Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:39 WIB. BRI - BRI akan mengumumkan nama perusahaan asuransi yang akan diakuisisi pada semester I/2019.
  • 11:39 WIB. BRI - BRI mengalokasikan Rp6 triliun untuk akuisisi dan pengembangan anak usaha tahun ini.
  • 11:37 WIB. BTN - BTN mendorong dunia pendidikan hadapi tantangan era industri 4.0.
  • 11:35 WIB. GMFI - GMF AeroAsia menunjuk Tazar Marta Kurniawan sebagai Plt Dirut.
  • 11:34 WIB. Sido Muncul - Sido Muncul mencatat kenaikan laba bersih 23,53% pada kuartal I/2019.
  • 09:24 WIB. ANTM - Antam akan memacu penjualan bijih nikel dan bauksit pada kuartal II/2019.
  • 09:22 WIB. WEGE - WIKA Gedung akan mengantongi kontrak Rp2,01 triliun dalam waktu dekat.
  • 08:37 WIB. WIKON - WIKA Industri & Konstruksi akan membangun pabrik di Majalengka dengan kapasitas 60.000 ton.

Sudah 62 Outlet, Warunk Upnormal Targetkan 30 Outlet di 2018

Sudah 62 Outlet, Warunk Upnormal Targetkan 30 Outlet di 2018 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Warunk Upnormal yang mulai mewarnai bisnis kuliner Indonesia membuktikan bahwa suasana kafe yang diciptakan Upnormal menjadi kebutuhan pasar Milenial. Berhasil memiliki 62 outlet se-Indonesia dalam waktu 3 tahun, Upnormal kini menargetkan penambahan hingga 30 outlet di 2018. Mengingat makan di luar rumah yang sudah menjadi gaya hidup masayarakat Indonesia, Upnormal optimis untuk menjadi bisnis kuliner yang lebih besar di Indonesia.

Sejak memulai franchise di tahun 2014, pertumbuhan Warunk Upnormal mencapai 100 persen. Sementara untuk biaya total yang harus dikeluarkan oleh franchisor Warunk Upnormal yaitu Rp3 miliar hingga Rp5 miliar. "Tergantung lokasi dan luas bangunan. Jadi, tidak pasti kalau harga," jelas Hendra Noviyanto, Director Business Development PT Cita Rasa Prima kepada Warta Ekonomi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Adapun fasilitas yang membedakan Upnormal dengan kafe lainnya yaitu suasana makan yang nyaman, harga yang terjangkau, dan menu makanan yang sesuai dengan lidah masayarakat Indonesia. "Yang kita ciptakan adalah one stop working place and playing place. Jadi, pengunjung bisa makan, bekerja, berkumpul, kita ciptakan kebersamaan di sini. Orang bisa makan, tapi juga bisa happy," ujar Hendra.

Kemudian, hal yang diunggulkan selain tempat, harga, dan rasa, Upnormal mengutamakan pelayanan yang baik. Meski namanya adalah warung, pelayanan di Warunk Upnormal layaknya pelayanan di restoran mewah. Selain itu, berbagai fasilitas seperti, WiFi, permainan, dan berbagai kebutuhan Milenial juga disediakan dalam kafe tersebut.

Dengan fasilitas tersebut, menurut Hendra, justru akan menguntungkan baginya. Semakin pelanggan betah untuk berlama-lama Karena fasilitas yang cukup membuat nyaman, otomatis akan meningkatkan penjualan. "Itu adalah konsep, kalau customer ingin berlama lama di tempat, silakan. Dengan adanya orang-orang nongkrong, kami merasa senang. Karena itu, berarti Upnormal menjadi second home," kata Hendra.

Awalnya, target pasar Upnormal memang hanyalah generasi muda. Namun, saat ini pasar Upnormal sudah meliputi semua kalangan. Hal ini menurut Hendra, lagi karena tempat dan suasana yang nyaman.

Menegnai persaingan bisnis, Hendra menganggap bahwa bisnis kuliner memiliki keunikan tersendiri dalam persaingan. Semakin ramai pemain kuliner, justru akan semakin baik. "Karena lidah, nyaman, dan harga itu relatif. Maka yang harus dipenuhi dalam bisnis kuliner adalah tempat yang nyaman, harga yang bersaing, dan yang penting rasa," ungkapnya.

Hendra menganggap bahwa bisnis lokal bukanlah menjadi pesaing baginya, tetapi menjadi teman bisnis. Pesaing sesungguhnya bagi bisnis kuliner lokal adalah brand asing.

Tag: Warunk Upnormal, PT Cita Rasa Prima, Hendra Noviyanto

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Warunk Upnormal

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68