Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:54 WIB. Pertamina - menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Pertamina menyiapkan SPBU 24 jam.
  • 10:00 WIB. ISEF - ISEF membukukan 19 kesepakatan senilai Rp6,75 triliun.
  • 09:58 WIB. PLN - Jonan:  25% pegawai PLN biasanya harus siaga saat libur Natal dan Tahun Baru.
  • 09:51 WIB. Energi - Pemerintah memprediksi beban puncak pasokan listrik Jawa-Bali pada libur Natal-Tahun Baru 2019 cenderung turun.
  • 09:49 WIB. Pelindo II - Pemprov Jambi dan Pelindo II akan kerja sama kembangkan Pelabuhan di Jambi.
  • 08:16 WIB. Energi - Pemerintah menambah pasokan BBM sebesar 8% menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.
  • 07:49 WIB. Eredivisie Belanda - Willem II 0 vs 3 ADO Den Haag
  • 07:45 WIB. Bundesliga Jerman - Nurnberg 0 vs 2 Wolfsburg
  • 07:44 WIB. LaLiga Spanyol - Celta Vigo 0 vs 0 Leganes

Harga Minyak Turun Setelah Lima Hari Terakhir

Foto Berita Harga Minyak Turun Setelah Lima Hari Terakhir
Warta Ekonomi.co.id, New York -

Harga minyak melemah pada akhir perdagangan Rabu (28/2/2018) pagi WIB, penurunan pertama dalam lima hari terakhir, tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat dan ekspektasi bahwa data mingguan mendatang akan menunjukkan peningkatan persediaan minyak mentah AS.

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman April turun 87 sen menjadi ditutup pada 66,63 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara itu, patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan April, turun 90 sen menjadi menetap pada 63,01 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga-harga penyelesaian tersebut mencerminkan pemulihan moderat dari posisi terendah sesi, ketika harga-harga acuan merosot lebih dari satu dolar AS.

Dolar AS naik setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS akan tetap menaikkan suku bunga secara bertahap. Dolar AS yang kuat membuat minyak lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

Pasar minyak telah menguat selama empat hari berturut-turut, sebelum mengalami kemunduran pada Selasa (27/2).

"Kami mendapat sedikit perpanjangan kenaikan - kami mendapat kenaikan harga lebih dari enam dolar AS per barel dalam minyak mentah selama waktu kurang dari dua minggu," kata Jim Ritterbusch, presiden perusahaan penasihat energi Chicago Ritterbusch & Associates.

Para analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan bahwa data menunjukkan persediaan minyak mentah AS naik 2,7 juta barel pekan lalu. Kelompok industri American Petroleum Institute merilis data mingguannya pada Selasa (27/2) pukul 16.30 waktu setempat. Data Badan Informasi Energi AS (EIA) akan dirilis pada Rabu pagi waktu setempat.

Persediaan minyak mentah AS telah turun lebih dari 100 juta barel dalam 12 bulan ke level terendah dalam tiga tahun.

EIA akan merilis data bulanan mengenai pasokan minyak mentah pada Rabu waktu setempat, dimana para analis memperkirakan akan memasukkan revisi kenaikan yang substansial terhadap produksi minyak AS, mungkin ke rekor sepanjang masa.

Produksi minyak AS yang melambung telah menekan harga minyak berjangka ketika anggota-anggota OPEC dan Rusia mengurangi produksi mereka dalam upaya untuk mendukung harga.

Amerika Serikat akan menyalip Rusia sebagai produsen minyak terbesar dunia pada 2019, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol mengatakan pada Selasa (27/2).

"Pertumbuhan minyak serpih AS sangat kuat ... Amerika Serikat akan menjadi penghasil minyak nomor satu dalam waktu dekat," katanya.

Produksi AS adalah 10,27 juta barel per hari (bph), menurut data pemerintah pekan lalu, lebih tinggi dari angka terakhir untuk eksportir terbesar di dunia Arab Saudi dan sedikit di bawah Rusia. Angka mingguan tersebut dinilai kurang dapat diandalkan dibanding data bulanan yang dijadwalkan dirilis Rabu waktu setempat.

"Kemungkinan data bulanan akan menunjukkan produksi minyak mentah AS pada Desember sekitar 200.000-300.000 barel per hari di atas perkiraan dalam laporan mingguan," analis Petromatrix Olivier Jakob mengatakan dalam sebuah catatan.

Tag: Minyak

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.843 -7.877 621
2 Agriculture 1522.036 5.966 20
3 Mining 1764.925 -11.589 47
4 Basic Industry and Chemicals 841.598 -5.250 71
5 Miscellanous Industry 1418.274 -2.043 46
6 Consumer Goods 2529.665 13.782 49
7 Cons., Property & Real Estate 454.173 -0.929 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.334 -5.796 71
9 Finance 1173.614 -2.714 91
10 Trade & Service 791.592 0.061 153
No Code Prev Close Change %
1 ZONE 555 690 135 24.32
2 GLOB 182 226 44 24.18
3 PADI 655 810 155 23.66
4 YPAS 610 750 140 22.95
5 PNSE 935 1,100 165 17.65
6 KICI 260 300 40 15.38
7 RIMO 151 172 21 13.91
8 KINO 2,470 2,810 340 13.77
9 ETWA 72 79 7 9.72
10 PTSN 880 965 85 9.66
No Code Prev Close Change %
1 KONI 450 340 -110 -24.44
2 SQMI 418 316 -102 -24.40
3 SSTM 510 396 -114 -22.35
4 SOTS 545 444 -101 -18.53
5 MTSM 228 202 -26 -11.40
6 GDYR 2,140 1,900 -240 -11.21
7 META 244 220 -24 -9.84
8 TRAM 180 165 -15 -8.33
9 INCF 242 222 -20 -8.26
10 ASJT 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 360 352 -8 -2.22
2 TLKM 3,750 3,730 -20 -0.53
3 BBRI 3,680 3,680 0 0.00
4 KPAS 705 705 0 0.00
5 RIMO 151 172 21 13.91
6 TRAM 180 165 -15 -8.33
7 ADRO 1,280 1,285 5 0.39
8 BHIT 61 61 0 0.00
9 MERK 7,200 7,500 300 4.17
10 ASII 8,450 8,450 0 0.00