Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:42 WIB. Telkom - Telkom Witel Makassar mencatat sebanyak 80% pelanggan di wilayah pelayanan telah terjangkau jaringan fiber optic.
  • 21:38 WIB. Garuda - Garuda berada di peringkat ke-11 dengan capaian ketepatan waktu terbang (On Time Performance) kedatangan mencapai 88,3%.
  • 21:33 WIB. PLN - Menteri Jonan meminta PLN mengalihkan pembangkit dieselnya menggunakan B20.
  • 21:32 WIB. Pelindo III - Pelindo III membangun dan merenovasi 11 gedung terminal penumpang di sejumlah pelabuhan kecil di kawasan Nusa Tenggara.
  • 21:30 WIB. Pelindo III -  Pelindo III mengembangkan pelabuhan yang disandari kapal pesiar internasional berukuran besar dengan kapasitas muat lebih dari 4.000 penumpang dan kru.
  • 21:28 WIB. Pegadaian - Pegadaian menyatakan permintaan emas meningkat dalam beberapa minggu terakhir.
  • 21:27 WIB. Pegadaian - Pegadaian: penjualan dan pembiayaan emas meningkat 15 kg per hari.
  • 20:07 WIB. Mandiri - Mandiri mengungkapkan, penggunaan kartu debitnya masih didominasi oleh transaksi melalui mesin ATM.
  • 20:04 WIB. Mandiri - Rata-rata kenaikan transaksi menggunakan kartu debit Bank Mandiri naik 15%-20% yoy.
  • 20:01 WIB. Garuda - Garuda masih enggan menjelaskan ihwal gugatannya yang dilayangkan kepada Rolls Royce.
  • 19:59 WIB. PLN - Stok batubara membaik, PLN kini memiliki cadangan batubara di atas 10 hari.
  • 17:48 WIB. Hukum - Setnov tagih piutang demi bayar uang pengganti KPK.
  • 17:48 WIB. Politik - Johan Budi bantah ada hubungan antara Istana-Asia Sentinel.
  • 17:47 WIB. Hukum - Setya Novanto akui terima US$3,8 juta AS.
  • 17:46 WIB. Politik - NasDem coret dua bacaleg mantan napi korupsi.

Batas Akhir Registrasi SIM Card Habis, Apa Selanjutnya? (2)

Foto Berita Batas Akhir Registrasi SIM Card Habis, Apa Selanjutnya? (2)
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tenggat waktu empat bulan itu untuk memberi waktu kepada pemegang dan pengguna telepon seluler agar memiliki waktu lebih longgar untuk memperbaiki data kependudukannya bila terjadi kegagalan dalam proses registrasi akibat kesalahan data kependudukan. Sampai sekarang, perbaikan atas kesalahan data kependudukan masih harus melalui proses yang cukup panjang, dari RT, RW kelurahan atau desa, kecamatan hingga Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Karena itu, jika gagal melakukan registrasi ada awal tenggat waktu, masih ada waktu empat bulan untuk memperbaiki data kependudukan. Waktu empat bulan itu dinilai cukup untuk melalui seluruh prosedur perbaikan data kependudukan. Terlena Kalau sebagian pengguna memanfaatkan awal waktu registrasi hingga terjadi gangguan saluran, sebagian justru "tenang-tenang" saja karena menganggap tenggat waktu masih lama. Mereka ini kemudian terlena sehingga saat batas akhir tiba "kelimpungan" karena kartu teleponnya terancam tidak bisa optimal digunakan mulai 1 Maret 2018.

Namun bagi warga yang data kependudukannya valid, registrasi hanya membutuhkan waktu sekitar satu menit. Cepatnya proses registrasi dan kemudahan yang harus dilakukan--karena hanya melalui pesan singkat--sekaligus membantah anggapan dan penilaian sebelumnya seolah-olah registrasi kartu prabayar itu proses yang merepotkan.

Bagi warga pengguna telepon seluler yang menghadapi kendala dalam registrasi, terpaksa harus mengurus perbaikan terlebih dahulu. Itu yang terjadi di beberapa daerah. Beberapa Kantor Dukcapil di daerah dipadati warga yang ingin mengurus perbaikan dokumen terkait tenggat waktu untuk melakukan registrasi nomor prabayar yang digunakannya.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, misalnya, menerima banyak pengaduan masyarakat terkait NIK tidak bisa untuk registrasi kartu telepon seluler. Jumlah warga yang mengadu sekitar 40 sampai 50 orang.

Pelayanan aduan NIK sudah lama, tapi baru akhir-akhir ini banyak laporan. Pngduan umumnya karna tidak terbacanya NIK dan hal itu sebatas masalah teknis. NIK tidak sinkron dan data tidak terkonsolidasi dengan baik. Kemudian, masyarakat meminta diperbaiki dan akan aktif setelah 24 jam. Kebanyakan dari warga yang mengadu ke Disdukcapil merupakan warga luar daerah yang pindah ke Kulon Progo. Sebagian besar warga tersebut diketahui telah berpindah kependudukan sehingga terjadi anomali dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang berjaringan nasional.

