Portal Berita Ekonomi Senin, 28 Mei 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:14 WIB. Pertamina - Pertamina tambah stok avtur atau bahan bakar pesawat di Bandara Ngurah Rai sebesar 9%.
  • 18:14 WIB. PKP2B - PKP2B evaluasi penambahan produksi batu bara sebanyak 10% pada semester II tahun ini.
  • 18:13 WIB. PTPN III - PTPN III targetkan produksi CPO tahun ini 2,7 juta ton, naik dari capaian tahun lalu di 2,3 juta ton.
  • 18:13 WIB. PTPN III - PTPN III targetkan ekspor CPO tahun ini di angka 300.000 ton. 
  • 18:12 WIB. PTPN III - PTPN III targetkan ekspor hampir seluruh minyak kelapa sawitnya pada tahun 2019.
  • 18:12 WIB. Pelindo IV - Pelindo IV akan terbitkan obligasi Rp3 triliun.
  • 18:11 WIB. JSMR - Untuk perlancar arus mudik dan balik, JSMR telah tambah 43 lokasi top up uang elektronik.
  • 18:10 WIB. Pertamina - Pertamina prediksi konsumsi LPG naik 17% menjelang Lebaran.
  • 18:10 WIB. Pegadaian - Untuk persiapan mudik bareng, Pegadaian siapkan 45 bus dan 250 tiket kapal Pelni.
  • 18:10 WIB. Pegadaian - Program mudik Pegadaian targetkan jumlah peserta 1.776 orang.
  • 18:09 WIB. Pegadaian - Pegadaian klaim siap layani tebus barang yang diperkirakan meningkat pada Lebaran tahun ini.
  • 18:09 WIB. MUF - Hingga April 2018, pembiayaan mobil bekas Mandiri Utama Finance naik 48,8%.
  • 18:08 WIB. KUR - Penyaluran KUR hingga 30 April 2018 mencapai Rp45 triliun kepada 1,7 juta debitur.
  • 18:08 WIB. BTPN - BTPN akan luncurkan fitur indentifikasi nasabah melalui video call.
  • 18:07 WIB. BUMN - Hingga April 2018, nasabah aktif Mekaar telah lampaui angka 2,8 juta jiwa dengan lebih dari 22.000 AO.

Sukses di Jakarta, Go-Food Festival Kini Dukung UMKM Bogor

Foto Berita Sukses di Jakarta, Go-Food Festival Kini Dukung UMKM Bogor
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Melanjutkan kesuksesan gelaran Go-Food Festival di Jakarta, hari ini Go-Jek melalui layanan Go-Food memperkenalkan Go-Food Festival yang akan dibuka di Kota Bogor. Go-Food, layanan pesan antar makanan dari Go-Jek saat ini sudah bekerja sama dengan 125 ribu merchant di berbagai kota di Indonesia, yang berkembang sejak pertama kali diluncurkan April 2015.

Melalui Go-Food Festival, para pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner yang ada di Kota Bogor dapat turut serta dalam mengembangkan bisnisnya dengan cara yang sangat mudah. Penyelengaraan Go-Food Festival ini sejalan dengan komitmen Go-Jek untuk membantu para pengusaha UMKM mengembangkan usahanya.

"Melalui Go-Food Festival, kami membantu para pengusaha UMKM kuliner di Kota Hujan untuk lebih maju lagi. Bila dengan layanan Go-Food, mereka terbantu dari sisi pesan antar. Sekarang dengan Go-Food Festival kami ingin membantu dari sisi pembukaan cabang dan peningkatan skala bisnis," kata Catherine Hindra Sutjahyo, Chief Commercial Expansion Go-Jek, Rabu (15/2/2018) di Bogor. 

Catherine memaparkan mayoritas merchant Go-Food merupakan pengusaha kuliner yang masuk kategori UMKM, dengan kendala yang sering dialami adalah terbatasnya masalah pendanaan, sumber daya manusia, transparansi keuangan, maupun pengetahuan bisnis yang dimiliki.

Dengan mengusung konsep foodcourt atau pujasera, para merchant Go-Food bisa membuka cabang tanpa memerlukan dana besar di muka untuk biaya operasional seperti biaya sewa booth, air dan listrik, serta jasa pelayan. Go-Food Festival akan menyiapkan booth dan kebutuhan peralatan masak yang biasanya juga cukup mahal bagi para pebisnis mikro.

"Konsep Go-Food Festival ini sudah kami uji coba beberapa waktu lalu selama satu bulan di Kawasan Pasaraya Blok M Jakarta Selatan dan menunjukkan hasil yang positif. Respons dari merchant yang ikut juga sangat positif. Salah satu manfaat adanya Go-Food Festival adalah meningkatkan brand awareness merchant UMKM di lokasi asal mereka berjualan," ungkap Catherine.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Anas S. Rasmana mengapresiasi kolaborasi Go-Jek dengan Pemerintah Kota Bogor untuk bersama memajukan UMKM di Kota Bogor. "Upaya dalam membuka kesempatan UMKM Kota Bogor untuk berkembang merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kota Bogor yang diusung oleh Bapak Bima Arya di masa pemerintahannya. Salah satu yang bisa mendorong terwujudnya hal tersebut adalah turut sertanya peran yang dijalankan oleh berbagai pihak, salah satunya dari Go-Jek, dengan memanfaatkan solusi teknologi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Anas.

UMKM kuliner, jelas Anas S. Rasmana, merupakan bagian penting dari perekonomian suatu daerah. Dengan adanya kesempatan mengembangkan skala bisnisnya melalui Go-Food Festival Bogor, diharapkan ke depannya pelaku UMKM kuliner juga dapat mengangkat sektor perekonomian di daerah. "Pelaku UMKM merupakan ujung tombak pengembangan potensi kuliner di daerah, akses ke pasar melalui online dapat dibantu dengan pemasaran digital yang tepat sasaran," tambahnya.

Tidak hanya menawarkan produk kuliner, Go-Food Festival Bogor mengusung konsep food-tainment, yang akan diisi oleh berbagai macam atraksi dan hiburan pada akhir pekan agar masyarakat dapat berkunjung dan menikmati pertunjukan sembari menikmati sajian kuliner khas Bogor. Go-Food Festival Bogor dapat dinikmati masyarakat Kota Bogor mulai 19 Februari 2018 di Bale Binarum Padjadjaran.

Tag: Go-Food, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), PT Go-Jek Indonesia, Bogor, kuliner, Catherine Hindra Sutjahyo

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Go-Food

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5975.742 29.204 583
2 Agriculture 1545.561 -3.579 19
3 Mining 1874.083 5.539 44
4 Basic Industry and Chemicals 797.876 9.669 69
5 Miscellanous Industry 1255.404 1.089 44
6 Consumer Goods 2467.513 7.000 45
7 Cons., Property & Real Estate 463.741 1.542 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1016.181 -6.306 65
9 Finance 1058.646 9.953 92
10 Trade & Service 911.636 5.660 140
No Code Prev Close Change %
1 HOME 120 156 36 30.00
2 CMPP 240 300 60 25.00
3 TRUK 430 535 105 24.42
4 SKBM 436 535 99 22.71
5 VINS 128 150 22 17.19
6 CAMP 444 520 76 17.12
7 NELY 118 134 16 13.56
8 SKYB 430 488 58 13.49
9 KBLV 540 600 60 11.11
10 NAGA 218 242 24 11.01
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 585 458 -127 -21.71
2 YPAS 790 620 -170 -21.52
3 SONA 3,200 2,750 -450 -14.06
4 RDTX 6,500 5,625 -875 -13.46
5 FREN 110 97 -13 -11.82
6 MITI 131 116 -15 -11.45
7 IDPR 900 800 -100 -11.11
8 SDMU 298 272 -26 -8.72
9 TRUS 238 218 -20 -8.40
10 CNTX 650 600 -50 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 BHIT 119 121 2 1.68
2 PGAS 2,170 2,080 -90 -4.15
3 BBRI 3,060 3,120 60 1.96
4 KREN 750 740 -10 -1.33
5 ERAA 2,730 2,730 0 0.00
6 MNCN 1,235 1,240 5 0.40
7 TARA 830 840 10 1.20
8 UNTR 36,950 37,500 550 1.49
9 TLKM 3,560 3,560 0 0.00
10 INKP 15,250 16,000 750 4.92

Recommended Reading

Minggu, 27/05/2018 08:58 WIB

Indonesia-Peru Sepakati Trade in Goods

Minggu, 27/05/2018 04:09 WIB

LPS Likuidasi BPR Budisetia

Sabtu, 26/05/2018 04:20 WIB

6 Entitas Diduga Tawarkan Investasi Bodong

Sabtu, 26/05/2018 04:05 WIB

Program Unggulan Jokowi Bergaung di Korea