Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Oktober 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:43 WIB. WEGE - Wika Gedung mengincar tiga proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp1,4 triliun pada kuartal IV/2018.
  • 05:42 WIB. BUMN Karya - BUMN Karya optimistis bisa mencapai target kontrak baru pada tahun ini.
  • 05:41 WIB. Askrindo Syariah -  Askrindo Syariah mengincar potensi kafalah dari Bank NTB Syariah senilai Rp5 triliun.
  • 05:26 WIB. Selandia Baru - Imbas kematian Khashoggi, Selandia Baru tidak akan menghadiri KTT investasi Saudi.
  • 05:24 WIB. FCA - Fiat Chrysler setuju untuk menjual Magneti Marelli ke Calsonic Kansei.
  • 05:23 WIB. Saudi - Menteri Luar Negeri Arab Saudi meminta maaf atas kematian Khashoggi.
  • 05:22 WIB. Emas - Emas membukukan kenaikan mingguan ketiga karena saham merosot.
  • 05:19 WIB. Amerika Latin - Brasil dan Chili akan menandatangani kesepakatan perdagangan bebas pada akhir tahun.
  • 05:18 WIB. Iran - Menkeu AS, Steve Mnuchin, mengatakan akan lebih sulit bagi importir minyak Iran untuk mendapatkan keringanan
  • 05:17 WIB. Saudi - Pihak Saudi tidak tahu bagaimana Khashoggi terbunuh.
  • 05:16 WIB. Uni Eropa - Italia mengharapkan keputusan Uni Eropa tentang anggaran pada Selasa (23/10).
  • 05:15 WIB. Turki - Turki menempatkan tunangan Khashoggi di bawah perlindungan 24 jam.
  • 05:14 WIB. Khashoggi - Anggota parlemen AS menyalahkan putra mahkota Saudi atas pembunuhan Khashoggi.
  • 05:14 WIB. Afrika - Nigeria mengerahkan pasukan keamanan khusus setelah 55 tewas di negara bagian Kaduna.
  • 05:13 WIB. Israel - Otoritas Yordania menyatakan tidak akan memperbaharui perjanjian damai perjanjian tanah dengan Israel.

Sulit Dicegah, Kanker pada Anak-Anak Perlu Terdeteksi Sejak Dini

Foto Berita Sulit Dicegah, Kanker pada Anak-Anak Perlu Terdeteksi Sejak Dini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Memperingati Hari Kanker Anak Internasional yang jatuh pada 15 Februari, Royal Philips ingin meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya deteksi dini untuk memerangi kanker pada anak-anak.

Komite Penanggulanan Kanker Nasional menyatakan bahwa kanker membunuh lebih banyak dari AIDS, malaria dan TBC. Tingkat kematiannya bahkan setara dengan gabungan ketiga penyakit tersebut. Riset Kesehatan Dasar 2013 (Riskesdas) oleh Kementerian Kesehatan menemukan prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1,4 persen atau diperkirakan sekitar 347.792 kasus.

"Kanker pada orang dewasa bisa dikaitkan dengan gaya hidup tidak sehat seperti merokok atau kurang berolahraga. Ini adalah faktor yang dapat dicegah. Namun, gaya hidup bukanlah faktor pemicu kanker pada anak sehingga jauh lebih sulit dicegah," kata Ahli Onkologi dari Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Hospitals Semanggi Moeslichan di Jakarta, belum lama ini.

"Inilah pentingnya deteksi karena kanker pada anak sulit dicegah, bahkan gejalanya tak mudah dikenali. Orang tua harus sadar bahwa mereka memiliki peran penting dalam deteksi dini secara berkala," kata dia menambahkan.

Data dari Kementerian Kesehatan menemukan bahwa prevalensi kanker pada anak-anak adalah 2 persen dari semua kejadian kanker, tetapi merupakan penyebab kematian kedua pada anak-anak berusia antara 5-14 tahun.

Sementara itu, Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) menemukan bahwa prevalensi anak-anak dengan kanker meningkat 7 persen setiap tahunnya. Leukemia adalah kanker yang paling umum pada anak-anak, diikuti oleh retinoblastoma, osteosarcoma, neuroblastoma, dan maligna limfoma. Kementerian Kesehatan, melalui Direktorat Pengawasan dan Pengendalian Penyakit Non-Komunal telah menyosialisasikan dan mendidik tentang deteksi dini melalui ruang publik dan ruang pendidikan seperti anak-anak prasekolah dan taman kanak-kanak, serta fasilitas kesehatan masyarakat dan bidan.

