Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:22 WIB. Xiaomi - Akhirnya Xiaomi Mi A1 cicipi Android Pie.
  • 07:54 WIB. Huawei - Bos Huawei terancam dihukum puluhan tahun penjara. 
  • 07:53 WIB. XL - XL hadirkan layanan internet unlimited. 
  • 07:50 WIB. Grab - Grab rilis sejumlah fitur baru untuk pengemudi dan sopir. 
  • 07:49 WIB. Nissan - Nissan larang Ghosn masuki apartemen pribadi di Brasil. 
  • 07:47 WIB. InSight - Pesawat antariksa InSight rekam hembusan angin di Mars. 

Luhut-Anas Bahas Penyambutan Tamu IMF-Bank Dunia

Foto Berita Luhut-Anas Bahas Penyambutan Tamu IMF-Bank Dunia
Warta Ekonomi.co.id, Banyuwangi -

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membahas rencana penyambutan tamu yang akan mengikuti pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional atau IMF dan Bank Dunia di Bali.

Bandara Banyuwangi telah ditunjuk sebagai bandara pendukung Bandara Ngurah Rai menyambut pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia yang akan dihelat di Bali pada Oktober 2018.

Dalam ajang yang akan diikuti 18.000 delegasi dari 189 negara itu, sebagian rombongan akan mendarat di Bandara Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam keterangan tertulisnya mengatakan, kesempatan itu dimanfaatkan Banyuwangi untuk mengungkit ekonomi lokal, termasuk dari sektor wisata dengan penyiapan sejumlah paket tur untuk delegasi dari luar negeri.

Guna pemantapan kesiapan tersebut, Anas menghadap Menko Kemaritiman di Jakarta.

"Pak Luhut meminta kami memanfaatkan momen tersebut untuk menggerakkan ekonomi lokal. Pemerintah pusat akan bantu memfasilitasi yang dibutuhkan daerah. Ini memang momen bagus, kita menunjukkan ke dunia tentang Indonesia yang indah, rukun dalam keberagaman, sehingga mendukung pencapaian 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019 sesuai target Presiden Jokowi," ujar Anas.

Anas mengatakan, untuk menyambut kehadiran delegasi tersebut, sejumlah destinasi dan atraksi wisata telah disiapkan. Antara lain Gunung Ijen dengan fenomena api birunya, kawasan konservasi bahari Bangsring Underwater, dan desa wisata Songgon.

"Sejumlah atraksi wisata budaya seperti Tari Gandrung hingga wisata petik kopi Desa Gombengsari juga disiapkan," ujar Anas.

Anas menambahkan, amenitas Banyuwangi juga terus dilengkapi. Pada tahun ini, segera diresmikan dua hotel bintang 4 dan bintang 3 dan penambahan kamar di sejumlah hotel berbintang yang mencapai 400 kamar.

"Kami juga meminta dukungan kepada pemerintah pusat untuk membenahi sejumlah fasilitas di lokasi wisata yang kewenangannya ada pada pusat. Seperti memperbanyak dan melengkapi toilet di Ijen dan Taman Nasional Alas Purwo. Begitu juga dengan pembangunan marina di Pantai Boom bisa segera dituntaskan," kata Anas.

Sebelumnya, ketua pelaksana harian pertemuan tahunan IMF Susiwijono Moegiarso telah meninjau kesiapan Banyuwangi menjadi tujuan wisata unggulan para delegasi.

"Ribuan orang penting dunia akan datang ke Indonesia, dan ini harus kita manfaatkan dengan baik. Network mereka ini di seluruh dunia, jadi kita harus sinergi dan bikin strategi bagaimana meninggalkan kesan yang baik bagi mereka," kata Susiwijono, yang juga sebagai staf ahli Menteri Keuangan Bidang Organisasi, Birokrasi, dan Teknologi Informasi tersebut.

Para delegasi pertemuan terdiri dari Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral, delegasi dari lembaga kerja sama ekonomi global dan regional, perwakilan lembaga masyarakat sipil, kalangan swasta dan akademisi, serta awak media dari seluruh dunia.

"Rencananya, awal bulan depan Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Agus Martowardojo akan ke Banyuwangi untuk membahas detail persiapan menyambut para delegasi," ujar Anas.

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, Abdullah Azwar Anas, International Monetary Fund (IMF)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21