Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:08 WIB. BRI - Transaksi remitansi di BRI capai Rp827 triliun sepanjang 2017.
  • 19:07 WIB. BRI - BRI tawarkan 3 promo bunga KPR: 6% fixed 1 tahun, 6,75% fixed 3 tahun, dan 7,25% fixed 5 tahun.
  • 19:05 WIB. Asuransi - Generali Indonesia optimistis pamor unitlink bisa naik dua digit.
  • 19:03 WIB. Bank Mandiri - Bank Mandiri targetkan KPR 2018 tumbuh 15%.
  • 19:02 WIB. Pertagas - Pertagas Niaga pasok gas ke industri Kuala Tanjung.
  • 19:01 WIB. BTN - BTN bakal menekan biaya dana pihak ketiga hingga di bawah 5%.
  • 19:00 WIB. Pertamina - Pertamina ajak pebalap Indonesia tradisikan aman berkendara.
  • 18:58 WIB. Bank Mandiri - Nilai NPL ruko di Bank Mandiri di atas rata-rata NPL properti, yaitu diatas 2%.
  • 18:56 WIB. Bank Mandiri - Bank Mandiri akan luncurkan KPR khusus milenial.
  • 18:55 WIB. Bank Mandiri - Bank Mandiri tawarkan bunga promo KPR 5,55%.
  • 18:29 WIB. Nasional - Jokowi: Butuh 7 tahun tuntaskan sungai Citarum.
  • 17:41 WIB. Lebanon - Menlu Retno akan kunjungi Lebanon guna bertemu dengan pasukan perdamaian Indonesia untuk PBB.
  • 17:40 WIB. Ghouta - Sekjen PBB desak agar serangan di Ghouta, Suriah segera dihentikan.
  • 17:39 WIB. Mahmoud Abbas - Hamas: pidato Mahmoud Abbas di depan DK PBB gagal refleksikan konsensus nasional.
  • 17:35 WIB. Yaman - PBB: 66 orang meninggal dunia akibat wabah difteri di Yaman.

C-Suite Leadership

Foto Berita C-Suite Leadership
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Mungkin kita sudah cukup sering mendengar istilah C-Suite Leadership. Terminologi slang ini merujuk pada konsep kepemimpinan yang melibatkan kelompok eksekutif pada level C, mulai dari CEO, CMO, CFO, CIO, dan seterusnya. Pemahaman terkait functional knowhow dan technical skill mungkin sudah tidak cukup memadai pada level ini. Dibutuhkan lebih banyak kemampuan leadership skill dan business expertise pada C-Level tersebut.

Boris Groysberg (HBR, 2014) dalam risetnya terhadap top 5 perusahaan rekrutmen dunia menemukan, beberapa ciri utama yang diminta oleh perusahaan terhadap C-Skill yang dimiliki kandidat, yaitu: (1) Leadership, tergantung situasi yang dihadapi perusahaan, misal dibutuhkan visionary leadership untuk perusahaan yang sedang dalam masa transformasi menuju a new path; (2) Strategic thinking & execution, yaitu kemampuan berpikir strategis dalam konteks global. Salah satu responden menyatakan perlunya kompetensi ini. Stressed the ability to “set the strategic direction” for the organization, another equated strategic thinking with “integrative leadership.”; (3) Technical & technology skill, salah satu responden menyatakan, “A C-Level executive needs to understand how technology is impacting their organization and how to exploit technology,”; (4) Team & relationship building, kandidat diharapkan memahami kolaborasi dalam manajemen. Istilahnya “A world-class leader must be able to hire and develop an exceptionally strong leadership team—he/she cannot succeed as a brilliant one-person player.”; (5) Communication & presentation, kandidat diminta kompetensi ini untuk menghadapi stakeholder yang lebih kompleks; (6) Change-management, korporasi menuntut lebih banyak kandidat yang memiliki kemampuan “change driver” diharapkan dapat memimpin transformasi (change agenda dan driving transformational change); (7) Integrity, beberapa responden perusahaan menyatakan, “Personal integrity and ethical behavior . . . are far more important now because of the speed of communication.”

Sementara itu, riset McKinsey (2015) terhadap sekitar 118 ribu eksekutif di seluruh dunia meneliti faktor apa saja yang dianggap prioritas untuk dimiliki pemimpin dalam kategori C-Suite. Ada sekitar 20 ciri (traits) yang diteliti, dan apabila diikhtisarkan terdapat 4 ciri utama yang dituntut pada pemimpin di C-Level, yaitu : (1) Solving problems effectively. The process that precedes decision making is problem solving, when information is gathered, analyzed, and considered; (2) Operating with a strong results orientation. Kepemimpinan dianggap bukaan saja soal membangun dan mengomunikasikan visi, tetapi juga bagaimana kemampuan eksekusi (result). Orientasi kuat pada upaya efisiensi dan produktivitas; (3) Seeking different perspectives. Pemimpin tipe ini diharapkan membuat keputusan strategis berdasarkan analisis yang akurat dan menghindari informasi yang bias; (4) Supporting others. Dalam bahasa yang singkat, “Leaders intervene in group work to promote organizational efficiency, allaying unwarranted fears about external threats and preventing the energy of employees from dissipating into internal conflict. “

Sejak enam tahun terakhir, Kementerian BUMN mensyaratkan proses penilaian atau kadang lebih popular dengan nama Fit & Proper Test untuk menguji calon direksi BUMN. Tujuannya tentu untuk mendapatkan calon terbaik yang memenuhi kebutuhan kompetensi yang dipersyaratkan sebagai direksi BUMN. Terdapat sekitar 12 kompetensi yang diukur, antara lain aspek integritas, inovasi, strategic thinking, visionary leadership, change management, decision making, driving execution, dan building strategic relationship. Standar ukuran ini tentu menjadi patokan dalam menilai para kandidat pemimpin perusahaan yang potensial dan mendekati kategori C-Suite. 

