Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:54 WIB. Pertamina - menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Pertamina menyiapkan SPBU 24 jam.
  • 10:00 WIB. ISEF - ISEF membukukan 19 kesepakatan senilai Rp6,75 triliun.
  • 09:58 WIB. PLN - Jonan:  25% pegawai PLN biasanya harus siaga saat libur Natal dan Tahun Baru.
  • 09:51 WIB. Energi - Pemerintah memprediksi beban puncak pasokan listrik Jawa-Bali pada libur Natal-Tahun Baru 2019 cenderung turun.
  • 09:49 WIB. Pelindo II - Pemprov Jambi dan Pelindo II akan kerja sama kembangkan Pelabuhan di Jambi.
  • 08:16 WIB. Energi - Pemerintah menambah pasokan BBM sebesar 8% menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.
  • 07:49 WIB. Eredivisie Belanda - Willem II 0 vs 3 ADO Den Haag
  • 07:45 WIB. Bundesliga Jerman - Nurnberg 0 vs 2 Wolfsburg
  • 07:44 WIB. LaLiga Spanyol - Celta Vigo 0 vs 0 Leganes

PLN Siap Ikuti Aturan PHDI Demi Bangun JBC

Foto Berita PLN Siap Ikuti Aturan PHDI Demi Bangun JBC
Warta Ekonomi.co.id, Gianyar, Bali -

PT PLN (Persero) siap mengikuti aturan majelis organisasi umat Hindu PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) dalam membangun jaringan listrik Jawa Bali agar tercipta sistem kelistrikan nasional yang andal dan efisien menopang Bali sebagai destinasi wisata dunia.

"PLN akan terus melakukan komunikasi dengan PHDI dan ikuti aturan, nilai-nilai religi Hindu di Bali, serta kearifan lokal. Kami akan carikan solusi untuk keberhasilan pembangunan jaringan listrik Jawa Bali Crossing," kata Putu Putrawan, Manajer Perencanaan PLN Distribusi Bali, di Denpasar, Jumat (16/2/2018).

PLN dan PHDI sudah melakukan komunikasi, tukar pikiran dalam bentuk forum disscusion group (FGD), Selasa (13/2/2018), dan ketegangan persepsi mengenai program pembangunan Jawa Bali Crossing (JBC) sudah mencair.

PLN dan pemerintah pusat memiliki program pembangunan kelistrikan nasional yang kuat dan andal dengan membuat pembangkit listrik sebesar 35.000 MW (megawatt). Dengan kapasitas sebesar ini, pemerintah dan PLN akan mengaliri listrik dari Jawa ke Bali.

"Pasokan listrik di Bali saat ini masih aman. Namun, dengan pertumbuhan rata-rata per tahun sebesar delapan persen maka listrik Pulau Dewata ini akan mengalami defisit atau krisis energi listrik," kata Putu Putrawan.

Dengan pembangunan pembangkit listrik sebesar itu di Jawa, tarif listrik akan jauh lebih murah. "Hal ini akan menopang industri pariwisata di Bali dan juga mendorong Bali untuk membuat pembangkit energi listrik baru yang terbarukan," kata Dewanto, Deputi Manajer PLN Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT).

Dalam pembangunan jaringan listrik nasional di Jawa-Bali, pemerintah dan PLN akan mengaliri melalui kabel di atas laut, lalu membangun tower-tower untuk mengalirkan listrik ke seluruh pelosok Bali.

Namun, PHDI menentang rencana tersebut karena ketinggiannya dan jaraknya melanggar nilai-nilai religi dan kesucian pura. Karena itu, PLN Bali menegaskan akan ikuti aturan PHDI demi terealisasi pembangunan jaringan listrik Jawa Bali Crossing tersebut. (FNH/Ant)

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Bali, PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia), Jawa Bali Crossing (JBC), Putu Putrawan, Dewanto

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00