Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:45 WIB. Apple - Laba Apple tiga kali lipat gabungan Xiaomi, Oppo, dan Huawei.
  • 16:43 WIB. Google - Google Family Link bantu orangtua awasi anak di dunia maya.
  • 16:43 WIB. GoPro - GoPro Hero 7 Black resmi punya anti-guncangan terbaru.
  • 16:41 WIB. Xiaomi - Xiaomi akui sengaja tampilkan iklan di menu Setting.
  • 16:40 WIB. Samsung - Samsung cegah salah pencet tombol Bixby di Galaxy Note 9.
  • 16:36 WIB. Instagram - Instagram izinkan pengguna kirim stiker GIF di Direct Message.
  • 16:35 WIB. Huawei - Huawei bakal umumkan Mate 2 Pro pada Oktober.
  • 16:25 WIB. Polda Metro Jaya - Ada pengalihan arus lalu lintas jalur Tugu Proklamasi.
  • 16:14 WIB. HIPMI  - HIPMI: tanggapi polemik beras dengan kepala dingin.
  • 16:13 WIB. Perikanan - Menteri Susi mendorong pengusaha perikanan nasional untuk dapat melakukan terobosan ekspor
  • 16:02 WIB. Instagram - Instagram dikabarkan uji fitur 'Repost' konten. 
  • 16:02 WIB. Gerindra - Semua nomor urut capres-cawapres adalah baik.
  • 16:01 WIB. Amazon - Amazon targetkan buka 3.000 toko tanpa kasir di AS.
  • 16:00 WIB. Kemenhub - Kemenhub libatkan Organda godok peraturan transportasi online.
  • 15:59 WIB. Facebook - Facebook lepas dukungan kampanye politik.

Tiga Tahun Jokowi-JK, Kesenjangan Turun?

Foto Berita Tiga Tahun Jokowi-JK, Kesenjangan Turun?
Warta Ekonomi.co.id, Padang -

Pejabat Kantor Staf Presiden (KSP) memaparkan tiga tahun perjalanan pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berhasil menurunkan angka kesenjangan dengan penerapan konsep pembangunan berkeadilan.

"Jika pada 2014 angka kesenjangan mencapai 0,414 pada 2017 turun menjadi 0,393," kata Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho di Padang, Selasa (20/2/2018).

Ia menyampaikan hal itu pada diskusi nasional Road Show Capaian Tiga Tahun Jokoi-JK digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas Padang berkerja sama dengan KSP.

Menurut dia dalam tiga tahun terakhir ada empat fokus pembangunan yang dilaksanakan pemerintah yaitu pembangunan ekonomi, pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial, menekan ketimpangan antarwilayah dan stabilitas politik, keamanan serta kebudayaan.

Ia menyampaikan salah satu upaya menekan kesenjangan adalah dengan fokus kepada perdesaan.

Sebagai contoh dalam membangun pertanian tentu membutuhkan pupuk, namun jika subsidi diberikan kepada pabrik maka petani kaya pun akan mendapat subsidi yang sama dengan petani kecil, kata dia.

"Pendekatan pemerintah Jokowi-JK tidak demikian, subsidi diberikan kepada petani sehingga petani kecil lebih banyak dapat ketimbang petani besar," lanjut dia.

Yanuar memberi contoh lain bagaimana pembangunan berkeadilan dilaksanakan saat ini dan salah satu representasinya adalah apa yang dilakukan di Papua seperti pembangunan jalan Trans Papua.

"Memang ada kasus Asmat yang terjadi saat ini, tapi itu adalah persoalan kapasitas pemerintah daerah serta masalah sumber daya manusia dan geografis," tambahnya.

Terkait dengan kemiskinan, ia menyebutkan saat ini terjadi penurunan dari 10,96 persen pada 2014 menjadi 10,64 persen pada Maret 2017.

Sementara Sosiolog Universitas Andalas (Unand) Padang, Prof Afrizal menilai kendati angka kemiskinan turun tapi tetap ada disparitas antara perkotaan dan perdesaan.

"Bahkan pada beberapa daerah angka kemiskinan berada di atas nasional dan kantong-kantong kemiskinan saat ini masih belum berubah, dalam artia kata tetap sama dengan yang dulu," kata dia.

Kemudian dari sisi keadilan pembangunan maka perlu ditanyakan keadilan untuk siapa dan apa indikatornya.

"Kalau adil diukur dari distribusi maka semakin merata artinya adil, tapi kalau dari segi akses terhadap sumber daya alam maka belum merata dan skornya masih rendah," ujar dia.

Ia memberi contoh salah satu bentuknya adalah pertentangan yang kuat antara masyarakat adat dengan negara terkait akses kepemilikan sumber daya alam.

Tag: Yanuar Nugroho, Joko Widodo (Jokowi), Muhammad Jusuf Kalla (JK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,972.48 3,932.70
British Pound GBP 1.00 19,766.67 19,568.83
China Yuan CNY 1.00 2,179.44 2,157.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,898.00 14,750.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,860.64 10,751.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.46 1,885.47
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.89 10,810.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,552.82 17,372.55
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.89 3,570.56
Yen Jepang JPY 100.00 13,234.43 13,099.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5931.266 57.669 602
2 Agriculture 1584.135 11.004 20
3 Mining 1936.077 20.470 46
4 Basic Industry and Chemicals 810.673 14.455 71
5 Miscellanous Industry 1272.514 15.152 45
6 Consumer Goods 2477.630 29.722 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.938 0.005 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.500 5.998 69
9 Finance 1067.861 11.961 91
10 Trade & Service 821.943 1.167 145
No Code Prev Close Change %
1 BKDP 62 83 21 33.87
2 HDTX 172 218 46 26.74
3 DIGI 424 530 106 25.00
4 PANI 246 306 60 24.39
5 KPAL 442 530 88 19.91
6 TRUS 170 200 30 17.65
7 OKAS 195 222 27 13.85
8 DYAN 88 100 12 13.64
9 MINA 464 525 61 13.15
10 ARTO 137 154 17 12.41
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 680 580 -100 -14.71
2 DNAR 310 266 -44 -14.19
3 DSSA 16,300 14,000 -2,300 -14.11
4 GLOB 160 140 -20 -12.50
5 RELI 262 234 -28 -10.69
6 INPP 660 590 -70 -10.61
7 SRAJ 139 125 -14 -10.07
8 BULL 169 153 -16 -9.47
9 YPAS 700 635 -65 -9.29
10 ALMI 350 320 -30 -8.57
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 238 232 -6 -2.52
2 BMTR 406 406 0 0.00
3 KPIG 710 690 -20 -2.82
4 BBRI 3,000 3,090 90 3.00
5 DYAN 88 100 12 13.64
6 BHIT 88 90 2 2.27
7 TLKM 3,550 3,600 50 1.41
8 INKP 17,850 18,300 450 2.52
9 ADRO 1,740 1,805 65 3.74
10 PGAS 2,020 2,080 60 2.97