Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:02 WIB. Telkomsel - Telkomsel meluncurkan aplikasi mBanking.
  • 22:02 WIB. WKR - Waskita Realty menganggarkan capex Rp1,03 triliun di tahun depan.
  • 22:01 WIB. PGE - PGE sedang mengerjakan 14 WKP dengan total kapasitas sebesar 617 MW.
  • 21:59 WIB. BNI - BNI dan Kemtan memperluas cakupan ke Kalimantan.
  • 21:50 WIB. Mandiri - Hadapi Nataru 2019, Mandiri siapkan uang tunai Rp13,73 triliun.
  • 21:50 WIB. WIKA - Profil finansial WIKA dianggap masih dapat diimbangi penghasilan arus kas yang lebih baik.
  • 21:49 WIB. WIKA - Rating utang WIKA tetap di level BB.
  • 21:49 WIB. WIKA - Fitch Ratings memangkas outlook WIKA dari stabil menjadi negatif.
  • 21:49 WIB. AP II - AP II menerapkan konsep transformasi digital dalam pengelolaan bandara.
  • 16:49 WIB. Facebook - Kantor Facebook di AS dapat ancaman bom. 

Moratorium Proyek Elevated Pemerintah Rugi?

Foto Berita Moratorium Proyek Elevated Pemerintah Rugi?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan langkah pemberhentian sementara (moratorium) pekerjaan konstruksi layang proyek infrastruktur untuk menghindari kerugian negara ke depan.

"Tidak ada kerugian saat ini, kita evaluasi untuk menghindari kerugian negara kedepan," kata Menteri Basuki saat konferensi pers di Kantor Presiden di Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Basuki mengakui penghentian sementara konstruksi layang ini merupakan akibat runtuhnya "bekisting pierhead" pada proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang merupakan kejadian yang beruntun dan merupakan yang ke-14 kalinya.

"Ini kejadian yang 14. Jadi kami ambil langkah-langkah. Kami ingin mengantisipasi supaya tidak terjadi lagi," kata Basuki.

Dia mengungkapkan pemberhentian sementara konstruksi layang berlaku pada seluruh proyek di Indonesia, baik jalan tol, jembatan, Light Rapid Transit (LRT) maupun MRT.

"Bukan moratorium pembangunan infrastruktur, jadi ada 'miss' sedikit, tapi memberhentikan sementara pekerjaan yang di atas permukaan tanah, layang yang berat untuk bisa dievaluasi menyeluruh," kata Basuki.

Dia mengatakan untuk pembangunan jalan yang tidak layang, seperti pembetonan, pengurukan dan lainnya masih tetap jalan.

Menteri PUPR ini juga mengungkapkan pihaknya melalui komite keselamatan konstruksi akan melakukan evaluasi dan dari pihak Kementerian BUMN akan memerintahkan BUMN Karya untuk mengevaluasi bersama konsultan independen mengenai metode kerja, mulai dari SOP, SDM, hingga peralatannya.

"Semua akan dievaluasi termasuk desainnya untuk bisa ditemukan akar penyebabnya, sehingga kita berhentikan dulu sementara agar ditemukan tidak terlalu lama, ini untuk seluruh kegiatan, baik jalan tol, jembatan panjang, LRT, semoga tidak men-delay jadwal pelaksanaan atau jadwal penyelesaiannya," katanya.

Terkait sanksi, Basuki mengatakan akan diberikan kepada kontraktor setelah Tim Komite Keselamatan Konstruksi memberikan rekomendasinya.

Dia mengatakan kejadian runtuhnya "bekisting pierhead" tol Becakayu ini, maka rekomendasi sanksi akan diberikan kepada Menteri BUMN untuk ditindaklanjuti kepada PT Waskita Karya selaku kontraktor dan begitu juga proyek yang berada di bawah Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya Kementerian PUPR menggelar pertemuan dengan Menteri Perhubungan Budi Karya, Menko Perekonomian Darmian Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Rini Sumarno.

Tag: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera), Basuki Hadimoeljono, Light Rail Transit/LRT, Rini Mariani Soemarno, Sri Mulyani Indrawati

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6115.577 38.990 621
2 Agriculture 1505.088 -1.455 20
3 Mining 1755.401 7.640 47
4 Basic Industry and Chemicals 834.495 13.819 71
5 Miscellanous Industry 1393.243 11.184 46
6 Consumer Goods 2499.289 15.900 49
7 Cons., Property & Real Estate 451.558 6.736 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1041.077 9.161 71
9 Finance 1164.990 2.978 91
10 Trade & Service 792.381 1.998 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 298 446 148 49.66
2 SOTS 350 436 86 24.57
3 AKSI 286 344 58 20.28
4 KPAS 600 710 110 18.33
5 ESSA 272 314 42 15.44
6 PNSE 650 750 100 15.38
7 SSTM 450 510 60 13.33
8 TRAM 144 163 19 13.19
9 IBFN 246 278 32 13.01
10 YPAS 570 640 70 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 740 555 -185 -25.00
2 TFCO 780 610 -170 -21.79
3 OCAP 306 244 -62 -20.26
4 PDES 1,700 1,445 -255 -15.00
5 APEX 1,400 1,210 -190 -13.57
6 RIMO 162 142 -20 -12.35
7 RDTX 6,150 5,550 -600 -9.76
8 HDTX 140 127 -13 -9.29
9 YULE 220 200 -20 -9.09
10 MDKI 298 274 -24 -8.05
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 372 2 0.54
2 RIMO 162 142 -20 -12.35
3 KPAS 600 710 110 18.33
4 PTBA 4,280 4,310 30 0.70
5 ADRO 1,285 1,255 -30 -2.33
6 TLKM 3,620 3,650 30 0.83
7 TRAM 144 163 19 13.19
8 PTPP 1,900 2,020 120 6.32
9 WSKT 1,795 1,855 60 3.34
10 PGAS 2,060 2,130 70 3.40