Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:52 WIB. Twitter - Twitter pertimbangkan bikin fitur klasifikasi.
  • 23:50 WIB. Facebook - Facebook terancam kena denda jutaan dolar karena sejumlah masalah privasi.
  • 23:47 WIB. XL - XL klaim nomor 2 di Indonesia.
  • 23:46 WIB. Sniper - Sniper rilis powerbank yang aman diajak terbang.
  • 20:52 WIB. Fujifilm - Fujifilm luncurkan mirrorless X-T30. 
  • 20:19 WIB. Realme - Realme mau ikut ramaikan pasar Eropa.
  • 20:19 WIB. Beras - Stok beras bulog Pekalongan capai 28.000 ton.
  • 20:18 WIB. Modal - Petani garam tradisional di Palu mengatakan masih sangat membutuhkan bantuan modal.
  • 20:17 WIB. Dagang - RI-Palestina kuatkan kerja sama perdagangan.
  • 20:16 WIB. LRT - Tarif awal LRT Bekasi-Jakarta dipatok Rp12 ribu.
  • 20:15 WIB. Migas - BPS: migas penyebab turunnya kinerja ekspor Januari 2019.
  • 20:13 WIB. BBNKB - Riau peroleh pajak BBNKB Rp76,88 miliar.
  • 20:11 WIB. Ikan - Dirjen KKP mengatakan KKP fokus upaya pelestarian ikan lokal.
  • 20:08 WIB. Impor - Pemerintah diminta benahi kekacauan tata niaga impor pangan.
  • 20:08 WIB. Tol - MTI sarankan pemerintah turunkan tarif tol trans-jawa.

Data Centre BP Batam di Batas Negara

Foto Berita Data Centre BP Batam di Batas Negara
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Batam dibangun pada dekade 1970-an untuk dijadikan sebagai kawasan industri. Oleh karena itu, tak heran bila pemerintah pusat kemudian meng­istimewakan Batam dengan memberlakukan Free Trade Zone (FTZ). 

BP Batam selaku Badan Pengusahaan untuk kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam juga tak berdiam diri. Akhir 2007, instansi pemerintah ini merintis proyek e-Government. Pada 2009, BP Batam bahkan mulai memba­ngun data centre di sebuah kawasan khusus sebagai bagian dari proyek e-Government

Selain untuk menunjang e-Government, data centre yang mulai dioperasikan pada 2011 itu juga memiliki banyak tujuan, salah satunya agar industri teknologi informasi dapat tumbuh dan berkembang di Batam.

Tujuan dari dibangunnya data centre tersebut juga untuk mewujudkan Visi BP Batam, yaitu agar Batam dapat menjadi kawasan ekonomi terkemuka di Asia Pasifik dan kontributor utama pembangunan ekonomi nasional.

Secara geografi, Batam merupakan penghubung Indonesia dengan Asia. Posisi tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pertukaran barang dan jasa, tetapi juga bisa digunakan untuk mengoptimalkan infrastruktur telekomunikasi. Salah satu kontribusi Batam dalam bidang telekomunikasi adalah penempatan simpul fiber optik bawah laut yang menghubungkan Indonesia dan Asia. Beberapa simpul fiber optik itu terletak di Batam.

Posisi Batam memang sangat strategis. Batam hanya berjarak 20 kilo meter dari Singapura. Berdasarkan peta dunia yang dikeluarkan oleh PBB, Batam berada di luar jalur lempeng tektonik yang rawan me­ngalami bencana alam sehingga Batam relatif aman dari gempa bumi dan tsunami.

Alasan itulah yang menjadikan Data Centre BP Batam juga dapat dijadikan Data Recovery Centre (DRC) bagi pihak lain yang telah memiliki data centre sendiri. Apalagi Data Centre BP Batam juga dibangun dekat dengan pusat pemerintahan Kota Batam sehingga bagi yang baru pertama kali ke Batam tidak sulit untuk mencapainya. 

Data Centre BP Batam hanya berjarak dua menit dari Pelabuhan Internasional Batam Centre, 21 menit dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim, dan bersebelahan dengan hotel bintang 4, serta hanya tiga menit dari pusat perizinan terpadu yang ada di Batam.

BP Batam membangun Data Centre BP Batam sebagai salah satu infrastruktur penunjang investasi selain jalan, bandar udara, pelabuhan ferry internasional, jaringan fiber optik, pembangkit listrik dan waduk pengolahan air serta kawasan industri. Khusus untuk jaringan fiber optik, Data Centre BP Batam telah terhubung dengan jaringan fiber optik Telkom Indonesia berkapasitas 40 Gbps dan Palapa Ring wilayah Barat.

Data centre yang memiliki luas 1.220 m2 ini, memiliki layanan berupa Colocation, Storage on Demand, Cloud Computing, Manage Services dan layanan lainnya. Dengan demikian, mampu melayani pelaku bisnis, pemula/ start up serta instansi pemerintah. Tersedia juga aplikasi web server, database, middleware, bandwidth, hingga virtual machine, bisa dilayani di Data Centre BP Batam.

Selain layanan standar data centre, tersedia juga layanan training centre yang meliputi penyewaan ruangan seperti ruangan training, ruangan konferensi, marketing data centre, ruangan kantor, dan ruangan prometric. 

Data centre yang telah masuk sebagai objek vital di Batam ini juga bekerja sama dengan principal serta lembaga pelatihan yang kredibel dan bersertifikat dalam rangka mengadakan pelatihan terkait data centre, jaringan, keamanan, dan pelatihan IT lainnya. 

Tag: Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam)

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31