Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 September 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:31 WIB. PBB - Jusuf Kalla minta para pemimpin negara perkuat bidang kelautan.
  • 22:30 WIB. Apple - iPhone XS Max paling ramai diburu di Singapura.
  • 22:29 WIB. Libya - UNICEF: 25.000 orang telantar akibat bentrokan di Tripoli, Libya.
  • 22:29 WIB. WhatsApp - WhatsApp buka pengaduan untuk perangi hoax.
  • 22:27 WIB. Kemenperin - Kemenperin: Belum ada rencana investasi Skoda di Indonesia.
  • 22:25 WIB. Kominfo - Kominfo duga warga cari 'fulus' unggah video Haringga.
  • 22:21 WIB. Google  - Google Street View kini hadirkan keindahan alam Danau Toba
  • 21:41 WIB. PLN - PLN Sumut mengajak PHRI untuk mengembangkan bisnis dengan menjadi pelanggan prioritas PLN Layanan Premium.
  • 21:39 WIB. PLN - PLN menargetkan pertumbuhan pelanggan industri pada 2018 sebesar 12% dari tahun sebelumnya.
  • 21:36 WIB. Jamkrindo - Jamkrindo bekali mahasiswa UI hadapi revolusi industri 4.0.
  • 21:37 WIB. BRI - BRI bersinergi dengan BRI Life meluncurkan Asuransi Lentera.
  • 18:27 WIB. Menpora - Liga Indonesia dihentikan selama dua pekan.
  • 18:12 WIB. Nasional - MPR ajak masyarakat rukun hadapi tahun politik.
  • 18:12 WIB. Politik - PPP dan Uni Eropa mendiskusikan stabilitas politik Indonesia.
  • 18:12 WIB. Politik - Fadli Zon terima pengaduan tim GNPF Ulama soal Rizieq.

Teguh Santosa: Indonesia Mengidap Penyakit Politik Rente

Foto Berita Teguh Santosa: Indonesia Mengidap Penyakit Politik Rente
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL Teguh Santosa mengatakan Indonesia sudah sejak lama mengidap penyakit politik rente.

Hal ini disampaikan dalam peluncuran buku Nalar Politik Rente karya Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anhzar Simanjuntak di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu malam (28/2/2018).

Teguh Santosa menjelaskan pembangunan ekonomi Indonesia tidak pernah substansial, tidak punya basis industri yang memadai, sehingga akhirnya Indonesia hanya menjadi pasar.

"Sumber daya alam yang begitu banyak dikuasai oleh kekuatan asing," katanya.

Menurut Teguh, manuskrip Dahnil Simanjuntak mengingatkan dirinya pada buku yang ditulis Arief Budiman di pertengahan 1990-an silam. Buku berjudul Negara dan Pembangunan itu membandingkan proses pembangunan ekonomi dua negara Asia, Indonesia dan Korea Selatan.

"Proses pembangunan di kedua negara ini memiliki banyak persamaan," ujarnya.

Dimulai pada periode yang sama, yakni era 1960an, juga dimotori oleh aktor yang sama-sama berlatar belakang jenderal militer dengan kekuasaan penuh di seluruh negeri. Kiblat, pendekatan, dan teori-teori pembangunan yang digunakan pun sama. Kedua negara pada era itu sama-sama menerapkan sistem negara otoriter birokratik.

"Tetapi hasilnya berbeda. Korea Selatan menjadi negara otoriter birokratik pembangunan, sementara Indonesia menjadi negara otoriter birokratik rente. Sektor ekonomi dan politik dipenuhi pencari rente semata," pungkasnya.

Tag: Teguh Santosa

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,990.77 3,951.21
British Pound GBP 1.00 19,615.75 19,420.30
China Yuan CNY 1.00 2,186.88 2,165.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,967.00 14,819.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,836.11 10,724.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.70 1,896.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,956.01 10,843.70
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,565.27 17,385.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,623.09 3,582.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,260.39 13,128.10

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5874.299 -7.921 602
2 Agriculture 1559.439 -8.071 20
3 Mining 1942.424 18.950 46
4 Basic Industry and Chemicals 799.490 -12.818 71
5 Miscellanous Industry 1231.155 10.426 45
6 Consumer Goods 2453.180 1.457 47
7 Cons., Property & Real Estate 417.837 -2.637 68
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1015.005 3.459 69
9 Finance 1061.250 -2.002 91
10 Trade & Service 817.631 -3.451 145
No Code Prev Close Change %
1 PANI 476 595 119 25.00
2 PKPK 140 175 35 25.00
3 DIGI 825 1,030 205 24.85
4 INAF 4,020 4,970 950 23.63
5 NIKL 2,830 3,480 650 22.97
6 SIMA 119 144 25 21.01
7 SHID 2,800 3,300 500 17.86
8 PNSE 665 770 105 15.79
9 LPLI 151 174 23 15.23
10 JPRS 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 ABMM 2,100 1,680 -420 -20.00
2 LPIN 1,205 1,015 -190 -15.77
3 ERTX 137 120 -17 -12.41
4 KPAL 496 436 -60 -12.10
5 SONA 5,950 5,500 -450 -7.56
6 VRNA 107 99 -8 -7.48
7 MTDL 775 720 -55 -7.10
8 PTSN 318 296 -22 -6.92
9 LMSH 690 645 -45 -6.52
10 ICON 93 87 -6 -6.45
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 210 214 4 1.90
2 BMTR 420 418 -2 -0.48
3 KPIG 690 680 -10 -1.45
4 PKPK 140 175 35 25.00
5 NUSA 182 171 -11 -6.04
6 TKIM 14,000 13,500 -500 -3.57
7 BBRI 3,010 3,030 20 0.66
8 BHIT 90 89 -1 -1.11
9 BCAP 300 296 -4 -1.33
10 MEDC 815 890 75 9.20