Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:49 WIB. Politik - SBY: Jenderal Iriawan pertaruhkan sumpah jika main-main.
  • 22:49 WIB. Politik - SBY khawatir kecurangan Pemilu munculkan perlawanan rakyat.
  • 22:48 WIB. Pilkada Jabar - SBY yakin Deddy-Dedi menang di Pilgub Jabar tanpa curang.
  • 22:48 WIB. Politik - SBY sebut ada oknum BIN, Polri, dan TNI tak netral di Pilkada.
  • 22:47 WIB. Politik - Prabowo tak yakin Indonesia negara terkuat 2045 bisa terwujud.
  • 22:47 WIB. Pilpres - Demokrat: Ada suara kader yang mengusulkan JK berpasangan dengan AHY.
  • 22:46 WIB. Pilpres - Survei SMRC: Jokowi ungguli Prabowo di Jabar, Jateng, dan Jatim.
  • 22:46 WIB. Pilpres - PAN tunggu sikap Golkar bila serius usung JK jadi Capres 2019.
  • 22:45 WIB. Nasional - Jokowi: Pembangunan infrastruktur sama dengan membangun peradaban.
  • 22:44 WIB. Politik - Megawati sebut pemimpin harus santun.
  • 21:29 WIB. ALKA - Alakasa Industrindo mencatat penjualan sebesar Rp920,95 miliar sepanjang Januari-Maret 2018.
  • 21:29 WIB. Pertamina - Pertamina yakin proyek kilang tak terganggu kewajiban pasok Premium.
  • 21:29 WIB. ALKA - Alakasa Industrindo berencana membuka pabrik aluminium baru di dalam negeri.
  • 21:25 WIB. ARII - Atlas Resources mencatat penjualan batubara naik 58,08% menjadi 275.420 ton selama Januari-Mei 2018.
  • 21:27 WIB. ARII - Atlas Resources mencatat produksi batubara sebesar 437.140 ton selama Januari-Mei 2018.

ACT Kirim Tim Selamatkan Pengungsi Ghouta

Foto Berita ACT Kirim Tim Selamatkan Pengungsi Ghouta
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberangkatkan tim SOS for Syria XIV pada Jumat (23/2/2018) dan Sabtu (24/2/2018). Tim akan mendistribusikan bantuan pangan dan medis bagi para pengungsi Suriah yang mencoba menyelamatkan diri dari Ghouta Timur, Suriah.

Pengiriman ini untuk merespons besarnya dampak perang yang melanda Ghouta Timur, Suriah. Eskalasi konflik di Ghouta Timur telah berlangsung selama lebih dari seminggu, terhitung sejak Minggu (18/2/2018). 

Senior Vice President ACT N. Imam Akbari menekankan, faktanya, tragedi kemanusiaan tengah berlangsung di Ghouta Timur. Manusia-manusia paling rentan, khususnya anak-anak, setiap saat harus meregang nyawa.

"Ini saatnya kita beraksi atas nama kemanusiaan. Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak membantu dalam konteks kemanusiaan meskipun yang kita tolong berasal dari latar belakang yang berbeda," Ujar Imam dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (26/2/2018).

Imam mengatakan, pihaknya beraksi menolong korban konflik dan mengajak banyak orang untuk peduli bersama. "Kami Insya Allah berikhtiar semaksimal mungkin untuk mencapai Suriah, bekerja sama dengan mitra-mitra kami," terang Imam. 

Selain mengirimkan Tim SOS for Syria XIV untuk memberikan bantuan pada fase tanggap darurat, ACT juga tengah mempersiapkan program bantuan jangka panjang. Program tersebut bernama Indonesia Humanitarian Center (IHC).

"Karena seperti yang kita tahu, perang saudara di Suriah sudah berjalan selama tujuh tahun dan kita tidak tahu kapan ini akan berakhir. Oleh karena itu, kami gulirkan program jangka panjang ini untuk bisa menyuplai kebutuhan logistik pengungsi Suriah yang serba terbatas," kata Imam.

