Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:07 WIB. Antam - Antam ambil alih seluruh saham Show Denko K.K di PT Indonesia Chemical Alumnia (PTICA).
  • 17:06 WIB. BSSR - BSSR garap proyek pembangkit listrik tenaga surya di Banten bersama PT Antang Gunung Meratus dengan total transaksi Rp2,22 miliar.
  • 16:57 WIB. Taspen- BMRI alihkan 8,39% saham Bank Mantap kepada PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen). 
  • 16:29 WIB. UMKM - UMKM berikan kontribusi 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
  • 16:29 WIB. UMKM - UMKM di Indonesia mendominasi jumlah unit usaha sebesar 62,9 juta atau 99,99%. 
  • 16:16 WIB. Merger - PT Perusahaan Dagang Suburaman lakukan merger usaha ke dalam PT Bentoel Prima. 
  • 16:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.081,87 di akhir perdagangan Selasa (18/12/2018). 
  • 16:00 WIB. Saham - Kuasai 51% saham GOLD, Tower Bersama Infrastructure resmi jadi pengendali GOLD. 
  • 15:36 WIB. SRAJ - SRAJ anggarkan dana Rp37,5 miliar untuk kembangkan rumah sakit di Baranangsiang, Bogor.
  • 15:22 WIB. Mandiri - Mandiri dan Taspen bersinergi dalam penambahan modal Bank Mantap sebesar Rp500 miliar.
  • 15:16 WIB. Telkomsigma - Telkomsigma akan fokus menggarap dua data center baru tahun depan.
  • 15:14 WIB. AP I - AP I mendapatkan pinjaman dari bank dan lembaga keuangan non-bank dengan nilai keseluruhan Rp5 triliun.

Berdayakan Ekonomi Umat dengan Program Ritel

Foto Berita Berdayakan Ekonomi Umat dengan Program Ritel
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Untuk memakmurkan umat diperlukan program ekonomi yang nyata. Karenanya, Lembaga Ekonomi Umat (LEU) memilih memberdayakan umat melalui program ritel. Dengan memiliki jaringan ritel ini, kata Ketua Umum LEU Bambang Wijonarko, umat atau kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat menyebarkan semua produknya.

"Ini bagian dari upaya mewujudkan kemandirian dan kedaulatan ekonomi di kalangan umat," kata Bambang.

Menurut dia, sekarang ini ekonomi umat berjalan sendiri tanpa perlindungan dari pemerintah. Sementara yang kuat-kuat justru mndapat banyak fasilitas, termasuk bagaimana konglomerat bias menguasai berjuta-juta hektare lahan.

"Kita juga ingin mengawal bagaimana regulasi pemerintah dapat disinergikan ke dalam program pemberdayaan ekonomi umat," kata dia.

Bambang optimistis terhadap regulasi, tapi ternyata tidak aplikatif bagi umat. Karena itu, kata Bambang, LEU diharapkan jadi mitra strategis pemerintah dan solusi bagi umat untuk membangun gerakan ekonomi.

Hal itu diungkapkan Bambang pada pembukaan Sarasehan Ekonomi Umat: Kemandirian dan Keadilan Ekonomi Umat yang diadakan LEU, Kamis (22/2/2018), di gedung Smesco Indonesia, Jakarta.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin mengungkapkan saat ini potensi umat dikapitalisasi oleh pihak lain, bahkan oleh luar negeri. "Karena itu, saya berharap umat harus kita kapitalisasi sendiri untuk mewujudkan kedaulatan bangsa," kata Ma'ruf.

Dia mengungkapkan, di masa lalu, program pemerintah berorientasi pada program tricle down effect, artinya pundi-pundi ekonomi yang dikuasai para konglomerasi dapat menetes ke bawah ke kalangan UMKM. "Tapi, nyatanya tidak. Para konglomerat justru mencetak Alfamart dan Indomaret untuk mengkapitalisasi umat," ujarnya.

Itu sebabnya, kata Ma'ruf, MUI menginisiasi diadakannya Kongres Ekonomi Umat (KEU) pada Oktober 2017 yang melahirkan Lembaga Ekonomi Umat (LEU). "Jadi, LEU hadir untuk menjawab tantangan tersebut, yaitu membalik agar umat tidak lemah, malas, dan selalu dililit utang."

Acara itu juga menghadirkan prolog Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno dan keynote speech Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Sutrisno Bachir. Di tempat yang sama juga dilakukan penandatanganan kontrak kerja sama PT Leu Ritel Indonesia selaku pelaksana LEU Mart dengan para mitra, vendor, dan principal. Merekalah yang menunjang sistem dan produk LEU Mart.

Di tempat yang sama, Staf Ahli Menkop dan UKM Teguh Budiana menegaskan, bicara tentang ekonomi umat adalah bicara tentang bangsa Indonesia. "Sebab, mayoritas bangsa Indonesia adalah umat Islam. Itu sebabnya, program ritel yang digagas LEU Mart didukung penuh oleh Kementerian Koperasi dan UKM," kata Teguh. Namun, dia mengingatkan LEU jangan hanya menggarap ritel, tapi juga sektor industri hulu.

Soal dukungan pemerintah terhadap sektor UMKM, Teguh Juwarno menilai kurang maksimal. Nyatanya, anggaran yang dialokasikan untuk Kementerian Koperasi dan UKM masih sangat kecil. "Bahkan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) jumlahnya sangat kecil jika dibandingkan kredit yang dikucurkan bank-bank pemerintah kepada sejumlah konglomerat," katanya.

Tag: Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bambang Widjonarko

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6089.305 -80.538 621
2 Agriculture 1529.475 7.439 20
3 Mining 1740.264 -24.661 47
4 Basic Industry and Chemicals 823.102 -18.496 71
5 Miscellanous Industry 1396.496 -21.778 46
6 Consumer Goods 2485.433 -44.232 49
7 Cons., Property & Real Estate 447.566 -6.607 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1048.350 -7.984 71
9 Finance 1161.972 -11.642 91
10 Trade & Service 783.053 -8.539 153
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 226 282 56 24.78
2 KONI 340 424 84 24.71
3 ARTA 488 600 112 22.95
4 SSTM 396 478 82 20.71
5 TIRA 125 150 25 20.00
6 ASBI 282 336 54 19.15
7 APEX 1,300 1,530 230 17.69
8 AHAP 60 68 8 13.33
9 PNSE 1,100 1,240 140 12.73
10 PTSN 965 1,085 120 12.44
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 690 555 -135 -19.57
2 RIMO 172 140 -32 -18.60
3 OCAP 226 185 -41 -18.14
4 RELI 228 189 -39 -17.11
5 MERK 7,500 6,450 -1,050 -14.00
6 AKSI 444 398 -46 -10.36
7 KICI 300 270 -30 -10.00
8 SOTS 444 408 -36 -8.11
9 MSKY 785 730 -55 -7.01
10 PSDN 200 187 -13 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 352 360 8 2.27
2 RIMO 172 140 -32 -18.60
3 UNTR 29,425 28,700 -725 -2.46
4 BBRI 3,680 3,600 -80 -2.17
5 TLKM 3,730 3,710 -20 -0.54
6 BMRI 7,575 7,400 -175 -2.31
7 MNCN 780 745 -35 -4.49
8 LPPF 5,625 5,825 200 3.56
9 ASII 8,450 8,300 -150 -1.78
10 PGAS 2,100 2,060 -40 -1.90