadwal perjalanan 9 kereta api terganggu akibat jalur rel di Jateng longsor.
  • 23:36 WIB. Pegadaian - Pegadaian gandeng MUI dan OJK untuk tingkatkan literasi keuangan syariah.
  • 23:34 WIB. Pegadaian - Produk Pegadaian Syariah mulai dikenalkan di beberapa ponpes Jatim.
  • 23:28 WIB. Pelindo - PT Pelindo IV jalin kerja sama dengan PT Pelindo III di bidang teknologi informasi.
  • 23:27 WIB. Jasa Marga - PT Jasa Marga lakukan uji coba mobile reader di gerbang tol Cililitan 2.
  • 23:26 WIB. Pelindo I - Pelindo I terapkan layanan E-Berthing untuk tekan pungli di pelabuhan.
  • 23:20 WIB. PLN - PLN menghentikan sementara pembelian tenaga listrik dari PT Bekasi Power. 
  • 23:19 WIB. AP I - AP I buka lelang terbatas proyek pembangunan Bandara Kulon Progo.

Bamsoet Sukses Mediasi Fraksi-Fraksi di DPR dan Pemerintah

Foto Berita Bamsoet Sukses Mediasi Fraksi-Fraksi di DPR dan Pemerintah
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berhasil memediasi fraksi-fraksi di DPR RI dengan Menteri Kominfo yang mencapai kesepakatan pada kendala pembahasan RUU Penyiaran. Mediasi dilakukan Bambang Soesatyo dalam pertemuan informal yang dihadiri oleh pimpinan fraksi di DPR RI serta Menteri Kominfo Rudiantara, di ruang kerja ketua DPR RI, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

Melalui pertemuan informal tersebut, Bambang Soesatyo mempertemukan kedua pihak yang sempat mengalami "deadlock" pada pembahasan RUU Penyiaran. Pada pertemuan rutin antara ketua DPR RI dan pimpinan fraksi-fraksi tersebut, Bambang Soesatyo sebagai ketua DPR RI mengundang Menteri Kominfo Rudiantara sebagai wakil Pemerintah untuk hadir.

"Pertemuan informal pada hari ini, membahas beberapa persoalan, tapi agenda utamanya adalah membahas RUU Penyiaran yang mengalami kendala," kata Bambang Soesatyo seperti dikutip melalui siaran persnya.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, pada pembahasan RUU Penyiaran mengalami "deadlock" karena adanya perbedaan pandangan antara DPR RI dan Pemerintah perihal penyiaran pada media televisi, apakah menggunakan sistem "single mux" atau "multi mux". Perbedaan pandangan itu, kata Bambang, perlu diselesaikan sehingga pembahasan RUU Penyiaran dapat segera diselesaikan secara bijaksana.

Pada pertemuan informal tersebut, terjadi diskusi dan pemaparan argumen, maupun aspirasi dari stakeholder.

"Setelah melalui diskusi dan berusaha saling menyamakan pandangan, akhirnya dicapai kesepakatan akan menggunakan sistem "hybrid multiplexing", yakni campuran antara sistem "single mux" dan "multi mux"," katanya.

Menurut Bambang, setelah dicapai kesepakatan melalui jalan tengah, penerapannya nanti juga akan menggunakan hal yang baik dari sistem "single mux" dan "multi mux".

Kesepakatan tersebut, kata dia, dapat memenuhi rasa keadilan bagi semua pihak, baik bagi negara maupun para pelaku usaha industri penyiaran sama-sama diuntungkan. Menteri Kominfo Rudiantara usai pertemuan menyatakan mengapresiasi kesepakatan pada pertemuan informal tersebut. Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, Rudiantara berharap RUU Penyiaran dapat segera diselesaikan.

Pada pertemuan informal tersebut, disepakati juga sudah tidak cukup waktu untuk menyelesaikan pembahasan RUU Penyiaran pada masa persidangan ini, karena sudah akan ditutup pada Rabu (14/2) besok. Padahal, pembahasan RUU Penyiaran tersebut perlu disepakati dulu pada tingkat Badan Legislasi dan kemudian dibawa Badan Musyawarah untuk dijadwalkan di bawa ke rapat paripurna. Setelah penjadwalan di Badan Musyawarah, baru kemudian di bawa ke rapat paripurna.

"RUU Penyiaran sebagai RUU inisiatif DPR, akan kita bahas pada masa sidang selanjutnya," katanya.

Tag: Bambang Soesatyo, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Ant

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,636.51 3,600.15
British Pound GBP 1.00 19,101.38 18,905.50
China Yuan CNY 1.00 2,150.15 2,128.71
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,638.00 13,502.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,816.30 10,707.09
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,743.52 1,726.07
Dolar Singapura SGD 1.00 10,380.58 10,273.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,988.86 16,818.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,505.91 3,466.50
Yen Jepang JPY 100.00 12,792.42 12,661.29

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
5 href="testing_ab/" />testing_ab/ - Sep
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading