Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Februari 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:29 WIB. Yerusalem - Otoritas Israel setujui 3.000 unit permukiman baru Yahudi di Yerusalem.
  • 17:28 WIB. Kenya - 3,4 juta warga Kenya menderita kelaparan.
  • 17:27 WIB. Belanda - Parlemen Belanda akui peristiwa Armenia 1915 sebagai genosida.
  • 17:25 WIB. Palestina - 213 warga Palestina tewas di penjara Israel.
  • 17:24 WIB. Pakistan - Sejumlah bahasa daerah di Pakistan terancam punah.
  • 17:23 WIB. Suriah - Wamenlu Iran: kehadiran kami di Suriah untuk lawan teroris.
  • 17:21 WIB. China - Otoritas China kritik kontrol kepemilikan senjata di AS.
  • 17:20 WIB. Amerika Serikat - Gedung Putih bakal persenjatai satu juta guru Amerika Serikat.
  • 17:18 WIB. Ghouta - Otoritas Kanada kecam serangan di Ghouta, Suriah.
  • 17:17 WIB. Rohingya - Anak-anak pengungsi Rohingya rentan terhadap wabah penyakit.

Teror Kembali Landa AS, 17 Orang di Florida Tewas

Foto Berita Teror Kembali Landa AS, 17 Orang di Florida Tewas
Warta Ekonomi.co.id, Florida -

Seorang pria bersenjata berusia 19 tahun yang kembali ke sebuah sekolah tinggi Florida di mana dia pernah diusir melepaskan tembakan dengan sebuah senapan serbu pada hari Rabu (14/2/2018), dengan menewaskan 17 orang dan melukai lebih dari belasan orang lain sebelum dirinya ditangkap, pihak berwenang Florida mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Penembakan di Marjory Stoneman Douglas High School di Parkland, sebuah komunitas kelas menengah, sekitar 45 mil (72 km) utara Miami, mendapat peringkat sebagai wilayah dengan tindak kekerasan paling mematikan kedua yang pernah ada di kampus sekolah negeri A.S.

Serangan dimulai sesaat sebelum kegiatan belajar mengajar berakhir. Tayangan televisi menunjukkan sebuah gambar yang menunjukkan para siswa yang kebingungan keluar dari gedung dengan tangan diangkat ke atas, di antara petugas polisi yang bersenjata berat, saat sebuah truk pemadam kebakaran dan kendaraan darurat lainnya berhenti di dekatnya.

Dua senator AS di Florida, yang diberi pengarahan oleh petugas penegak hukum federal, mengatakan bahwa penyerang tersebut mengenakan masker gas saat ia berjalan ke sekolah dengan membawa sebuah senapan, peluru amunisi dan granat asap, lalu menekan alarm kebakaran, mendorong siswa dan staf untuk keluar dari ruang kelas mereka ke sebuah lorong.

"Ada sebuah insiden pembantaian," Senator Bill Nelson mengatakan kepada CNN. Senator Marco Rubio memberi penrnyataan serupa di Twitter.

Sebuah klip video ponsel yang mengerikan yang disiarkan oleh CBS News menunjukkan sebuah adegan singkat dari apa yang dikatakan jaringan tersebut sebagai penembakan yang berlangsung dari dalam sebuah kelas, di mana beberapa siswa terlihat meringkuk atau terbaring di lantai yang dikelilingi oleh sebagian besar meja kosong. Serangkaian suara tembakan keras terdengar cepat di tengah teriakan histeris dan seseorang berteriak, "Ya Tuhanku."

Pria bersenjata itu ditangkap kemudian, agak jauh dari sekolah di komunitas yang jaraknya berdekatan. CNN, mengutip sumber petugas berwajib hukum di Florida, dengan mengatakan bahwa pria bersenjata tersebut berusaha berbaur dengan siswa yang melarikan diri dari sekolah tersebut namun terlihat dan ditahan.

Dia diidentifikasi sebagai Nikolas Cruz, yang sebelumnya bersekolah di SMA dan dikeluarkan karena alasan indisipliner, Broward County Sheriff Scott Israel mengatakan pada sebuah berita singkat beberapa jam kemudian, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (15/2/2018).

Sebagai siswa sekolah menengah atas, Cruz adalah bagian dari program Pelatihan Pelatih Junior Reserve yang disponsori oleh Angkatan Darat di sekolah tersebut, menurut Jillian Davis, (19), seorang lulusan baru dan mantan anggota JROTC di Stoneman Douglas High.

Tag: Amerika Serikat (AS), Dolar Amerika Serikat (AS), florida, Aksi penembakan

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: WSVN.com via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.17 3,626.81
British Pound GBP 1.00 19,165.88 18,973.43
China Yuan CNY 1.00 2,164.08 2,142.65
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,738.00 13,602.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,760.98 10,651.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,756.10 1,738.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,411.52 10,304.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,923.84 16,753.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,525.28 3,485.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,854.87 12,725.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6619.804 26.744 572
2 Agriculture 1663.837 1.042 19
3 Mining 2028.689 12.646 44
4 Basic Industry and Chemicals 760.266 -4.137 69
5 Miscellanous Industry 1371.774 29.002 43
6 Consumer Goods 2826.534 8.189 47
7 Cons., Property & Real Estate 535.613 -0.797 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1167.809 5.396 62
9 Finance 1209.910 4.977 90
10 Trade & Service 942.344 5.798 133
No Code Prev Close Change %
1 BBRM 55 74 19 34.55
2 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
3 CITA 600 740 140 23.33
4 AISA 545 665 120 22.02
5 NELY 137 161 24 17.52
6 IPCM 400 460 60 15.00
7 IPOL 134 148 14 10.45
8 BCIP 137 150 13 9.49
9 SONA 3,800 4,100 300 7.89
10 PSAB 191 206 15 7.85
No Code Prev Close Change %
1 LPGI 4,500 4,040 -460 -10.22
2 TIRA 280 252 -28 -10.00
3 SKBM 570 515 -55 -9.65
4 KBLV 520 480 -40 -7.69
5 AGRS 740 685 -55 -7.43
6 MTSM 248 230 -18 -7.26
7 INCI 510 474 -36 -7.06
8 BSSR 2,890 2,720 -170 -5.88
9 ASBI 310 294 -16 -5.16
10 DEWA 61 58 -3 -4.92
No Code Prev Close Change %
1 AISA 545 665 120 22.02
2 LMAS 64 63 -1 -1.56
3 BOSS 1,400 1,750 350 25.00
4 PGAS 2,660 2,610 -50 -1.88
5 TRAM 352 376 24 6.82
6 BUMI 330 324 -6 -1.82
7 BBCA 23,900 24,250 350 1.46
8 ESTI 90 88 -2 -2.22
9 UNTR 35,875 37,000 1,125 3.14
10 PBRX 498 498 0 0.00