"Penting bagi orang tua untuk tahu apa yang harus diperhatikan, dengan sering-sering memeriksa keadaan seluruh tubuh anak, misalnya apakah ada benjolan. Ini bisa dilakukan dengan meraba saat memandikan anak. Hati-hati apabila anak sering panas dan pucat, ada bintik-bintik pada kulit ataupun pendarahan pada kulit. Waspadai juga nyeri tulang, anak-anak belum bisa mengkomunikasikan sakit ini sehingga dapat dipantau dari berkurangnya aktivitas fisik dari yang biasa mereka lakukan. Bila ada satu atau lebih dari gejala ini muncul, maka segera tes darah dan telusuri lebih detail dan lengkap dari hasil tes darah tersebut," Moeslichan menjelaskan.

"Orang tua yang anaknya menderita kanker harus mencari informasi akurat dan detail dari dokter yang mendampingi anak. Terbukalah dalam mengungkapkan kegalauan dan mendiskusikannya dengan dokter sehingga mendapat pengarahan dan pemahaman lebih mendalam. Kemudian, jalani pengobatan atau terapi yang disarankan dokter pendamping dengan tertib," imbuh Moeslichan.

Philips sendiri juga menyediakan berbagai solusi teknologi untuk membantu penanganan kanker. "Solusi radiologi dan radiologi onkologi kami bertujuan untuk membantu tenaga medis profesional membuat diagnosa yang meyakinkan serta merencanakan terapi pribadi untuk memastikan perawatan yang efisien," komentar Presiden Direktur Philips Indonesia Suryo Suwignjo.

Selain menghadirkan solusi teknologi, Philips juga merancang Ambient Experience di rumah sakit Noahs Ark Children Hospital di Amerika Serikat yang mencakup pencahayaan dinamis, proyeksi, dan suara yang membantu pasien rileks. Ini sangat membantu pasien muda, terutama anak-anak untuk merasa lebih nyaman, mengurangi rasa khawatir dan takut.

"Sebagai perusahaan teknologi kesehatan, kami sangat sadar akan sulitnya memerangi penyakit kanker. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kehidupan masyarakat dengan menghadirkan solusi teknologi serta berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat dan deteksi dini," ujar Suryo Suwignjo.

Tag: kanker, Siloam Hospitals, Moeslichan, Royal Philips, Suryo Suwignjo

Penulis: Dina Kusumaningrum

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,077.46 4,036.30
British Pound GBP 1.00 19,921.28 19,721.82
China Yuan CNY 1.00 2,204.59 2,182.69
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,297.00 15,145.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,868.52 10,759.01
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,951.30 1,931.74
Dolar Singapura SGD 1.00 11,083.98 10,971.46
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,528.83 17,353.14
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,679.82 3,638.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,610.64 13,474.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5837.291 -7.951 610
2 Agriculture 1574.400 -2.628 20
3 Mining 1909.966 -6.234 47
4 Basic Industry and Chemicals 757.451 4.747 70
5 Miscellanous Industry 1254.992 40.866 45
6 Consumer Goods 2471.957 -17.927 49
7 Cons., Property & Real Estate 409.115 1.009 71
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1046.955 -0.876 70
9 Finance 1054.067 -5.371 91
10 Trade & Service 792.965 -3.931 147
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 6,950 8,150 1,200 17.27
2 NICK 138 159 21 15.22
3 APEX 1,780 2,000 220 12.36
4 HELI 85 94 9 10.59
5 DUCK 1,370 1,515 145 10.58
6 SMDM 133 145 12 9.02
7 RODA 350 378 28 8.00
8 MPRO 236 254 18 7.63
9 ACST 1,495 1,600 105 7.02
10 TBIG 5,050 5,375 325 6.44
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 875 730 -145 -16.57
2 JAWA 160 138 -22 -13.75
3 CNTX 545 472 -73 -13.39
4 PNSE 875 770 -105 -12.00
5 RELI 256 228 -28 -10.94
6 LPLI 148 132 -16 -10.81
7 JKSW 68 62 -6 -8.82
8 RMBA 378 348 -30 -7.94
9 BISI 1,520 1,400 -120 -7.89
10 PSDN 208 192 -16 -7.69
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 332 344 12 3.61
2 BHIT 82 81 -1 -1.22
3 KPIG 136 135 -1 -0.74
4 PGAS 2,230 2,270 40 1.79
5 MNCN 790 780 -10 -1.27
6 TLKM 3,760 3,730 -30 -0.80
7 SCMA 1,785 1,725 -60 -3.36
8 ADRO 1,730 1,700 -30 -1.73
9 TARA 890 890 0 0.00
10 INKP 13,675 13,475 -200 -1.46