Karena pindah kependudukan, terjadi duplikasi nomor KK dan ada anomali sistem. Namun setelah dibuka sistem dan di"entry" ulang secara manual ke server nasional, NIK langsung bisa terbaca. Tidak terlalu lama untuk mengurus perbaikan data kependudukan. Bahkan dipercepat karena kebutuhan endesak warga terkait reistrasi nomor kartu telepon selulernya.

Apalagi Ditjen Dukcapil Kemendagri sejak 20 Februari 2018 telah memperbesar kuota registrasi dua kali lipat bagi masing-masing instansi per hari sehingga proses pendaftaran lebih lancar. Terkait masih adanya laporan atas pengguna kartu prabayar yang gagal melakukan registrasi, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan hal tersebut disebabkan beberapa kemungkinan. Antara lain kesalahan memasukkan NIK, menggunakan KK lama atau pindah alamat dengan membuat NIK baru sehingga memiliki data kependudukan ganda.

Bagi penduduk yang gagal melakukan registrasi dapat menghubungi telepon pusat layanan (call centre) Dukcapil 1500537. Proses registrasi masih bisa dilakukan pada Maret hingga April. Blokir Hingga Rabu pukul 12.52 WIB, Kominfo mengumumkan ada 305.782.219 nomor pelanggan telah diregistrasikan ulang. Jumlah itu bisa dibilang sangat banyak, bahkan melebihi jumlah penduduk nasional yang sekitar 250 juta.

Banyaknya jumlah nomor kartu telepon seluler yang diregistrasi melebihi jumlah penduduk nasional mengindikasikan bahwa ada banyak warga yang memiliki atau mengunakan lebih dari satu nomor. Itu belum mencakup jumlah kartu yang belum diregistrasi ulang dan nomor pascabayar yang tidak perlu dilakukan registrasi ulang.

Entah berapa jumlah sebenarnya nomor kartu telepon seluler yang saat ini beredar di masyarakat. Tunggu saja pendataan dan pengumuman selanjutnya. Yang jelas, Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ahmad M Ramli berterima kasih kepada masyarakat yang telah melakukan registrasi ulang. Namun diingatkan bahwa mulai 1 Maret 2018 pihaknya memulai pemblokiran secara bertahap bagi nomor kartu prabayar yang belum melakukan registrasi ulang.

Mulai 1 Maret 2018 bagi yang belum melakukan registrasi akan diblokir layanan untuk melakukan telepon dan sms, namun masih bisa menerima telepon dan sms serta menggunakan paket data. Karena 28 Februari 2018 merupakan batas akhir registrasi, maka mulai 1 Maret 2018 dilaksanakan penghentian layanan untuk telepon, "on going call" dan layanan untuk pesan singkat (on going sms).

Bila hingga 31 Maret 2018 belum juga diregistrasi, maka pada 1 April 2018 selain layanan untuk menelepon dan sms, juga menerima telepon dan sms, meski data masih bisa digunakan. Pada 1 Mei 2018, kartu prabayar aktif yang belum diregistrasi akan diblokir total.

Tag: Registrasi SIM Card

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,995.15 3,954.83
British Pound GBP 1.00 19,701.15 19,499.46
China Yuan CNY 1.00 2,185.58 2,163.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,983.00 14,833.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,745.81 10,632.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.90 1,890.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,914.99 10,799.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,497.15 17,319.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,614.72 3,575.94
Yen Jepang JPY 100.00 13,387.24 13,250.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5811.790 -12.467 602
2 Agriculture 1591.302 -14.202 20
3 Mining 1906.982 13.144 46
4 Basic Industry and Chemicals 779.933 -0.140 71
5 Miscellanous Industry 1202.124 8.921 45
6 Consumer Goods 2412.224 -29.669 47
7 Cons., Property & Real Estate 420.063 -6.294 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1024.766 15.682 69
9 Finance 1049.012 -2.325 91
10 Trade & Service 813.453 -3.458 145
No Code Prev Close Change %
1 DIGI 200 340 140 70.00
2 PANI 108 183 75 69.44
3 SRSN 63 85 22 34.92
4 ABBA 145 195 50 34.48
5 TRIL 57 70 13 22.81
6 VIVA 139 163 24 17.27
7 MGNA 50 57 7 14.00
8 PNSE 765 850 85 11.11
9 MAMI 65 72 7 10.77
10 ALMI 320 350 30 9.38
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 252 189 -63 -25.00
2 COWL 630 515 -115 -18.25
3 GOLD 570 478 -92 -16.14
4 LCGP 140 119 -21 -15.00
5 PKPK 194 169 -25 -12.89
6 MOLI 1,265 1,105 -160 -12.65
7 CANI 204 180 -24 -11.76
8 KIOS 3,170 2,800 -370 -11.67
9 ERTX 140 124 -16 -11.43
10 FAST 1,745 1,555 -190 -10.89
No Code Prev Close Change %
1 PNLF 216 226 10 4.63
2 ABBA 145 195 50 34.48
3 BBRI 2,970 2,940 -30 -1.01
4 TLKM 3,470 3,570 100 2.88
5 KPIG 740 715 -25 -3.38
6 PTBA 3,930 4,130 200 5.09
7 BBCA 23,925 24,000 75 0.31
8 NUSA 252 189 -63 -25.00
9 PGAS 1,995 2,060 65 3.26
10 BMRI 6,450 6,375 -75 -1.16