Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:23 WIB. Australia - Wakil PM Australia hadapi tuduhan tindak pelecehan seksual.
  • 05:22 WIB. Suriah - Otoritas Inggris desak Suriah hentikan serangan yang ditujukan ke wilayah Ghouta Timur.
  • 05:21 WIB. Trump - Ivanka Trump pimpin delegasi AS dalam upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan.
  • 05:20 WIB. Korea Utara - Otoritas Korea Selatan setujui kedatangan pejabat Korea Utara yang terkena sanksi.
  • 05:19 WIB. Sudan - Anak-anak banyak menjadi korban perkosaaan di Sudan.
  • 05:18 WIB. Sudan - PBB: perwira militer Sudan telah lakukan kejahatan perang.
  • 05:17 WIB. Irlandia - Wabah flu renggut 102 nyawa orang di Irlandia.
  • 05:16 WIB. Ghouta - Serangan bom terus bombardir wilayah Ghouta, Suriah.
  • 05:16 WIB. Myanmar - Human Right Watch: Myanmar ratakan 55 desa Rohingya sejak akhir tahun lalu.
  • 05:14 WIB. Rohingya - Otoritas Myanmar siap mukimkan kembali 8.000 pengungsi Rohingya di Bangladesh.
  • 04:12 WIB. BBM - Pemerintah Indonesia memastikan belum akan menaikkan tarif dasar listrik dan BBM pada tahun ini.
  • 04:09 WIB. IPO - MNC Studio International mengincar dana Rp1 triliun dari rencana IPO.
  • 04:07 WIB. OJK - OJK masih mengkaji usulan pelaku industri pembiayaan soal perluasan kegiatan usaha berupa pembiayaan tunai.
  • 04:04 WIB. Rusun - Totalindo Eka Persada mengklaim tak melanggar aturan dalam pembangunan rusun Klapa Village.
  • 04:02 WIB. Tol - Astra Infra menargetkan pendapatan tol ruas Tangerang Merak naik 11,5% menjadi Rp554 miliar pada 2018.

Jelang Pilkada, Aparat Diminta Awasi Medsos

Foto Berita Jelang Pilkada, Aparat Diminta Awasi Medsos
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo merasa geram dengan semakin meningkatnya akun palsu di media sosial yang menyebarkan berita bohong sehingga meminta aparat keamanan dan kementerian/lembaga terkait mengawasi khususnya menjelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

"Mendesak Badan Siber dan Sandi Negara untuk melakukan pengawasan intensif terkait penyebaran fitnah, berita hoax, dan 'hate speech' di media sosial yang berpotensi menimbulkan konflik," kata Bambang di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Dia merasa geram terhadap makin meningkatnya akun palsu di media sosial yang disalahgunakan untuk menyebarkan fitnah, informasi hoax, dan ujaran kebencian.

Menurut dia, korbannya mulai dari elite hingga level Presiden Jokowi, terakhir Presiden RI Kelima sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menjadi korban "hoax".

"Saya juga berharap Komisi I DPR melalui Kemenkominfo, memanggil penyedia media sosial dalam rapat dengar pendapat. Hal itu berguna untuk membahas persoalan tersebut dan menjadikan media sosial yang sehat dan netral," ujarnya.

Dia juga menilai Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga dinilainya harus bersikap objektif terhadap penyebar fitnah, informasi hoax, dan ujaran kebencian di media sosial yaitu sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dia menilai masyarakat pun sebaiknya menggunakan akun media sosial secara bijak dan melaporkan jika melihat akun-akun yang digunakan untuk menyebarkan fitnah, informasi "hoax, dan ujaran kebencian.

"Apalagi kalau terkait Pilkada dan Pemilu. Laporkan segera ke Kemenkominfo, BSSN, dan Kepolisian," ujarnya.

Tag: Bambang Soesatyo, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Media Sosial (medsos), Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Ant

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00