Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:20 WIB. IHSG - Penutupan sesi I, IHSG melemah 0,52% ke level Rp6.079,49. 
  • 11:51 WIB. Rupiah - Hingga Selasa siang, nilai tukar rupiah masih melemah 0,67% di Rp14.646 per dolar AS. 
  • 11:50 WIB. Instagram - Instagram tunjuk Vishal Shah jadi Head of Product.
  • 11:49 WIB. Ekonomi Syariah - Gubernur BI: Indonesia terlambat memajukan ekonomi syariah.
  • 11:49 WIB. Air Asia - Operasional Air Asia resmi pindah ke terminal 2 Soetta mulai esok, Rabu (12/12/2018).
  • 10:52 WIB. Akuisisi - PT Medco Energi Internasional rencanakan akuisisi seismik darat 2D pada kuartal keempat tahun 2018.
  • 10:52 WIB. BBCA - Jahja Setiaatmadja kembali menjual 4.700 lembar saham BBCA.
  • 10:52 WIB. Obligasi - Indosat lunasi obligasi dan sukuk dengan cicilan imbalan ijarah terakhir sebesar Rp224,60 miliar. 
  • 09:55 WIB. Investasi - Kembangkan kawasan perumahan, Keppel Land dan Metland tanda tangani kerja sama bernilai investasi Rp5 triliun.
  • 08:41 WIB. Vivo - 2019, Vivo targetkan produksi lebih dari 800.000 unit per bulan.
  • 08:39 WIB. Australia - Australia akan awasi Google dan Facebook.
  • 08:25 WIB. Go-Jek - Go-Jek obral voucer Go-Deals di Harbolnas 2018.

Batas Akhir Registrasi SIM Card Habis, Apa Selanjutnya? (1)

Foto Berita Batas Akhir Registrasi SIM Card Habis, Apa Selanjutnya? (1)
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika secara resmi mengumumkan berakhirnya registrasi ulang untuk kartu telepon seluler prabayar pada Rabu (28/2) setelah memberi tenggat waktu selama empat bulan sejak 31 Oktober 2017.

Tenggat waktu empat bulan dinilai cukup untuk memberi tahu kepada seluruh ratusan juta pengguna telepon seluler di seluruh Indonesia yang tersebar di perkotaan hingga pelosok dan daerah terpencil. Apalagi selain dilakukan secara langsung melalui pesan singkat (sms), pemberitahuan juga dilakukan melalui sosialisasi dalam berbagai kesempatan, iklan layanan masyarakat serta operator, toko dan gerai penjualan.

Semula memang terjadi pro dan kontra atas kewajiban melakukan registrasi ulang. Namun kebijakan itu tetap dilanjutkan dengan memberi pemahaman kepada publik mengenai pentingnya registrasi. Publik pun--mau tidak mau--harus menerima kebijakan itu dengan sebagian melakukan registrasi pada tahap awal. Namun besarnya "traffic" pada saluran yang disediakan menyebabkan terjadinya gangguan.

Hal itu memicu terjadi kritik dan keluhan dari sebagian pengguna telepon seluler. Bermacam-macam nada disampaikan kepada Kominfo yang intinya registrasi itu dinilai menyusahkan apalagi adanya suara dari warga yang telah gagal melakukannya.

Belum lagi soal isu-isu dan kekhawatiran penyalahgunaan nomor Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK); dari isu kejahatan hingga kepentingan politik. Namun jajaran Kominfo tampaknya memanfaatkan berbagai kesempatan untuk terus menyosialisasikan kebijakan itu dengan menepis kekhawatiran sebagian pemegang atau pemilik telepon seluler.

Sebagian pemegang dan pengguna telepon seluler pun akhirnya mengikuti kewajiban itu dan memanfaatkan awal waktu registrasi Hal itu kemungkinan karena panik dan khawatir akan terjadi "apa-apa" dengan nomor telepon selulernya jika tidak segera dilakukan registrasi.

Pemegang dan pengguna telepon seluler tentu menganggap nomor yang telah digunakannya adalah sangat penting. Dengan nomor yang telah digunakan itu, bisa dan biasa menghubungi keluarga, kerabat, rekan kerja atau rekan bisnis. Artinya, nomor itu sudah sangat "lekat" dengan kepentingannya dan sudah tersebar ke jaringan komunikasinya. Karena itu, harus segera dilakukan registrasi karena khawatir nomornya diblokir.

Itulah dugaan yang terjadi pada saat awal terjadinya "traffic jam" pada 31 Oktober dan awal November 2017. Situasi itu mereda ketika disampaikan bahwa masa registrasi berlangsung hingga 28 Februri 2018.

Tag: Registrasi SIM Card

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.360 -14.996 620
2 Agriculture 1498.070 5.905 20
3 Mining 1737.944 -0.464 47
4 Basic Industry and Chemicals 843.964 1.637 71
5 Miscellanous Industry 1377.909 -12.076 45
6 Consumer Goods 2503.452 -5.828 49
7 Cons., Property & Real Estate 448.927 -0.797 73
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1043.764 -1.013 71
9 Finance 1163.047 -4.982 91
10 Trade & Service 790.568 -1.203 153
No Code Prev Close Change %
1 SOTS 165 280 115 69.70
2 URBN 1,200 1,800 600 50.00
3 PTSN 645 805 160 24.81
4 MDIA 126 153 27 21.43
5 YULE 173 208 35 20.23
6 PJAA 1,125 1,350 225 20.00
7 MERK 5,400 6,475 1,075 19.91
8 YPAS 625 725 100 16.00
9 SHID 3,500 4,000 500 14.29
10 KPAS 442 505 63 14.25
No Code Prev Close Change %
1 DEAL 525 394 -131 -24.95
2 NUSA 210 158 -52 -24.76
3 HERO 920 770 -150 -16.30
4 AKSI 332 280 -52 -15.66
5 FORU 120 103 -17 -14.17
6 ETWA 85 73 -12 -14.12
7 LMAS 64 55 -9 -14.06
8 SIPD 1,100 960 -140 -12.73
9 PNSE 740 650 -90 -12.16
10 HDTX 150 132 -18 -12.00
No Code Prev Close Change %
1 KPAS 442 505 63 14.25
2 RIMO 163 186 23 14.11
3 TLKM 3,670 3,680 10 0.27
4 NUSA 210 158 -52 -24.76
5 WSKT 1,845 1,845 0 0.00
6 BBRI 3,620 3,610 -10 -0.28
7 PTBA 3,990 4,020 30 0.75
8 ASII 8,225 8,150 -75 -0.91
9 ADRO 1,300 1,310 10 0.77
10 ITMG 20,425 19,800 -625 -3.06