Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:30 WIB. Ardiles - Ardiles Ciptawijaya memprediksi penjualan naik 20%-25% sepanjang tahun ini.
  • 06:27 WIB. Kereta - Kereta dengan konsep gerbong train sleeper mencatat penjualan Rp64,8 juta selama arus balik Lebaran 2018.
  • 06:23 WIB. PLTU - PT Cirebon Electric Power mencatat pembangunan PLTU ekspansi unit II berkapasitas 1.000 MW mencapai 14,7%.
  • 06:22 WIB. Hotel - Santika mencatat okupansi hotel di Bali, Malang, Yogyakarta, Semarang, dan Belitung naik 15% selama libur lebaran.
  • 06:20 WIB. Ciputra - Ciputra Group menargetkan penjualan proyek properti tumbuh sekitar 20%-30% pada 2018.
  • 06:18 WIB. TCash - TCash mencatat jumlah pengguna mencapai 20 juta per Mei 2018 atau naik dua kali lipat dari posisi akhir 2017.
  • 06:15 WIB. Hotel - Grahawita Santika akan menambah satu label hotel dengan nama Kampi untuk menyasar segmen pasar milenial.
  • 06:13 WIB. Crowdo - Crowdo mencatat realisasi penyaluran pembiayaan sebesar Rp20 miliar hingga Rp30 miliar per bulan.
  • 06:12 WIB. Crowdo - Crowdo menargetkan penyaluran pembiayaan Rp240 miliar hingga Rp360 miliar pada 2018.
  • 06:11 WIB. KAI - KAI mencatat volume penumpang kereta api meningkat sebesar 2% selama lebaran 2018.
  • 06:09 WIB. ECB - European Central Bank mengatakan belum akan menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat.
  • 21:52 WIB. META - Nusantara Infrastructure menganggarkan capex sekitar Rp400 miliar untuk mendukung ekpansi bisnis energi.
  • 21:51 WIB. META - Nusantara Infrastructure menargetkan bisa memiliki konsesi pembangkit listrik dengan kapasitas 300 MW.
  • 21:50 WIB. Hino Motors - Hino Motors menargetkan bisa mencapai penjualan 23.050 unit medium duty truck pada 2018.
  • 21:47 WIB. Modalku - Mitrausaha Indonesia Grup menargetkan penyaluran pembiayaan Rp1 triliun pada semester I-2018.

Ternyata Ini Penyebab Listrik di Medan Sering Mati

Foto Berita Ternyata Ini Penyebab Listrik di Medan Sering Mati
Warta Ekonomi.co.id, Medan -

Terjadinya pencurian material di gardu milik PLN, ternyata menjadi salahsatu penyebab pemadaman. Bukan akibat pemeliharaan, namun ulah oknum. Akibat pencurian itu, terjadi pemadaman di sejumlah wilayah di Kota Medan. Bahkan diperkirakan pencurian terjadi sejak Desember 2017 lalu.

Manajer PT PLN (Persero) Area Medan Agus Trisusanto menilai pencurian material telah berlangsung sejak Desember 2017 dan dalam dua bulan ini semakin marak dan mengkhawatirkan.

"Setidaknya ada 200an Gardu yang Materialnya di ambil orang tidak bertanggung jawab," katanya, Selasa (27/2/2018).

Dikatakannya, lokasi pencurian material gardu ini tersebar dan terbanyak di area kerja Belawan, Medan Timur, Helvetia dan Medan Baru.

Selain pencurian material gardu seperti NT Fuse, orang yang tidak bertanggung jawab juga mencoba-coba mencuri kabel tanah milik PLN. "Di beberapa kejadian juga ada yang mencoba mencuri kabel tanam kami," ujarnya.

Pelanggan biasanya mengira padam di daerahnya dikarenakan PLN sedang melakukan pemeliharaan jaringan dan baru melaporkan ketika pemadaman sudah berlangsung lama.

"Biasanya kami mengetahuinya saat ada laporan padam pelanggan, padahal tidak adak kegiatan pemeliharaan disekitar sana," katanya.

Dia meminta kepada masyarakat sekitar gardu turut serta memantau gardu-gardu PLN ini. "Mohon bantuan kepada masyarakat sekitar gardu PLN, jika ada orang-orang yang mencurigakan, tanpa identitas PLN yang jelas, mengutak atik Gardu PLN, segara bawa orang tersebut ke kepala lingkungan atau polsek terdekat," ujarnya.

PLN Area telah meloporkan pencurian ini ke Polsek terdekat dan Polrestabes Medan. Untuk antisipasi, PLN Area Medan akan merubah Master Key Gardu sehingga diharapkan tidak ada lagi pencurian material tersebut.

Tag: Agus Trisusanto, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Medan

Penulis: Khairunnisak Lubis

Editor: Vicky Fadil

Foto: Andi Aliev

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5993.627 -113.071 587
2 Agriculture 1535.417 -16.568 19
3 Mining 1950.048 -19.774 44
4 Basic Industry and Chemicals 810.011 -8.507 70
5 Miscellanous Industry 1230.258 -8.573 45
6 Consumer Goods 2439.310 -39.956 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.172 -5.498 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1040.501 -26.112 65
9 Finance 1059.149 -33.106 93
10 Trade & Service 902.658 -6.794 141
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10