Portal Berita Ekonomi Kamis, 21 Juni 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:26 WIB. Hukum - Presiden Jokowi tegaskan dirinya tidak campuri urusan SP3 Rizieq Shihab.
  • 15:25 WIB. Politik - PPP minta Lulung mundur sebelum pindah partai.
  • 15:24 WIB. Daerah - PDIP: Haul Bung Karno perkuat kaum Soekarnois dan Nahdliyin.
  • 15:24 WIB. Politik - Demokrat: Pengangkatan penjabat gubernur Jabar langgar 3 Undang-Undang.
  • 15:23 WIB. Hukum - Presiden Jokowi segera bertemu pimpinan KPK bahas revisi KUHP.
  • 15:00 WIB. Facebook - Facebook Messenger kini disisipi video iklan.
  • 14:32 WIB. Instagram - Instagram tembus 1 miliar pengguna aktif.
  • 13:19 WIB. Xiaomi - Xiaomi pastikan rilis tablet Mi Pad 4 pada 25 Juni 2018.
  • 13:19 WIB. IGTV - Lawan YouTube, Instagram IGTV tak dijejali iklan.
  • 13:18 WIB. Oppo Find X - Android Authority dalam laporannya menyebut layar lengkung Oppo Find X mirip dengan Galaxy S9 series.
  • 13:15 WIB. Satelit - Hacker China serang satelit Amerika Serikat dan Asia Tenggara.
  • 13:14 WIB. Wi-Fi - Piala Dunia 2018, titik Wi-Fi publik berpotensi diretas hacker.
  • 13:12 WIB. Instagram - Instagram luncurkan aplikasi IGTV untuk upload video berdurasi 1 jam.
  • 13:06 WIB. SMRA - Summarecon Agung akan merilis proyek Summarecon Mutiara Makassar pada kuartal III-2018.
  • 13:04 WIB. BNBR - BEI melakukan penghentian perdagangan sementara terhadap saham Bakrie & Brothers.

Awal Tahun, Kredit Perbankan Bergerak Lesu

Foto Berita Awal Tahun, Kredit Perbankan Bergerak Lesu
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan di awal 2018 mengalami perlambatan cukup signifikan. Tercatat kredit perbankan Januari 2018 hanya sebesar Rp4.661,0 atau tumbuh 7,4% (yoy).

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang tumbuh 9,3 (yoy). Bahkan, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 8,2% (yoy).

Menurut BI, perlambatan pertumbuhan kredit perbankan terjadi pada seluruh jenis penggunaannya.

"Kredit modal kerja (KMK), kredit investasi (KI), dan kredit konsumsi (KK) tumbuh melambat masing-masing dari 8,3% (yoy), 4,23% (yoy), dan 11,0% (yoy) pada Desember 2017 menjadi 7,2% (yoy), 4,6% (yoy), dan 10,4% (yoy)," tulis BI dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (1/3/2018).

BI menuturkan, secara siklus di awal tahun, pertumbuhan kredit cenderung melambat karena kegiatan korporasi baru dimulai kembali dan belum terlalu aktif setelah libur akhir tahun. "Hal ini juga sejalan dengan hasil Survei Perbankan Bank Indonesia dimana pertumbuhan kredit pada awal periode 2018 diperkirakan melambat," ungkap BI.

Berdasarkan sektor ekonomi, perlambatan pertumbuhan KMK terjadi pada sektor industri pengolahan dan sektor keuangan, real estate, dan jasa perusahaan masing-masing dari 7,2% (yoy) dan 9,5% (yoy) menjadi sebesar 3,1% (yoy) dan 7,5% (yoy).

Sementara itu, perlambatan pertumbuhan KI disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan KI untuk sektor perdagangan, hotel, dan restoran serta makin dalamnya penurunan kredit investasi yang disalurkan kepada sektor industri pengolahan yaitu dari 1,7% (yoy) dan 0,6% (yoy) menjadi 0,1% (yoy) dan 2,8% (yoy) pada Januari 2018. 

Meski demikian, kredit properti justru mengalami akselerasi pertumbuhan dari 13,0% (yoy) menjadi 133% (yoy), baik kredit untuk KPR dan KPA, konstruksi, maupun real estate. Kredit pada sektor KPR dan KPA pada Januari 2018 tercatat sebesar Rp411,4 triliun atau tumbuh 11,7% (yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 11,3% (yoy) yang bersumber dari kredit KPR tipe 22 s.d 70 serta kredit KPR tipe di atas 70.

Sementara itu, pertumbuhan kredit sektor konstruksi meningkat dari 20,0% (yoy) menjadi 20,1 % (yoy), terutama didorong oleh pertumbuhan kredit untuk kontruksi bangunan jalan raya dan konstruksi bangunan jalan tol.

Selanjutnya, pertumbuhan kredit real estate juga tercatat meningkat menjadi sebesar 7,2% (yoy), dari bulan sebelumnya sebesar 6,4% (yoy), didorong oleh kredit yang disalurkan untuk real estate gedung perbelanjaan (mal, plaza) serta kredit real estate perumahan flat/apartemen.

Tag: Bank Indonesia (BI), kredit perbankan

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Fauziah Nurul Hidayah

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,696.31 3,659.41
British Pound GBP 1.00 19,128.17 18,933.64
China Yuan CNY 1.00 2,184.84 2,163.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,863.00 13,725.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,792.35 10,678.05
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,768.01 1,750.35
Dolar Singapura SGD 1.00 10,519.01 10,406.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,058.42 16,887.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,539.19 3,501.28
Yen Jepang JPY 100.00 12,991.28 12,855.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5993.627 -113.071 587
2 Agriculture 1535.417 -16.568 19
3 Mining 1950.048 -19.774 44
4 Basic Industry and Chemicals 810.011 -8.507 70
5 Miscellanous Industry 1230.258 -8.573 45
6 Consumer Goods 2439.310 -39.956 45
7 Cons., Property & Real Estate 473.172 -5.498 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1040.501 -26.112 65
9 Finance 1059.149 -33.106 93
10 Trade & Service 902.658 -6.794 141
No Code Prev Close Change %
1 KPAL 195 262 67 34.36
2 GDST 198 266 68 34.34
3 MYTX 160 204 44 27.50
4 SWAT 272 340 68 25.00
5 JPRS 266 332 66 24.81
6 CITA 875 1,090 215 24.57
7 ATIC 735 915 180 24.49
8 CSIS 980 1,180 200 20.41
9 ASJT 290 328 38 13.10
10 DSSA 15,500 17,500 2,000 12.90
No Code Prev Close Change %
1 BNBR 104 70 -34 -32.69
2 DFAM 1,205 905 -300 -24.90
3 SDMU 282 222 -60 -21.28
4 FORU 144 126 -18 -12.50
5 JKSW 74 66 -8 -10.81
6 SAME 560 500 -60 -10.71
7 MNCN 1,180 1,070 -110 -9.32
8 ERTX 132 120 -12 -9.09
9 IIKP 230 212 -18 -7.83
10 SMRA 995 920 -75 -7.54
No Code Prev Close Change %
1 SWAT 272 340 68 25.00
2 BBRI 3,140 2,960 -180 -5.73
3 TLKM 3,610 3,710 100 2.77
4 BBCA 22,250 21,500 -750 -3.37
5 BBNI 8,050 7,525 -525 -6.52
6 BMRI 6,950 6,700 -250 -3.60
7 ADRO 1,935 2,000 65 3.36
8 UNTR 34,800 33,500 -1,300 -3.74
9 ASII 6,900 6,950 50 0.72
10 PGAS 2,080 2,040 -40 -1.92