Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:12 WIB. Purbalingga - Program diversifikasi pangan berbasis jagung di Purbalingga, diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi jagung.
  • 14:11 WIB. Purbalingga - Warga Purbalingga dilatih mengolah makanan berbahan jagung.
  • 14:04 WIB. Beras - Data proyeksi produksi beras Kementan yang disoroti Menko Perekonomian, yakni 13,7 juta ton dalam tiga bulan awal 2018.
  • 14:03 WIB. Beras - Akurasi data proyeksi produksi beras penting karena turut mempengaruhi kebijakan pemerintah terkait impor.
  • 14:02 WIB. Beras - Pihak yang mempunyai data terkait angka perkiraan produksi beras adalah Kementan dan BPS.
  • 14:01 WIB. Beras - Menko Bidang Perekonomian: data proyeksi produksi beras yang dikeluarkan oleh Kementan sering meleset.
  • 13:57 WIB. Bandara Bali - Untuk memaksimalkan metode nontunai itu, Bandara Ngurah Rai, melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha.
  • 13:56 WIB. Bandara Bali - Menggandeng Bank BRI untuk pembayaran dengan layanan "virtual account" kepada sekitar 138 gerai dari 65 perusahaan.
  • 13:53 WIB. Bandara Bali - Tarif nontunai itu berlaku untuk sewa ruangan, untuk mendorong efisiensi dan transparansi keuangan UKM.
  • 13:52 WIB. UKM - Bandara Bali menerapkan sistem pembayaran nontunai bagi seluruh pelaku UKM yang manfaatkan jasa.
  • 13:47 WIB. Andi Arief - Tim di Mauritius mencari informasi soal gugatan.
  • 13:47 WIB. Andi Arief - Sekjen Demokrat hari ini di Hong Kong temui pihak Asia Sentinel.
  • 13:47 WIB. Andi Arief - Ke Amerika tim bakal menemui John Berthelsen, penulis berita di Asia Sentinel.
  • 13:46 WIB. Andi Arief - Tiga tim dikirim ke Hong Kong, Mauritius, dan Amerika selesaikan berita Asia Sentinel.
  • 13:46 WIB. Andi Arief - Kami hargai permintaan maaf Asia Sentinel.

Dolar AS Menguat Jelang Lelang Surat Utang

Foto Berita Dolar AS Menguat Jelang Lelang Surat Utang
Warta Ekonomi.co.id, New York -

Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (21/2/2018) pagi WIB, karena para investor menunggu lelang surat utang pemerintah AS dalam jumlah besar minggu ini.

Dengan tidak adanya data utama yang dirilis, pasar berfokus pada pasokan utang baru senilai 250 miliar dolar AS oleh Departemen Keuangan AS minggu ini, yang dimulai pada Selasa (20/2) waktu setempat ketika 179 miliar dolar AS surat utang pemerintah berjangka waktu dua tahun dilelang.

Para analis mengatakan pelelangan tersebut akan menjadi ukuran utama selera investor internasional terhadap aset-aset Amerika Serikat.

Greenback telah mendapat tekanan sejak awal 2017, karena para investor khawatir bahwa rencana Trump untuk pengeluaran pemerintah yang besar akan membengkakan defisit.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,58 persen menjadi 89,717 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,2337 dolar AS dari 1,2408 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3988 dolar AS dari 1,4005 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7879 dolar AS dari 0,7911 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,29 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,56 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS meningkat menjadi 0,9359 franc Swiss dari 0,9291 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,2642 dolar Kanada dari 1,2563 dolar Kanada.

Tag: Dolar Amerika Serikat (AS), Bursa Global

Penulis: Redaksi

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,976.27 3,936.70
British Pound GBP 1.00 19,606.12 19,408.59
China Yuan CNY 1.00 2,176.13 2,154.53
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,913.00 14,765.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,826.84 10,716.44
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,901.17 1,882.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,897.33 10,787.61
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.86 17,245.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,606.53 3,566.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,299.74 13,164.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5873.597 61.807 602
2 Agriculture 1573.131 -18.171 20
3 Mining 1915.607 8.625 46
4 Basic Industry and Chemicals 796.218 16.285 71
5 Miscellanous Industry 1257.362 55.238 45
6 Consumer Goods 2447.908 35.684 47
7 Cons., Property & Real Estate 421.933 1.870 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1023.502 -1.264 69
9 Finance 1055.900 6.888 91
10 Trade & Service 820.776 7.323 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 183 246 63 34.43
2 PADI 500 625 125 25.00
3 TFCO 680 850 170 25.00
4 DIGI 340 424 84 24.71
5 JSPT 1,200 1,450 250 20.83
6 BULL 141 169 28 19.86
7 PGLI 210 248 38 18.10
8 TCPI 3,020 3,480 460 15.23
9 ABMM 2,040 2,290 250 12.25
10 KPAL 394 442 48 12.18
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 179 137 -42 -23.46
2 PNSE 850 665 -185 -21.76
3 AKPI 970 770 -200 -20.62
4 TAMU 4,290 3,590 -700 -16.32
5 MINA 550 464 -86 -15.64
6 COWL 515 448 -67 -13.01
7 TRUS 195 170 -25 -12.82
8 NICK 146 130 -16 -10.96
9 AGRS 260 232 -28 -10.77
10 MGNA 57 51 -6 -10.53
No Code Prev Close Change %
1 BMTR 384 406 22 5.73
2 SRSN 85 82 -3 -3.53
3 KPIG 715 710 -5 -0.70
4 PNLF 226 238 12 5.31
5 TLKM 3,570 3,550 -20 -0.56
6 BBRI 2,940 3,000 60 2.04
7 ASII 7,025 7,400 375 5.34
8 ERAA 2,470 2,510 40 1.62
9 ENRG 127 136 9 7.09
10 BBCA 24,000 24,000 0 0.00