Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:49 WIB. Politik - SBY: Jenderal Iriawan pertaruhkan sumpah jika main-main.
  • 22:49 WIB. Politik - SBY khawatir kecurangan Pemilu munculkan perlawanan rakyat.
  • 22:48 WIB. Pilkada Jabar - SBY yakin Deddy-Dedi menang di Pilgub Jabar tanpa curang.
  • 22:48 WIB. Politik - SBY sebut ada oknum BIN, Polri, dan TNI tak netral di Pilkada.
  • 22:47 WIB. Politik - Prabowo tak yakin Indonesia negara terkuat 2045 bisa terwujud.
  • 22:47 WIB. Pilpres - Demokrat: Ada suara kader yang mengusulkan JK berpasangan dengan AHY.
  • 22:46 WIB. Pilpres - Survei SMRC: Jokowi ungguli Prabowo di Jabar, Jateng, dan Jatim.
  • 22:46 WIB. Pilpres - PAN tunggu sikap Golkar bila serius usung JK jadi Capres 2019.
  • 22:45 WIB. Nasional - Jokowi: Pembangunan infrastruktur sama dengan membangun peradaban.
  • 22:44 WIB. Politik - Megawati sebut pemimpin harus santun.
  • 21:29 WIB. ALKA - Alakasa Industrindo mencatat penjualan sebesar Rp920,95 miliar sepanjang Januari-Maret 2018.
  • 21:29 WIB. Pertamina - Pertamina yakin proyek kilang tak terganggu kewajiban pasok Premium.
  • 21:29 WIB. ALKA - Alakasa Industrindo berencana membuka pabrik aluminium baru di dalam negeri.
  • 21:25 WIB. ARII - Atlas Resources mencatat penjualan batubara naik 58,08% menjadi 275.420 ton selama Januari-Mei 2018.
  • 21:27 WIB. ARII - Atlas Resources mencatat produksi batubara sebesar 437.140 ton selama Januari-Mei 2018.

Misbakhun Puji Cara Jokowi Kelola Kebijakan Ekonomi

Foto Berita Misbakhun Puji Cara Jokowi Kelola Kebijakan Ekonomi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Mukhammad Misbakhun menilai kebijakan pembangunan ekonomi pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah berada pada jalur yang benar.

"Ketika sektor global tak menarik bagi pembangunan ekonomi, maka kebijakan Pemerintah dialihkan pada sektor ekonomi domestik," kata Mukhammad Misbakhun pada diskusi "Mampukah Pemerintahan Jokowi-JK Menciptakan Lapangan Kerja" yang diselenggarakan Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), di Jakarta, Selasa.

Menurut Misbakhun, kebijakan pembangunan ekonomi domestik dan peciptaan lapangan kerja, salah satu yang diandalkan adalah program Dana Desa yang pada tahun anggaran 2017 sudah mencapai Rp60 triliun. Program Dana Desa ini, kata dia, mampu menciptakan hingga lima juta lapangan kerja baru di tingkat desa dan kecamatan.

"Jadi program ini sudah benar, tinggal bagaimana memperhatikam isu agar regulasi, pengawasan, hingga pemeriksaan dana desa diperkuat," katanya.

Misbakhun mengusulkan, agar tiga kementerian yang terkait dengan program Dana Desa, yakni Kementerian Keuangan, Kementerian Desa, dan Kementerian Dalam Negeri, menguatkan fungsi dan perannya guna optimalisasi penerapan dana desa dapat menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

Dalam upaya optimalisasi ini, kata dia, komunitas desa juga harus diikutsertakan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

"Kalau bisa diintegrasikan dengan desa, hal ini akan jadi kekuatan utama Indonesia di masa depan," ulasnya.

Misbakhun juga melihat, program pemerintahan Presiden Joko Widodo lainnya yang diyakini dapat memperkuat penciptaan lapangan kerja adalah, Program Investasi Pemerintah (PIP) yakni, program ultramikro negara dengan pinjaman modal maksimal Rp2,5 juta. Program PIP ini, katanya, berbarengan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang juga digalakkan Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Program KUR itu nasabahnya 12 juta. Artinya ada 12 juta lapangan kerja tercipta. Belum dari sisi tenaga kerja dan lembaga pembiayaannya. Lapangan kerja ini riil semua," katanya.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur II (Probolinggo dan Pasuruan) ini menegaskan, Tim Ekonomi Pemerintah, harus memiliki gagasan lebih maju serta ada keberanian untuk melibatkan swasta untuk percepatan penciptaan lapagan kerja.

"Gagasan Ini patut jadi perenungan bagi Tim Ekonomi Pemerintah, agar bagaimana di situasi normal dan cenderung membaik ini, Indonesia dapat melakukan lompatan pertumbuhan ekonomi. Jangan bekerja hanya demi menjaga stabilitas dengan kebijakan konservatif," katanya.

Misbakhun juga melihat, Presiden Joko Widodo memasuki pemerintahan dengan mewarisi pertumbuhan ekonomi nasional yang menurun. Apalagi, saat itu pemerintahan China juga masih dalam masa transisi. Dalam kondisi tersebut, menurut Misbakhun, pemerintahan Joko Widodo membuat kebijakan mengalihkan dana subsidi BBM mejadi dana produktif untuk pembangunan infrastruktur sehingga ruang fiskal menjadi lebih longgar.

Tag: Mukhamad Misbakhun, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Ferry Hidayat

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83