Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Juli 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:32 WIB. Korea Utara - Trump: tidak ada batas waktu denuklirisasi Korut.
  • 14:31 WIB. Mesir - Otoritas Mesir lakukan kontrol terhadap media sosial.
  • 14:30 WIB. Rohingya - Pengungsi Rohingya ingin Myanmar akui mereka sebagai warga.
  • 14:28 WIB. Rusia - Pers Rusia sambut positif pertemuan Putin-Trump.
  • 14:28 WIB. Bangladesh - 4 warga Bangladesh dihukum gantung atas kejahatan perang.
  • 14:27 WIB. Jepang - Uni Eropa dan Jepang teken kesepakatan perdagangan.
  • 14:26 WIB. Irak - PM Irak janji perbaiki pelayanan publik.
  • 14:25 WIB. N-219 - Presiden Joko Widodo tawarkan N-219 ke Pemerintah Federasi Mikronesia.
  • 14:25 WIB. Movi - Movi luncurkan¬†dua speaker¬†nirkabel Rp300 ribuan lewat seri SP-01BT dan SP-EB02.
  • 14:25 WIB. Jepang - 14 orang tewas akibat gelombang panas di Jepang.
  • 14:24 WIB. Putin - Trump sebut pertemuannya dengan Putin lebih baik jika dibanding dengan pertemuan NATO.
  • 14:24 WIB. Instagram - Instagram siapkan fitur hapus followers.
  • 14:16 WIB. LPS - LPS menaikkan suku bunga penjaminan di bank umum dan BPR sebesar 25 bps.
  • 11:12 WIB. BPJSTK - BPJS Ketenagakerjaan perkenalkan voice assistant GINA, singkatan dari Agen Perlindungan Pekerja.
  • 11:11 WIB. Facebook - Facebook kenang 100 tahun Nelson Mandela di news feed.

Indonesia Darurat Bahan Baku Obat

Foto Berita Indonesia Darurat Bahan Baku Obat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kebutuhan Bahan Baku Obat (BBO) saat ini 95% masih dipenuhi dari pasar impor. Data tersebut dikeluarkan oleh Indonesia Pharma Materials Management Club (PMMC). Impor bahan baku farmasi sebagian besar didatangkan dari Cina, India, Jepang, dan beberapa negara Eropa. Porsi bahan baku tersebut akan berpengaruh terhadap struktur harga obat, sekitar 20%—30% dari harga jual dari pabrik. 

Untuk mengurangi ketergantungan bahan baku obat, pemerintah telah mendorong investasi industri farmasi dengan mengembangkan bahan baku farmasi dengan membuat pabrik bahan baku. Dukungan pemerintah ini terlihat dari adanya sejumlah kerja sama perusahaan farmasi lokal dengan asing untuk membangun pabrik bahan baku di Indonesia. 

Selain menjalin kerja sama dengan pihak asing, pemerintah juga mendorong perusahaan farmasi nasional untuk menggunakan bahan baku alami. Untuk itu, pemerintah mencoba menyediakan insentif bagi inovasi dan vokasi di industri yang menggunakan bahan baku dari dalam negeri.

Langkah seperti ini juga dilakukan oleh Thailand dengan memberikan insentif hingga 300% untuk industri yang melakukan inovasi di industri farmasi, dan insentif sebesar 200% untuk industri yang melakukan pendidikan vokasi. Indonesia termasuk dalam tiga besar negara dengan keragaman spesies tanaman yang berlimpah, dengan jumlah spesies vascular plant mencapai 29.375 ribu.

Tren penggunaan produk alami atau herbal secara global juga mengalami peningkatan yang signifikan setiap tahunnya. Jika dicermati, proses impor bahan baku obat berupa bahan alami merupakan yang terbesar untuk kebutuhan farmasi di dalam negeri, yaitu mencapai 55%. Jika rencana tersebut dijalankan, tidak mustahil pemerintah dapat mencapai tujuan peta jalan (roadmap) industri farmasi Indonesia.

Kebutuhan Bahan Baku Obat

Bahan Natural 55%
Vitamin 23%
Antibiotik 6%
Dekongestan 4%
Anti-Inflamasi 3%
Lainnya 6%

Tag: farmasi, Obat Generik, Obat Herbal

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Ratih Rahayu

Foto: REUTERS/Stefan Wermuth

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5861.508 -43.650 597
2 Agriculture 1429.927 1.326 19
3 Mining 1993.546 -16.082 46
4 Basic Industry and Chemicals 767.037 -5.673 70
5 Miscellanous Industry 1164.985 -9.605 45
6 Consumer Goods 2425.201 -22.039 46
7 Cons., Property & Real Estate 447.948 3.850 67
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1073.667 5.217 70
9 Finance 1019.771 -15.877 91
10 Trade & Service 879.792 -4.151 143
No Code Prev Close Change %
1 CANI 162 214 52 32.10
2 TCPI 875 1,090 215 24.57
3 OKAS 270 334 64 23.70
4 GSMF 102 126 24 23.53
5 FORU 125 146 21 16.80
6 TGRA 600 670 70 11.67
7 RODA 520 580 60 11.54
8 WSKT 1,845 2,030 185 10.03
9 AGRO 328 360 32 9.76
10 MARI 212 232 20 9.43
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 660 496 -164 -24.85
2 CSIS 590 444 -146 -24.75
3 CNTX 590 452 -138 -23.39
4 PTSN 252 222 -30 -11.90
5 MGRO 380 338 -42 -11.05
6 MINA 680 610 -70 -10.29
7 LPLI 182 164 -18 -9.89
8 ZINC 1,685 1,535 -150 -8.90
9 SRSN 70 64 -6 -8.57
10 ALKA 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 TRUK 660 496 -164 -24.85
2 BBRI 2,970 2,870 -100 -3.37
3 WSKT 1,845 2,030 185 10.03
4 PGAS 1,640 1,725 85 5.18
5 KREN 715 730 15 2.10
6 PTBA 4,240 4,380 140 3.30
7 ADRO 1,800 1,760 -40 -2.22
8 TKIM 13,675 13,400 -275 -2.01
9 AGRO 328 360 32 9.76
10 BMRI 6,550 6,325 -225 -3.44