Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:16 WIB. Politik - Kemendagri minta pengkritik Komjen Iriawan baca regulasi.  
  • 22:15 WIB. Daerah - Komjen Iriawan minta Polisi tak hanya fokus di Pilkada Jabar.
  • 22:15 WIB. Politik - Perludem nilai ada potensi kecurangan di Pilgub Jabar.
  • 22:14 WIB. Daerah - Menhub akan sambangi lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun.
  • 22:14 WIB. Daerah - Jokowi jamin santunan untuk keluarga korban KM Sinar Bangun.
  • 19:23 WIB. DanaBijak - DanaBijak membidik pendanaan sebesar US$1,5 juta pada tahun ini.
  • 19:22 WIB. UKM - Presiden Jokowi akan meluncurkan kebijakan baru tarif PPh final untuk UKM jadi 0,5% di Surabaya, Jumat (22/6).
  • 19:21 WIB. AP I - Angkasa Pura I menganggarkan Rp2,2 triliun untuk pengembangan Bandara Ngurah Rai.
  • 19:20 WIB. NISP - OCBC NISP menyalurkan pinjaman kepada Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara senilai Rp100 miliar.
  • 19:18 WIB. Sea Limited - Sea Limited mengumumkan penambahan modal agregat senilai US$575 juta.
  • 19:17 WIB. DuitHape - DuitHape mengincar pendanaan sebesar US$500.000 hingga akhir Juni 2018.
  • 19:14 WIB. Bitcoin - Bursa kripto asal Korea Selatan, Bithumb, kebobolan lebih dari US$30 juta akibat serangan cyber
  • 19:12 WIB. SIS - Suzuki Indomobil Sales menargetkan penjualan NEX II sebanyak 1.500 unit di Pekanbaru dan Riau pada 2018.
  • 19:09 WIB. Grab - Grab berencana mengembangkan layanan mobil terhubung dalam Toyota Mobility Service Platform.
  • 19:11 WIB. SIS - Suzuki Indomobil Sales memperkirakan distribusi NEX II akan mengalami penurunan menjadi 2.000 unit pada Juni.

Peneliti Hama: PHT Perlu Dioptimalkan

Foto Berita Peneliti Hama: PHT Perlu Dioptimalkan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Peneliti dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara menegaskan agar konsep pengendalian hama terpadu (PHT) perlu dioptimalkan "Hal itu agar budi daya tanaman pertanian dapat diupayakan secara maksimal dengan tetap menjaga keseimbangan lingkungan," ujar Peneliti Hama Penyakit BPTP Sultra Sarmin melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

PHT adalah suatu teknik pengendalian hama dengan manipulasi agroekosistem secara menyeluruh dengan menggunakan berbagai macam taktik pengendalian yang sesuai dan dilakukan dengan bijaksana secara terpadu sehingga populasi serangga hama dapat ditekan sampai tidak merugikan secara ekonomi.

PHT tidak mengandalkan kepada satu cara saja, tetapi mengombinasikan berbagai cara, tambahnya. Pengendalian cara ini diharapkan seminimal mungkin mengganggu musuh alami.

"Penggunaan insektisida di dalam program PHT ini pun harus secara selektif," katanya.

Terkait hama tikus yang banyak menyerang tanaman padi petani, Sarmin yang juga Kepala Kebun Percobaan Wawotobi itu menjelaskan untuk pengendaliannya perlu dilakukan sanitasi lingkungan hamparan dengan melalui gropyokan guna membersihkan sarang dan lubang tikus.

"Selain itu dapat pula dengan pemberian umpan beracun sejak tanaman padi masih muda," katanya.

Sementara, untuk mengendalikan penggerek batang dilakukan dengan tanam serempak sehamparan sesuai jadwal yg ditentukan. Selain itu, penggunaan varietas unggul yang tahan terhadap penggerek batang seperti Cigeulis juga direkomendasikan.

Penggunaan varietas tahan merupakan cara pengendalian yang paling murah dan mudah diterapkan. Selain itu, metode ini kompatibel dengan cara pengendalian yang lain.

Sedangkan penggunaan varietas yang sama dan tidak diketahui tingkat ketahanannya terhadap suatu organisme pengganggu tanaman (OPT) secara terus menerus, menurut dia, dapat mendorong terjadinya perubahan sifat biologi OPT setempat sehingga dengan cepat dapat meningkatkan kerentanan tanaman itu sendiri.

Sebelumnya, petani di Desa Nario Indah Kecamatan Anggotoa Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara melakukan panen padi di areal seluas 3 hektar dari total luas sawah 226 ha.

Varietas yang dipanen yaitu Mekongga dengan produktivitas 4 ton GKP per ha. Menurut ketua kelompok tani Sanggoleombae, Nario Indah Haryanto, produksi gabah yang dicapai masih rendah karena adanya gangguan hama penggerek batang dan tikus.

Tag: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), pengendalian hama terpadu (PHT)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ratih Rahayu

Foto: Antara/Irwansyah Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5993.627 -113.071 587
2 Agriculture 1535.417 -16.568 19
3 Mining 1950.048 -19.774 44
4 Basic Industry and Chemicals 810.011 -8.507 70
5 Miscellanous Industry 1230.258 -8.573 45
6 Consumer Goods 2439.310 -39.956 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.172 -5.498 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1040.501 -26.112 65
9 Finance 1059.149 -33.106 93
10 Trade & Service 902.658 -6.794 141
No Code Prev Close Change %
1 KPAL 195 262 67 34.36
2 GDST 198 266 68 34.34
3 MYTX 160 204 44 27.50
4 SWAT 272 340 68 25.00
5 JPRS 266 332 66 24.81
6 CITA 875 1,090 215 24.57
7 ATIC 735 915 180 24.49
8 CSIS 980 1,180 200 20.41
9 ASJT 290 328 38 13.10
10 DSSA 15,500 17,500 2,000 12.90
No Code Prev Close Change %
1 BNBR 104 70 -34 -32.69
2 DFAM 1,205 905 -300 -24.90
3 SDMU 282 222 -60 -21.28
4 FORU 144 126 -18 -12.50
5 JKSW 74 66 -8 -10.81
6 SAME 560 500 -60 -10.71
7 MNCN 1,180 1,070 -110 -9.32
8 ERTX 132 120 -12 -9.09
9 IIKP 230 212 -18 -7.83
10 SMRA 995 920 -75 -7.54
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 272 340 68 25.00
2 BBRI 3,140 2,960 -180 -5.73
3 TLKM 3,610 3,710 100 2.77
4 BBCA 22,250 21,500 -750 -3.37
5 BBNI 8,050 7,525 -525 -6.52
6 BMRI 6,950 6,700 -250 -3.60
7 ADRO 1,935 2,000 65 3.36
8 UNTR 34,800 33,500 -1,300 -3.74
9 ASII 6,900 6,950 50 0.72
10 PGAS 2,080 2,040 -40 -1.92