Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:39 WIB. Prabowo - Ada kebocoran kekayaan negara mencapai Rp1.000 T.
  • 17:24 WIB. Buruh - Organisasi buruh bukan hanya KSPI (Said Iqbal), tapi ada KSPSI (Andi Gani) dan KSBSI (Mudhofir Khamid).
  • 17:23 WIB. KSBSI - Target menangkan Jokowi-Ma'ruf dengan pemilih buruh mencapai 5 juta orang.
  • 17:23 WIB. KSBSI - Pemilih Jokowi dari buruh lebih banyak ketimbang Prabowo.
  • 17:11 WIB. Jokowi - Saya belum terima pengunduran diri Din Syamsuddin.
  • 17:11 WIB. Jokowi - Saya akan temui Din Syamsuddin soal pengunduran dirinya.
  • 17:10 WIB. Politik - Din Syamsuddin mengundurkan diri sebagai utusan khusus Presiden.
  • 17:00 WIB. Arya Sinulingga - Fadli Zon itu karakternya bercandaan, jadi tidak perlu ditanggapin.
  • 16:59 WIB. Arya Sinulingga - Saya tantang Fadli Zon buat isu baru selain 'potong bebek angsa'.
  • 16:50 WIB. Pertamina - Pertamina akan mengecek penyediaan BBM jenis premium yang tidak terjual di SPBU.
  • 16:49 WIB. Mendikbud - Guru honorer diharapkan fokus mengajar di sekolah.
  • 16:47 WIB. Jasindo - Jasindo membidik nelayan di perbatasan untuk menjadi nasabah asuransi nelayan.
  • 16:47 WIB. Mendikbud - Pemerintah daerah dan kepala sekolah tidak lagi mengangkat guru honorer.
  • 16:46 WIB. Mendikbud - Guru honorer usia 35 tahun keatas dapat mengikuti seleksi PPPK.
  • 16:45 WIB. BTN - BTN bidik kredit baru Rp5 triliun selama IPEX 2018.

BI Gandeng Iluni Ciptakan SDM Berkualitas

Foto Berita BI Gandeng Iluni Ciptakan SDM Berkualitas
Warta Ekonomi.co.id, Manado -

Bank Indonesia bersama ikatan alumni UI (ILUNI) akan terus membantu menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing ke depannya.

"Sumber daya manusia yang berdaya saing menuju Sulut Hebat 2021," ungkap MHA Ridhwan Deputi Direktur BI Perwakilan Sulut di Manado, Kamis (15/2/2018).

Hal ini berfokus pada diskusi terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Sulawesi Utara. Dia menjelaskan tahun 2017 perekonomian global maupun nasional masih berada pada momentum pemulihan, dimana perekonomian tercatat tumbuh positif disertai dengan inflasi yang relatif rendah.

Perekonomian Provinsi Sulawesi Utara di tahun 2017 pun berada dalam momentum yang sama, baik berdasarkan pertumbuhan PDRB yang tercatat mencapai nilai tertinggi selama enpat tahun terakhir, serta tingkat inflasi yang rendah. Namun, katanya, pertumbuhan Sulut 2017 6,32 persen, belum mencapai potensialnya yakni tujuh persen dan masih berada di bawah provinsi lain di KTI, khususnya Kawasan Sulawesi.

Dia menjelaskan pada tahun 2010-2030, mayoritas penduduk Sulawesi Utara berada pada usia produktif 15-64 tahun, dimana kondisi tersebut dikenal dengan istilah bonus demografi. Kondisi tersebut harus dapat dimanfaatkan dengan baik, katanya, terutama pada momentum perekonomian global yang berangsur-angsur pulih dan terus bertumbuh positif. Jumlah penduduk dengan usia produktif di Provinsi Sulawesi Utara diproyeksikan akan terus bertumbuh hingga tahun 2030 dengan dependency ratio yang semakin kecil hingga di angka 0,47.

"Hal ini menjadi peluang bagi pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang harus dimanfaatkan dengan baik, namun pula berisiko menimbulkan kondisi middle income trap (jebakan kelas menengah) dalam jangka panjang apabila tidak dapat dimanfaatkan dengan baik," tuturnya.

Kualitas SDM menjadi faktor penentu dalam memanfaatkan momentum ini, katanya, yang terutama dapat diukur dari kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat Provinsi Sulawesi Utara. Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulawesi Utara, Steven Kandouw menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas SDM lokal dalam rangka pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan daya saing Provinsi Sulawesi Utara.

Wagub menambahkan bahwa beberapa indikator menunjukan bahwa kualitas SDM Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan pelemahan, yang terlihat dan indeks pendidikan dan indeks kualitas guru Sulawesi Utara. Sementara itu, tingkat UMP Provinsi Sulawesi Utara menempati posisi ke-3 tertinggi di nasional. (HYS/Ant)

Tag: Bank Indonesia (BI), Universitas Indonesia (UI), Sulawesi Utara, Manado

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5957.744 26.478 602
2 Agriculture 1585.807 1.672 20
3 Mining 1954.048 17.971 46
4 Basic Industry and Chemicals 821.966 11.293 71
5 Miscellanous Industry 1239.096 -33.418 45
6 Consumer Goods 2491.409 13.779 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.972 -0.966 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1027.263 -2.237 69
9 Finance 1075.740 7.879 91
10 Trade & Service 829.850 7.907 145
No Code Prev Close Change %
1 LPIN 900 1,125 225 25.00
2 PANI 306 382 76 24.84
3 LAND 1,155 1,440 285 24.68
4 DIGI 530 660 130 24.53
5 IIKP 236 280 44 18.64
6 FILM 1,135 1,285 150 13.22
7 RELI 234 260 26 11.11
8 PBSA 660 730 70 10.61
9 NIKL 2,060 2,270 210 10.19
10 ACES 1,420 1,560 140 9.86
No Code Prev Close Change %
1 AIMS 230 200 -30 -13.04
2 BIKA 200 175 -25 -12.50
3 TOPS 825 730 -95 -11.52
4 SIPD 1,065 955 -110 -10.33
5 MAPA 4,180 3,800 -380 -9.09
6 INTD 308 282 -26 -8.44
7 MMLP 575 530 -45 -7.83
8 WICO 645 595 -50 -7.75
9 LMSH 695 645 -50 -7.19
10 UNIT 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 690 680 -10 -1.45
2 BBRI 3,090 3,120 30 0.97
3 TRAM 260 254 -6 -2.31
4 ADRO 1,805 1,880 75 4.16
5 CPRO 50 50 0 0.00
6 BBCA 23,950 23,700 -250 -1.04
7 PNLF 232 238 6 2.59
8 LAND 1,155 1,440 285 24.68
9 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
10 FILM 1,135 1,285 150 13.22