IHC rencananya akan fokus pada penyediaan bantuan dasar seperti pangan dan medis. Untuk tahap awal, bantuan logistik yang akan disediakan berjumlah 1.000 ton pangan.

Serangan udara yang terus menerus menggempur Ghouta Timur dinilai sebagai kondisi perang terburuk di Suriah, bahkan melebihi Aleppo pada 2016 lalu. Jet tempur secara intens membombardir rumah warga hingga fasilitas umum lainnya seperti masjid, rumah sakit, sekolah, dan bangunan lainnya. 

Sebanyak 400 ribu penduduk Ghouta Timur terperangkap dalam zona merah konflik. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh mereka, yang sebagian besar merupakan para pengungsi internal (IDP). Bahkan, untuk sekadar melindungi diri dari hantaman roket perang pun mereka sulit. 

Hingga Sabtu (24/2/2018), observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) merilis data angka kematian yang telah melebihi 500 jiwa. Lebih dari 120 di antaranya adalah anak-anak.

Ghouta Timur telah dikepung pihak oposisi sejak 2013. Pasang surut perang berlanjut, melibatkan oposisi, rezim, dan juga beberapa negara lainnya yang terkait. Pengepungan selama lima tahun ini membuat bantuan kemanusiaan internasional sulit mengakses Ghouta Timur. 

Ditambah dengan kondisi konflik yang makin intens seminggu belakangan ini, akses masuk pun semakin dibatasi. PBB telah menekan pihak-pihak terkait untuk segera melakukan gencatan senjata membuka akses terhadap bantuan kemanusiaan internasional, mengingat seriusnya dampak perang.

Tag: Suriah, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ghouta Timur, N. Imam Akbari

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Antara/REUTERS/Bassam Khabieh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5821.812 -0.521 587
2 Agriculture 1482.909 -8.990 19
3 Mining 1961.047 9.274 44
4 Basic Industry and Chemicals 792.719 -10.247 70
5 Miscellanous Industry 1192.511 -9.581 45
6 Consumer Goods 2334.240 -6.620 45
7 Cons., Property & Real Estate 448.980 -1.710 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.955 -10.483 65
9 Finance 1028.501 16.045 93
10 Trade & Service 878.674 -10.182 141
No Code Prev Close Change %
1 JKSW 89 120 31 34.83
2 SWAT 424 530 106 25.00
3 KPAL 326 406 80 24.54
4 BTON 254 316 62 24.41
5 SONA 2,710 3,290 580 21.40
6 CSIS 1,150 1,390 240 20.87
7 DSSA 21,000 25,200 4,200 20.00
8 PTIS 316 376 60 18.99
9 CITA 1,150 1,350 200 17.39
10 TGRA 426 498 72 16.90
No Code Prev Close Change %
1 SDMU 167 116 -51 -30.54
2 BBRM 63 52 -11 -17.46
3 MFMI 775 640 -135 -17.42
4 DNAR 310 260 -50 -16.13
5 KPIG 1,405 1,200 -205 -14.59
6 JKON 540 472 -68 -12.59
7 LEAD 107 94 -13 -12.15
8 CMPP 338 300 -38 -11.24
9 NELY 132 118 -14 -10.61
10 GLOB 278 250 -28 -10.07
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 424 530 106 25.00
2 ERAA 2,660 2,980 320 12.03
3 BBRI 2,910 2,980 70 2.41
4 KREN 760 750 -10 -1.32
5 BMTR 570 540 -30 -5.26
6 INKP 20,025 19,250 -775 -3.87
7 BBCA 21,150 21,925 775 3.66
8 ADRO 2,010 1,930 -80 -3.98
9 BBTN 2,800 2,690 -110 -3.93
10 TLKM 3,610 3,580 -30 -0.83