Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:44 WIB. Telkom - Telkom menggelar Spirit of Millennial Games Day 2018 dalam rangka mengembangkan inovasi games digital.
  • 20:58 WIB. Jamkrindo - Sampai November 2018, Jamkrindo Kupang telah mencatatkan volume penjaminan sebesar Rp2,5 triliun.
  • 20:57 WIB. AP II - AP II resmi mencatatkan obligasi berkelanjutan I tahap I Tahun 2018 di BEI.
  • 20:55 WIB. Wika Realty - Wika Realty menargetkan marketing sales Rp4,5 triliun tahun depan.
  • 20:54 WIB. Mandiri - Secara nominal Mandiri mencapai kenaikan sebesar Rp350 miliar pada Harbolnas 2018.
  • 20:53 WIB. Mandiri - Mandiri mencatat transaksi di Harbolnas 2018 meningkat sekitar 170% dibandingkan tahun lalu.
  • 20:51 WIB. BNI - Secara nominal transaksi BNI di Harbolnas 12.12 di 2018 sebesar Rp210,28 miliar.
  • 20:50 WIB. BNI - Harbolnas, pembayaran virtual account BNI tumbuh 267,94% yoy menjadi 389.000 kali transaksi.
  • 20:43 WIB. BRI - Hingga penghujung tahun, kredit agribisnis BRI bisa bertambah Rp2 triliun.
  • 20:43 WIB. BRI - Hingga November 2018, kredit agribisnis BRI tumbuh 17%.
  • 20:42 WIB. BRI - BRI memproyeksi kredit sektor agribisnis tumbuh 20%-25% yoy.
  • 17:14 WIB. Pertamina - Pertamina gandeng BMW kenalkan stasiun pengisian energi listrik.
  • 17:08 WIB. Lazada - Pierre Poignant jadi CEO baru Lazada Group.
  • 17:04 WIB. Apple - Apple ingin bikin modem sendirI untuk iPhone.
  • 17:02 WIB. Mitsubishi - Mitsubishi masih galau soal impor Pajero Sport.

Bamsoet Dorong Pemerintah Kembangkan Industri Pertahanan Nasional

Foto Berita Bamsoet Dorong Pemerintah Kembangkan Industri Pertahanan Nasional
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Pemerintah Indonesia untuk menggandeng swasta dalam menumbuhkan dan menguatkan industri pertahanan dalam negeri guna menaikkan posisi Indonesia ke dalam 10 negara dengan kekuatan militer terbesar.

"Menumbuhkan dan mengembangkan industri pertahanan nasional tidak hanya akan membawa nilai tambah secara ekonomi, juga bakal menaikkan posisi Indonesia ke dalam kelompok negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia," kata Bambang Soesatyo di Jakarta, Rabu.

Menurut Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo, Indonesia berdasarkan pendekatan kekuatan pertahanan berada di posisi ke-14 sehingga industri pertahanannya perlu ditumbuhkan dan dikembangkan lagi. Politisi Partai Golkar ini mengusulkan agar Pemerintah Indonesia mengajak swasta untuk berperan dalam pengembangan dan penguatan industri pertahanan nasional.

"Saya mendukung industri pertahanan yang dikelola swasta dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, bukan hanya kuantitas tapi juga kualitas, sehingga tak kalah dengan industri pertahanan luar negeri," katanya.

Bamsoet menambahkan, BUMN strategis belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional yang menjadi kekuatan pertahanan Indonesia. Karena itu, dirinya mendorong BUMN dapat bekerja sama dengan para pelaku industri pertahanan swasta dalam negeri.

"Melihat alutsista hasil karya anak bangsa yang dipamerkan ini, saya yakin industri pertahanan swasta nasional sudah mampu memproduksi alutsista dengan kualitas baik. Kita harus percaya diri dengan kemampuan bangsa sendiri. Jangan sedikit-sedikit impor," kata Bamsoet.

Menurut dia, DPR RI selalu berkomitmen memperkuat alutsista guna memenuhi kebutuhan sistem pertahanan dan keamanan nasional, salah satu buktinya adalah anggaran pertahanan dalam APBN terus meningkat. Anggaran pertahanan dalam APBN 2018, kata dia, sudah mencapai Rp107 triliun, dari jumlah tersebut sekitar Rp15 triliun digunakan untuk membeli alutsista.

"Dengan anggaran yang cukup besar itu, saya berharap industri pertahanan dalam negeri ke depan dapat lebih diutamakan," katanya.

Berdasar informasi yang diterima Bamsoet, hampir 80 persen peralatan pertahanan nasional masih diimpor.

Tag: Bambang Soesatyo, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Reno Esnir

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6177.720 62.143 621
2 Agriculture 1516.070 10.982 20
3 Mining 1776.514 21.113 47
4 Basic Industry and Chemicals 846.848 12.353 71
5 Miscellanous Industry 1420.317 27.074 46
6 Consumer Goods 2515.883 16.594 49
7 Cons., Property & Real Estate 455.102 3.544 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.130 21.053 71
9 Finance 1176.328 11.338 91
10 Trade & Service 791.531 -0.850 153
No Code Prev Close Change %
1 AKSI 344 430 86 25.00
2 SOTS 436 545 109 25.00
3 PNSE 750 935 185 24.67
4 ZONE 446 555 109 24.44
5 KICI 212 260 48 22.64
6 SAFE 171 206 35 20.47
7 JKSW 60 68 8 13.33
8 KAEF 2,550 2,850 300 11.76
9 TRAM 163 180 17 10.43
10 OASA 318 350 32 10.06
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 555 418 -137 -24.68
2 INPP 605 480 -125 -20.66
3 GMTD 14,900 13,425 -1,475 -9.90
4 BTEK 137 125 -12 -8.76
5 SMDM 152 139 -13 -8.55
6 DSSA 14,725 13,500 -1,225 -8.32
7 BBLD 492 454 -38 -7.72
8 AKPI 780 720 -60 -7.69
9 ETWA 78 72 -6 -7.69
10 OCAP 244 226 -18 -7.38
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 372 360 -12 -3.23
2 KPAS 710 705 -5 -0.70
3 RIMO 142 151 9 6.34
4 TLKM 3,650 3,750 100 2.74
5 TRAM 163 180 17 10.43
6 PGAS 2,130 2,150 20 0.94
7 PTBA 4,310 4,500 190 4.41
8 BBRI 3,620 3,680 60 1.66
9 CPIN 6,500 6,950 450 6.92
10 UNTR 29,300 29,300 0 0.00