Bagaimana hasilnya? Berdasarkan hasil pengukuran penilaian yang dilakukan di Lembaga Manajemen UI (2016) terhadap sekitar 300 kandidat direksi BUMN, terlihat bahwa indikator strategic thinking, visionary leadership, serta change management menjadi kelemahan dan memerlukan peningkatan lebih keras. Temuan tersebut menunjukan perlunya reorientasi strategis di BUMN. Model kepemimpinan harus mampu memberdayakan bawahan sehingga mereka bisa tumbuh sebagai calon pemimpin yang berwawasan luas. Di sisi lain, semangat membangunkan daya saing perlu digulirkan dalam iklim revolusi digital saat ini sehingga mereka tidak hidup dalam comfort zone. Pemimpin dengan visionary leadership harus lebih banyak dimunculkan, bukan saja untuk mengantisipasi arah bisnis baru, tetapi juga mengawal perubahan yang dibutuhkan.

Memang tidak mudah mencari kaliber pemimpin yang memenuhi C-Suite dan berhasil membawa perubahan secara cepat . Survei McKinsey berjudul “Ascending to C-Suite” (2015) menunjukkan, bahkan responden yang dianggap sukses dalam membawa perubahan membutuhkan waktu lebih dari 100 hari dalam tahap penyesuaian C-Role Model. Kunci awal yang mereka prioritaskan adalah bagaimana shared-vision bisa segera disosialisasikan dan mendapat dukungan dari semua elemen dalam organisasi.

Menciptakan lebih banyak pemimpin kategori C-Suite dengan kompetensi yang dipersyaratkan tentu bukan pekerjaan mudah. Diperlukan lebih banyak ruang eksplorasi untuk memberikan wawasan dan pengalaman sehingga calon pemimpin dapat tumbuh dalam lingkungan yang ideal. Prioritas yang bisa dilakukan untuk nurturing calon pemimpin ini adalah belajar menetapkan prioritas bisnis yang akan dijalankan (high impact), bagaimana mengelola budaya dalam perusahaan sebagai antisipasi dinamika dalam organisasi, bagaimana mengelola tim, serta bagaimana meningkatkan kualitas diri (self readiness). Anda siap?

Tag: C-Suite Leadership

Penulis: Toto Pranoto, Managing Director Lembaga Manajemen FEB UI

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,661.84 3,625.48
British Pound GBP 1.00 19,108.10 18,914.79
China Yuan CNY 1.00 2,161.66 2,140.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,733.00 13,597.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,714.49 10,607.02
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,754.86 1,737.37
Dolar Singapura SGD 1.00 10,374.71 10,271.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,868.24 16,699.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.48 3,473.05
Yen Jepang JPY 100.00 12,803.47 12,674.31

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6593.060 -50.340 572
2 Agriculture 1662.795 -6.014 19
3 Mining 2016.043 7.729 44
4 Basic Industry and Chemicals 764.403 3.337 69
5 Miscellanous Industry 1342.772 -26.217 43
6 Consumer Goods 2818.345 -19.553 47
7 Cons., Property & Real Estate 536.410 -1.811 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.413 -10.945 62
9 Finance 1204.933 -13.724 90
10 Trade & Service 936.546 -8.265 133
No Code Prev Close Change %
1 BOSS 1,120 1,400 280 25.00
2 WOMF 246 306 60 24.39
3 INRU 975 1,190 215 22.05
4 RODA 150 175 25 16.67
5 ATIC 665 770 105 15.79
6 SKBM 500 570 70 14.00
7 TBMS 1,015 1,150 135 13.30
8 IDPR 905 1,000 95 10.50
9 BIPI 90 99 9 10.00
10 BSSR 2,630 2,890 260 9.89
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 67 55 -12 -17.91
2 BMSR 228 199 -29 -12.72
3 YPAS 775 695 -80 -10.32
4 GOLD 500 454 -46 -9.20
5 BGTG 165 151 -14 -8.48
6 BNBA 294 270 -24 -8.16
7 CITA 650 600 -50 -7.69
8 AHAP 178 165 -13 -7.30
9 RMBA 338 314 -24 -7.10
10 MKNT 322 300 -22 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BIPI 90 99 9 10.00
2 DEWA 65 61 -4 -6.15
3 BUMI 340 330 -10 -2.94
4 MEDC 1,365 1,460 95 6.96
5 ENRG 268 266 -2 -0.75
6 PGAS 2,720 2,660 -60 -2.21
7 TLKM 4,070 4,010 -60 -1.47
8 BBRI 3,800 3,770 -30 -0.79
9 BRMS 90 90 0 0.00
10 UNTR 37,000 35,875 -1,125 -3.04