Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:22 WIB. Asia - Pasar Asia positif meskipun terjadi eskalasi perang perdagangan AS-China.
  • 05:21 WIB. Eropa - Saham Eropa tetap stabil pada penutupan karena konflik perdagangan AS-China meningkat.
  • 05:20 WIB. the Dow - Dow melonjak sekitar 185 poin karena guncangan perdagangan AS-China terbaru tidak seburuk yang dikhawatirkan.
  • 05:19 WIB. Emas - Emas jatuh karena ketegangan perdagangan membuat dolar bertahan.
  • 05:19 WIB. Minyak - Minyak mentah AS naik 1,4%, menetap di $69,85 per barel, seiring tanda-tanda OPEC yang tidak meningkatkan output.
  • 05:16 WIB. Moskow - Israel melaporkan jika utusannya di Moskow diperiksa oleh kementerian luar negeri Rusia.
  • 05:15 WIB. NAFTA - Justin Trudeau di bawah tekanan mengenai kesepakatan NAFTA dengan AS.
  • 05:14 WIB. Pentagon - Jim Mattis menolak laporan yang mengabarkan jika dirinya akan meninggalkan pemerintahan Trump.
  • 05:13 WIB. Dolar - Dolar naik vs yen karena investor menghindari perang perdagangan.
  • 05:13 WIB. Afsel - Pengadilan tertinggi Afrika Selatan memberi lampu hijau untuk penggunaan ganja secara pribadi.
  • 05:12 WIB. Swiss - Kementerian luar negeri Rusia memanggil utusan Swiss atas soal skandal mata-mata.
  • 05:11 WIB. Spanyol - Satu tewas, 11 luka-luka pada kecelakaan konstruksi di Madrid.
  • 05:10 WIB. Apple Inc - CEO Apple mengatakan optimis tentang pembicaraan perdagangan AS-China.
  • 05:09 WIB. Perang Dagang - China mengajukan keluhan ke WTO terhadap tarif terbaru AS.
  • 05:09 WIB. Israel - Putin: operasi angkatan udara Israel melanggar kedaulatan Suriah.

Ombudsman: Layanan Perizinan Sulsel Masuk Zona Hijau

Foto Berita Ombudsman: Layanan Perizinan Sulsel Masuk Zona Hijau
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -
Ombusman Republik Indonesia (ORI) mencatat di Indonesia hanya provinsi Sulsel yang masuk zona hijau alias mampu memberikan layanan perizinan berkualitas. Itu berdasarkan penilaian kompetisi kelembagaan dalam Pelayanan Perizinan Daerah pada pertengahan 2017.
 
Penilaian itu dibagi menjadi tiga kelompok. Rinciannya yakni kompetensi rendah dengan nilai kurang dari 50, kompetensi sedang dengan nilai 50-75 dan kompetensi tinggi dengan nilai 75-100. Dengan poin 76,43 menempatkan Sulsel satu-satunya provinsi berkompetensi tertinggi, berada di zona hijau. Di bawah Sulsel, ada Nusa Tenggara Timur (67,86) kemudian Jakarta (65,71). 
 
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, Subhan Djoer, mengungkapkan tahun lalu Sulsel menerima Penganugerahan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan tahun ini dilakukan uji kompetensi dari hasil predikat tersebut. 
 
"Waktu itu Sulsel tertinggi, sekarang uji kompetensinya dan hanya Sulsel yang memenuhi standar berkompetensi tinggi," kata Subhan, dalam keterangan persnya, di Makassar. 
 
ORI sendiri sangat ketat dalam memberikan penghargaan dan penilaian. Subhan menambahkan bahwa keunggulan yang dimiliki Sulsel terutama dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dari Dinas Pemanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP).
 
"PTSP menjadi keunggulan Sulsel, walaupun daerah lain sudah ada Mal Pelayanan Publik seperti di Jakarta, tetapi Sulsel belum, ini penilaiannya objektif dalam berbagai aspek," sebut dia.
 
Sekedar diketahui, Sulsel pada 2013 berada di zona merah dengan posisi tiga terbawah bersama Papua dan Kaltim. Survei kedua di tahun 2015, Sulsel melejit ke peringkat pertama. Di tahun 2016, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berada di peringkat satu dan dua, Sulsel berada di peringkat tiga. Di tahun 2017, Sulsel kembali meraih peringkat pertama.
 
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulsel, AM Yamin, menyebutkan pelayanan dan dinas yang dipimpinnya terus melakukan perbaikan dan inovasi. 
 
"Tahun lalu kita memang ada di zona hijau, kita terus melakukan perbaikan, baik itu pelayanan dan jenis pelayanan. Jenis pelayanan kami meningkat dari 270 menjadi 330 jenis pelayanan," ujar Yamin. 
 
Keunggulan Sulsel ditambahkan olehnya karena kewenangan semua pelayanan perizinan provinsi telah diserahkan sepenuhnya ke PTSP. "Tidak ada lagi organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengeluarkan izin, semuanya satu pintu," ujarnya. 
 
Keunggulan lain yang dimiliki, semua perizinan bisa dipantau prosesnya melalui tracking sistem yang ada. 

Tag: Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Makassar, AM Yamin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP)

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,995.15 3,954.83
British Pound GBP 1.00 19,701.15 19,499.46
China Yuan CNY 1.00 2,185.58 2,163.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,983.00 14,833.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,745.81 10,632.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.90 1,890.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,914.99 10,799.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,497.15 17,319.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.72 3,575.94
Yen Jepang JPY 100.00 13,387.24 13,250.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5811.790 -12.467 602
2 Agriculture 1591.302 -14.202 20
3 Mining 1906.982 13.144 46
4 Basic Industry and Chemicals 779.933 -0.140 71
5 Miscellanous Industry 1202.124 8.921 45
6 Consumer Goods 2412.224 -29.669 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.063 -6.294 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.766 15.682 69
9 Finance 1049.012 -2.325 91
10 Trade & Service 813.453 -3.458 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 200 340 140 70.00
2 PANI 108 183 75 69.44
3 SRSN 63 85 22 34.92
4 ABBA 145 195 50 34.48
5 TRIL 57 70 13 22.81
6 VIVA 139 163 24 17.27
7 MGNA 50 57 7 14.00
8 PNSE 765 850 85 11.11
9 MAMI 65 72 7 10.77
10 ALMI 320 350 30 9.38
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 252 189 -63 -25.00
2 COWL 630 515 -115 -18.25
3 GOLD 570 478 -92 -16.14
4 LCGP 140 119 -21 -15.00
5 PKPK 194 169 -25 -12.89
6 MOLI 1,265 1,105 -160 -12.65
7 CANI 204 180 -24 -11.76
8 KIOS 3,170 2,800 -370 -11.67
9 ERTX 140 124 -16 -11.43
10 FAST 1,745 1,555 -190 -10.89
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 216 226 10 4.63
2 ABBA 145 195 50 34.48
3 BBRI 2,970 2,940 -30 -1.01
4 TLKM 3,470 3,570 100 2.88
5 KPIG 740 715 -25 -3.38
6 PTBA 3,930 4,130 200 5.09
7 BBCA 23,925 24,000 75 0.31
8 NUSA 252 189 -63 -25.00
9 PGAS 1,995 2,060 65 3.26
10 BMRI 6,450 6,375 -75 -1.16